Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.900 views

Terapkan 7 Tips Cespleng Ini Saat Anak Berkelahi antar Saudara

 

Oleh: Umi Diwanti

 

Anak masih satu, aman. Dua, drama dimulai. Tiga, dan seterusnya lalu berharap rumah tanpa perkelahian? Mimpi! Bunda salihah yang tadinya kalem pun mulai muncul tanduk satu per satu. Emosi menjalar saat perkelahian anak-anak tak kunjung kelar.

Berharap mereka berhenti bertengkar di usia yang masih anak-anak itu ibarat merindukan bulan di tengah hari. Daripada kita capek sendiri, toh perkelahian tetap saja tak bisa dihindari. Orang bijak bilang ini tuh "wis wayahe". Ya namanya juga anak-anak. Suatu hari pasti akan berhenti sendiri.

Maka yang terpenting bukanlah meratapi, tapi bagaimana agar kita bisa woles aja menghadapi. Semoga beberapa trik berikut bisa menjadi inspirasi para Bunda menghadapi anak-anak yang terus berkelahi dengan sodaranya.

Pertama, kita harus menyadari bahwa hal ini tak hanya menimpa anak-anak kita. Semua ibu yang anaknya lebih dari satu pasti merasakan. Jangan kira anak orang lain selalu akur hanya dengan pertemuan singkat dengan mereka. Belum tentu yang kita lihat itu kenyataan sebenarnya. Toh anak kita juga bisa beraikap manis kalau lagi "di luar kandang". Iya kan Bun?

Jadi, percayalah Bunda, bahwa rata-rata anak di dunia ini memang begitu. Dengan mengetahui dan merasakan banyak ibu di luar sana yang senasib sepenanggungan, niscaya beban pikiran Bunda jadi lebih ringan.

Kedua, mari kita melihat dari sudut pandang berbeda. Di balik keaktifan anak-anak kita, ada tanda bahwa mereka anak-anak sehat. Karena tak mungkin aktif dan sempat berkelahi jika mereka sedang sakit. Juga menandakan adanya naluri baqo' (potensi mempertahankan diri) pada anak kita. Sekali lagi Alhamdulillah, berarti anak kita normal Bun. Kebayang gak kalau anak kita hanya diam sepanjang hari dan no respon saat diganggu/disakiti orang? Ini justru tidak normal dan mengkhawatirkan.

Selain itu, biasanya anak yang sering ribut ini jika terpisah saling rindu berat. Bahkan biasanya tak mau terpisah. Ini pertanda bahwa anak-anak berkelahi itu justru karena mereka sangat dekat. Bukan karena saling benci. Jadi Bunda tak perlu sakit hati.

Ketiga, yang perlu kita lakukan adalah memastikan keamanan mereka saat berkelahi. Pengawasan menjadi sangat penting. Hindarkan memberikan mainan yang bisa membahayakan pada anak. Gunting, pisau atau benda bahaya lainnya harus disimpan di tempat yang aman. Karena anak-anak kita belum mengerti apa saja yang bahaya dan apa yang tidak. Segera pisahkan posisi mereka jika sudah main fisik berlebihan.

Keempat, berikan penjelasan pada anak-anak dengan pendekatan syariat. Sampaikan hadis larangan membahayakan orang lain. Hadis janji Syurga bagi yang mampu menahan amarah. Atau hadis bahwa orang yang kuat itu adalah mereka yang mampu menahan marah disaat punya kesempatan untuk marah.

Sampaikan juga, bahwa yang harus dimusuhi dan dilawan itu adalah musuh-musuh Allah dan kaum muslimin. Bukan saudara sesama muslim apalagi saudara sendiri. Secara tak langsung kita telah mengarahkan penyaluran amarah anak-anak ke tempat yang dibenarkan. Meski mungkin tak langsung mereka ikuti, tapi sangat berarti saat mereka dewasa nanti.

Saat praktik, dalam hal ini kita sebagai Bunda dituntut punya banyak ilmu. Secara tak langsung kondisi mampu memompa semangat kita untuk lebih rajin belajar lagi. Khususnya tentang Islam dan tehnik menyampaikan pesan/komunikasi. Biidznillah, rezeki banyak anak juga menambah rezeki banyak ilmu.

