Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.975 views

Islam Menjaga Wanita

 

Oleh:

Dini Azra

 

PEMBAHASAN tentang Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) masih berlangsung di DPR. Meskipun sebagian masyarakat ada yang mendukung. Namun protes dan kritik menolak RUU ini kian tak terbendung. Dan terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Mulai masyarakat biasa, kalangan ulama, hingga organisasi wanita.

Sebagaimana yang dilakukan sejumlah wanita yang tergabung dalam organisasi Aliansi Cerahkan Negeri (ACN). Mereka menggelar aksi dalam rangka menolak RUU PKS, karena dianggap tidak memiliki aturan yang jelas. Banyak pasal didalamnya yang tidak memiliki penjelasan terperinci. Misalnya terkait orientasi seksual yang multitafsir. Seperti yang dikatakan oleh Humas ACN Alwyah.

"Kita tahu orientasi seksual itu enggak hanya perempuan atau laki-laki, tapi dalam konteks ini bisa jadi bias antara laki-laki dan laki-laki, perempuan dan perempuan. Banyak yang bias dalam pasal-pasal ini. Tentunya bertentangan Pancasila, UUD 1945, norma agama juga," kata Alwyah di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu, 14 Juli 2019. medcom.id (14/7)

Alwyah mengaku akan terus menyuarakan penolakan ini. Ia bersikukuh meminta RUU ini dihapus. Menurutnya, kalaupun dilapangan terdapat fakta bahwa perempuan tidak terlindungi. Itu karena penegakan hukum di Indonesia yang perlu dibenarkan. Bukannya membuat Undang-Undang baru.

RUU PKS yang tengah dibahas ini diduga sarat dengan muatan feminisme dan liberalisme. Yang melanggar norma agama dan budaya. Seperti yang tertulis pada pasal 7 yaitu :

1) Tindak pidana kontrol seksual sebagaimana pasal 5 ayat (2) huruf b adalah tindakan yang dilakukan dengan paksaan, ancaman kekerasan, atau tanpa kesepakatan dengan tujuan melakukan pembatasan, pengurangan, penghilangan dan atau pengambilalihan hak mengambil keputusan yang terbaik atas diri, tubuh dan seksualitas seseorang agar melakukan atau berbuat atau tidak berbuat.

(2) Kontrol Seksual sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (1) meliputi: a. Pemaksaan menggunakan atau tidak menggunakan busana tertentu; b. Pemaksaan kehamilan; c. Pemaksaan aborsi; d. Pemaksaan sterilisasi; dan e. Pemaksaan perkawinan.

Bila disahkan, RUU ini justru akan rentan bermasalah. Pasalnya hubungan seksual diluar pernikahan, tidak dapat dijerat hukum. Bila dilakukan atas dasar suka sama suka. Hukum baru berlaku apabila ada pihak yang mengadu. Sedangkan, wanita yang sudah menikah, malah menjadi pihak yang dibela. Misalnya, ketika wanita tidak bersedia melayani suaminya dalam hubungan seksual karena kecapekan. Suami tidak boleh memaksa, jika memaksa istri bisa melaporkan dengan tuduhan pemerkosaan. Wanita juga tidak boleh dipaksa untuk hamil, jika dia tidak menginginkan. Padahal tujuan menikah adalah melestarikan keturunan secara sah. Begitupun ketika wanita diperintahkan untuk memakai pakaian sesuai syariat. Suami, atau orang tua yang menekankan hal tersebut bisa dilaporkan karena sudah ada dasar hukumnya.

Termasuk hak seseorang untuk memiliki orientasi seks yang menyimpang.Tidak bisa dipidanakan, tidak boleh ada diskriminasi dan harus dihormati. Bisa saja hal ini menjadi celah dilegalkannya LGBT. Belum legal saja virus mereka sudah mewabah dimana-mana. Menjadi bahaya besar yang mengintai generasi muda. Padahal seharusnya, negara mengantisipasi berbagai macam penyakit sosial. Yang sekarang kondisinya sungguh mengkhawatirkan. Mulai dari seks bebas, narkotika, penyimpangan seks, kriminalitas dll.

RUU yang digagas oleh komnas perempuan ini, seolah diarahkan untuk mendeskriditkan ajaran Islam. Dimana didalam Islam seorang istri wajib melayani suaminya, secara lahir dan batin. Tanda keshalehan seorang isteri selain taat pada Allah dan Rasul Nya. Yaitu taat kepada suaminya. Ketika suami meminta dilayani secara biologis, istri tidak boleh menolak. Kecuali dalam kondisi sakit atau ada udzur. Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam bersabda :

" Jika seorang suami memanggil isterinya ketempat tidur, kemudian si istri tidak mendatanginya, dan suami tidur dalam keadaan marah, maka para malaikat akan melaknatnya sampai pagi." (HR. Bukhari Muslim)

Begitupun Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman : “Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” (QS. An Nisa [4]: 34)

Begitulah kewajiban wanita terhadap suami didalam Islam. Sebab suami merupakan wasilah surga atau nerakanya. Sebaliknya suami diberikan tanggung jawab untuk menjaga, memimpin, menafkahi. Serta memperlakukan wanita dengan sebaik -baiknya. Disini terdapat hak dan kewajiban yang seimbang antara pria dan wanita. Sesuai dengan kodratnya. Sehingga rumah tangga menjadi tentram dan bahagia. Bila seorang wanita meninggal, dalam keridhoan suami, maka akan dibalas surga.

