Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.412 views

Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

 

Oleh: Erika Kartini

Badai di Hari Sabtu, 12 Oktober 2019

Chat masuk via media sosial, menanyakan kabar kami masih bermunculan sampai hari ini. Berkat doa-doa dari teman-teman semua, Alhamdulillah kami di Gifu baik-baik saja. Tidak kurang satu apapun. Jazakumullah Khoiron Katsir atas doa-doanya.

Badai Topan Hagibis telah memporak-poranda beberapa kota di Jepang seperti Tokyo, Shizuoka,  Nagano. Banjir melanda Shizuoka tempat lahirnya Chibi Maruko Chan. Hujan deras serta angin kencang menghancurkan gedung-gedung, rumah serta kendaraan. Bahkan Shinkansen, kereta kebanggaan Jepang juga ikut terendam banjir.

Sekitar satu minggu sebelum badai melanda, peringatan bencana sudah massif diberitakan. Pihak berwenang memberikan banyak arahan untuk mengantisipasi datangnya badai. Semua orang bersiap sedia menghadapinya.

Jepang sebagai negara yang rawan bencana memiliki sistem penanganan bencana yang bagus. Baik pra maupun pasca bencana. Mulai dari tempat evakuasi, logistik sampai simulasi-simulasi penanganan korban akibat bencana.

Ada satu cerita tentang simulasi yang selalu terngiang-ngiang. Suatu ketika pernah terjadi penyerangan dengan tongkat yang dilakukan oleh seorang kakek terhadap anak-anak. Kejadian tersebut terjadi di tempat pengungsian dan meninggalkan korban. Mungkin kakek tersebut mengalami depresi sehingga melakukan penyerangan. Akhirnya ketika diprediksi akan terjadi bencana, dibuatlah simulasi seperti kejadian itu. Dan simulasinya mirip seperti kejadian sebenarnya.

Ketika badai topan Hagibis diperkirakan akan melewati Gifu, maka kami pun bersiap-siap. Warga diminta agar menyimpan bahan makanan, menyiapkan uang tunai, senter, baju dan sebagainya. Kami juga dihimbau agar mengisi bak-bak air untuk antisipasi matinya aliran listrik.

Sejak Jumat sore hingga malam, warga sibuk berbelanja untuk menyetok bahan makanan. Supermarket penuh orang. Rak-rak roti, mie instan serta makanan siap saji ludes terjual. Teman saya sampai melongo melihatnya.

Saya dan suami juga sibuk berbelanja. Di rumah kami menyiapkan baju, paspor dan dokumen-dokumen penting lainnya dalam satu tas. Kami sekeluarga sudah membuat kesepakatan bahwa ketika terjadi bencana maka tempat evakuasi yang dituju adalah gedung sekolah sebelah rumah. Di sini tempat-tempat evakuasi sudah diketahui oleh semua orang karena seringnya diingatkan. Biasanya yang menjadi tempat evakuasi adalah sekolah atau universitas.

Karena seringnya tertimpa bencana, warga di sini menjadi terbiasa dengan kondisi tersebut. Mereka mengikuti seluruh petunjuk yang diberikan. Mereka juga tidak marah ketika prediksi bencana yang disebarluaskan ternyata tidak terjadi. Meskipun mereka sudah menyiapkan semuanya. Seperti di Gifu ini yang ternyata tidak dilewati badai. Mereka menyadari betul bahwa sebab-sebab yang mengantarkan kepada akibat harus dilakukan. Upaya-upaya maksimal harus dilakukan untuk meminimalisir dampak terjadinya bencana.

Sebagai seorang muslim kita harusnya mengambil pelajaran dari mereka. Karena sebenarnya dalam Islam juga diajarkan tentang hukum sebab akibat. Sebab-sebab yang mengantarkan kepada akibat harus dilakukan agar hasilnya bisa tercapai. Termasuk tentang penanganan bencana ini. Saya tidak sedang membahas qadha Allah tentang musibah atau kematian karena hal itu di luar kekuasaan kita. Tetapi persiapan yang matang tentu saja lebih baik daripada tidak sama sekali.

Sistem penanganan bencana ini tentu saja dirancang oleh pemerintah atau pihak yang berwenang. Kemudian disosialisasikan secara massif dan berkala kepada rakyat. Karena pemerintah berkewajiban untuk mengurusi rakyatnya agar tidak menderita dan binasa. Wa'allahu a'lam bisshowwab. (rf/voa-islam.com)

 

Gifu 15 Oktober 2019 ( tiga hari pasca badai topan hagibis melanda Jepang)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Sabtu, 25 Sep 2021 12:49

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Sabtu, 25 Sep 2021 08:16

Hubungan Ilmu dan Amal

Hubungan Ilmu dan Amal

Jum'at, 24 Sep 2021 23:00

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Jum'at, 24 Sep 2021 21:25

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Jum'at, 24 Sep 2021 21:15

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Jum'at, 24 Sep 2021 20:45

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Jum'at, 24 Sep 2021 20:15

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Jum'at, 24 Sep 2021 19:55

TNI-Polri Harus Mawas Diri

TNI-Polri Harus Mawas Diri

Jum'at, 24 Sep 2021 19:52

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Jum'at, 24 Sep 2021 19:04

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11


MUI

Must Read!
X