Kelima, meminimalisir penyebab perkelahian. Jika disebabkan rebutan sesuatu maka upayakan membelikan sesuatu selalu sama. Meskipun sekedar warna. Pengalaman saya, maksud hati biar tidak tertukar, apadaya punya sodara selalu terlihat lebih menarik. Akhirnya berebut dan berkelahi juga padahal cuma beda warna.

Jika hanya bisa beli 1 atau sedikit, maka sebelum membelikan minta anak berjanji bahwa benda tersebut untuk bersama dan berbagi. Jika mereka menolak, pilih untuk tidak membelikan sekalian. Jika bendanya adalah pemberian dari orang. Lakukan hal yang sama. Jika tidak berkenan, lebih baik Bunda simpan dulu sampai mereka bersepakat mau saling bagi.

Kalau berkelahinya gara-gara ada yang suka jail. Beri nasehat khusus pada yang suka jail. Pada yang dijaili, nasehati agar tidak reaktif. "Sudah Kak, diemin aja, nanti juga Dede berhenti sendiri kalau kamu biarin." Tapi jika masih kecil dan belum begitu mengerti, maka pisahkan. Berikan kesibukan masing-masing agar fokusnya teralihkan.

Keenam, berusaha bersikap adil di hadapan anak-anak. Kadangkala yang memicu mereka terus bertengkar adalah merasa tidak diperlakukan adil. Si Kaka yang merasa adiknya selalu dibela dan dibelikan sesuatu. Dia akan mencari-cari masalah. Demikian sebaliknya.

Ini memang tidak mudah apalagi pada si Kakak. Karena sebagai Bunda kita sering terlupa bahwa usia mereka hanya terpaut sedikit saja. Kita sudah terlanjur memosisikan si Kakak harus mengerti. Lalu menuntutnya selalu mengalah pada adiknya. Padahal mereka sama-sama masih anak-anak. Sama-sama belum sempurna akalnya.

Ketujuh, yakinlah pada kekuatan doa. Berdoalah pada Allah agar anak-anak kita saling kasih mengasihi. Saling memelihara dan menolong dalam kebaikan. Sesekali lafazkan doa langsung di hadapan anak dengan suara lantang. Misalmya saat mereka sedang heboh-hebohnya berkelahi.

"Ya Allah jadikanlah anak hamba anak-anak yang solih/solihah, saling menyayangi dan tidak mau bekelahi lagi. Ya Allah berikanlah pahala yang lebih banyak pada yang mau mengalah duluan."

Doa yang didengar langsung oleh yang didoakan akan mengena di hati mereka. Tidak mustahil mereka tergugah untuk langsung berubah. Jangan lupa untuk berdoa dan minta didoakan oleh orang-orang yang doanya mustajab. Untuk diri sendiri, agar dikaruniai kesabaran berlipat ganda. Karena masa-masa anak kecil memang begitulah keadaannya. Suatu hari setelah mereka dewasa rumah akan sepi. Saat itu bisa jadi kita akan merindukan kebisingan yang hari ini ingin kita hindari.

Demikian beberapa trik yang bisa kita coba saat menghadapi anak-anak yang sering berkelahi. Semoga bermanfaat. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Jum'at, 28 Feb 2020 18:40

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Jum'at, 28 Feb 2020 17:55

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 16:41

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Jum'at, 28 Feb 2020 16:20

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Jum'at, 28 Feb 2020 15:06

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Jum'at, 28 Feb 2020 14:54

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Jum'at, 28 Feb 2020 10:27

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 09:26

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Jum'at, 28 Feb 2020 07:25

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

Jum'at, 28 Feb 2020 05:42

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Jum'at, 28 Feb 2020 05:09

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kamis, 27 Feb 2020 22:19

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Kamis, 27 Feb 2020 21:40

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Kamis, 27 Feb 2020 21:38

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Kamis, 27 Feb 2020 21:25

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Kamis, 27 Feb 2020 21:19

Erdogan Sebut 3 Tentara Turki Kembali Tewas Akibat Serangan Rezim Assad di Idlib

Erdogan Sebut 3 Tentara Turki Kembali Tewas Akibat Serangan Rezim Assad di Idlib

Kamis, 27 Feb 2020 21:15

Hendak Buat Pansus Banjir, DPRD Ditantang Bongkar Masifnya Pelanggaran Tata Ruang di Jakarta

Hendak Buat Pansus Banjir, DPRD Ditantang Bongkar Masifnya Pelanggaran Tata Ruang di Jakarta

Kamis, 27 Feb 2020 21:09


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X