Karenanya, wanita muslimah tidak butuh dibela dengan cara pandang kaum feminis. Yang memandang bahwa agama Islam tidak menghargai kaum wanita, memasung kebebasannya, dan mengungkungnya dibawah kekuasaan pria. Bagi mereka Islam merupakan hambatan bagi perjuangan kesetaraan gender. Maka wajar jika syariat Islam seperti poligami, jilbab, hukum waris, mentaati suami selalu distigma negatif oleh mereka.

Syariat Islam merupakan penjaga yang sempurna bagi kaum wanita. Dengannya Allah tetapkan aturan, bagaimana menutup aurat supaya terjaga dari pandangan lelaki khianat. Melindungi dari perkara ikhtilat, yang menjadi sekat pembatas pergaulan pria dan wanita. Wanita hanya boleh menampakkan perhiasan dihadapan suami dan mahramnya. Sedangkan lelaki diperintahkan menundukkan pandangan, dari wanita yang tak halal baginya. Suami berfungsi sebagai pemimpin yang bertanggungjawab atas wanita. Namun dalam hal amal dan pahala tidaklah berbeda. Sebab Allah hanya menilai berdasarkan ketakwaan hamba.

Jika wanita meninggalkan syariat Allah. Dan memilih mengikuti ide kebebasan ala barat. Dan menghilangkan sekat-sekat pembatas pergaulan dengan kaum pria. Maka yang akan terjadi adalah, mewabahnya perzinahan, pelecehan seksual, eksploitasi wanita untuk mendorong laju ekonomi. Semakin lelah mengejar kebahagiaan semu duniawi. Dan semakin jauh dari ridho Ilahi.

Kita sangat berharap, RUU PKS ini jangan sampai disahkan. Dan tentunya juga berharap agar syariat Islam segera diterapkan, dalam kehidupan. Terutama dalam sistem pemerintahan. Sebab hanya Islam yang  bisa memberi solusi semua problematika manusia. Baik individu maupun negara. Sebab Islam adalah rahmat bagi  seluruh alam. Wallahu a'lam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 12:30

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Selasa, 15 Oct 2019 11:34

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Selasa, 15 Oct 2019 11:08

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 10:30

Melihat Amerika Dari Dekat

Melihat Amerika Dari Dekat

Selasa, 15 Oct 2019 09:26

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Selasa, 15 Oct 2019 09:04

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Selasa, 15 Oct 2019 07:30

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Selasa, 15 Oct 2019 06:14

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

Selasa, 15 Oct 2019 02:25

Korupsi dalam Pandangan Islam

Korupsi dalam Pandangan Islam

Senin, 14 Oct 2019 21:45

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Senin, 14 Oct 2019 21:19

Fenomena Hijrah

Fenomena Hijrah

Senin, 14 Oct 2019 19:37

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Senin, 14 Oct 2019 17:34

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Senin, 14 Oct 2019 16:59

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Senin, 14 Oct 2019 16:30

Alumni IPB Bantu Korban Gempa Ambon

Alumni IPB Bantu Korban Gempa Ambon

Senin, 14 Oct 2019 14:45

Saudi Sebut Tidak Terlibat dalam Dugaan Serangan Kapal Tanker Minyak Iran di Laut Merah

Saudi Sebut Tidak Terlibat dalam Dugaan Serangan Kapal Tanker Minyak Iran di Laut Merah

Senin, 14 Oct 2019 14:30

Pemuda Kesatria, Putra dari Wanita Mulia

Pemuda Kesatria, Putra dari Wanita Mulia

Senin, 14 Oct 2019 13:42

Prancis Pastikan Keamanan Personel Militer dan Sipil dari Suriah Utara Setelah AS Tarik Pasukan

Prancis Pastikan Keamanan Personel Militer dan Sipil dari Suriah Utara Setelah AS Tarik Pasukan

Senin, 14 Oct 2019 13:35

YPG 'Bebaskan' Ratusan Tahanan Islamic State (IS) dari Kamp Tahanan Ayn Al-Issa

YPG 'Bebaskan' Ratusan Tahanan Islamic State (IS) dari Kamp Tahanan Ayn Al-Issa

Senin, 14 Oct 2019 10:45


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X