Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.411 views

Eliminasi Liberalisme, Akhiri Promosi Maksiat Holywings

 

Oleh. Hana Annisa Afriliani, S.S
 

"Islam lahir dalam keadaan terasing dan akan kembali asing sebagaimana mulanya..." 

Sungguh benarlah hadis Rasulullah saw jika dikaitkan dengan realitas kehidupan hari ini. Umat Islam sungguh jauh dari ajaran agamanya sendiri, sebab Islam tak lagi dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan. Pun Islam tak memiliki institusi yang sejatinya merupakan penjaga atas ketinggian kalimatullah dan kemuliaan umatnya.

Akibat tak memiliki institusi itulah, umat Islam kerap dijadikan objek bullying oleh kafir Barat lewat sederet proyek moderasi beragama dan deradikalisasi. Lebih dari itu, umat Islam di berbagai wilayah bahkan menjadi korban kebengisan rezim yang anti-Islam. Tak sedikit kehormatan, bahkan nyawa mereka terenggut di bawah bayang-bayang rezim sekuler liberal hari ini. Sungguh ironis!

Adapun di negeri ini, meski jumlah umat Islam mayoritas, namun penistaan terhadap Islam terus berulang. Yang terbaru adalah penistaan yang dilakukan oleh kelab malam, Holywing, Jakarta, yakni promosi minuman alkohol gratis bagi pemilik nama 'Muhammad' dan 'Maria'. Promosi yang diunggah lewat postingan Instagram tersebut dilaporkan oleh Himpunan Advokat Muda Indonesia (HIMA) serta Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) DKI Jakarta, serta KNPI DKI Jakarta. Kedua laporan tersebut telah diterima dan tengah didalami oleh Polda Metro Jaya.

Wajar saja jika promosi tersebut memicu kegeraman, sebab sangat nyata menistakan agama. Muhammad adalah nama Baginda Nabi saw, yang tentu saja merepresentasikan juga umat Islam secara keseluruhan. Sebagaimana dipahami, Islam mengharamkan minuman beralkohol alias khamr. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:

"Setiap yang memabukkan adalah khamar dan setiap yang memabukkan adalah haram" (HR Muslim)

Oleh karena itu, adanya promosi miras gratis kepada pemilik nama 'Muhammad' jelas menghinakan Islam. Seolah-olah menantang umat Islam agar melanggar aturan agamanya dan 'mencekokinya' dengan gaya hidup hedonis bin liberal.

Semestinya negara bersikap tegas terhadap kasus ini, agar tak lagi terulang kasus yang sama di kemudian hari. Namun sayang, sepertinya menaruh harapan pada sistem kehidupan sekuler liberal hari ini bak menegakkan benang basah. Mustahil.

Sekularisme Liberal Lahan Basah Penista Agama

Sebagaimana dilansir dari suara.com (28/06/2022), Gubernur DKI Jakarta, Anies Badswedan mencabut izin operasi Holywings di seluruh wilayah Jakarta. Namun sayang, alasannya bukan karena promo minuman bernada SARA yang tengah diperkarakan, melainkan karena beberapa bar tersebut dinyatakan tidak memiliki dokumen resmi perizinan.

Bahkan ada pihak yang terkesan membela para penista. Usia penetapan 6 orang tersangka kasus SARA yang dilakukan Holywings, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) bersama sejumlah LSM lainnya malah mengeluarkan pernyataan yang menilai bahwa promosi Holywings berupa minuman beralkohol gratis untuk pelanggan bernama Muhammad dan Maria tidak mengandung unsur pidana. (CnnIndonesia.com,  28-06-2022)

Sungguh ironis! Beginilah ketika umat Islam tidak hidup di habitatnya, akan senantiasa terbengkalai hak-haknya, ternodai kemuliaannya, dan tercederai agamanya. Lantas kepada siapa umat harus mengadu selain kepada Allah Sang Mahaadil?

Eliminasi Liberalisme, Tegakkan Islam secara Kaaffah

Sungguh, kita membutuhkan tegaknya kembali Islam yang mengikuti metode kenabian. Dengan Islam yang hadir secara kaaffah dalam sebuah sistem, Islam terjaga kemuliaannya. Takkan ada pihak-pihak yang berani menistakannya. Sebab Keberadaan sistem ini membawa kemaslahatan bagi Islam dan umatnya. Karena di dalam syariat pasti ada maslahat, sebagaimana fungsinya sebagai maqhasid syariat, yakni makna-makna yang terkandung di balik penerapan hukum-hukum syariat, di antaranya menjaga jiwa, agama, harta, kehormatan, dan akal.

Dalam hal menjaga akal, Islam mengharamkan miras, karena zatnya yang memabukkan dapat merusak akal. Oleh karena itu, institusi Islam secara legal formal akan merealisasikan penjagaannya terhadap akal tersebut yakni dengan cara melarang keras penjualan miras di berbagai tempat, termasuk memberi sanksi bagi yang melanggarnya, baik yang membuatnya, menjualnya, maupun mengonsumsinya.

Rasulullah saw bersabda:
"Khamr atau minuman keras itu telah dilaknat dzatnya, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya, orang yang menjualnya, orang yang membelinya, orang yang memerasnya, orang yang meminta untuk diperaskan, orang yang membawanya, orang yang meminta untuk dibawakan dan orang yang memakan harganya." (Diriwayatkan oleh Ahmad (2/25,71), Ath-Thayalisi (1134), Al-Hakim At-Tirmidzi dalam Al-Manhiyaat (hal: 44,58), Abu Dawud (3674))

Bahkan khamr bertalian erat dengan kejahatan atau kemaksiatan lainnya. Bukankah sering kita dapati orang yang meminum khamr lantas mabuk kemudian dia melakukan pemerkosaan ataupun pembunuhan? Ya, artinya efek zat yang memabukkan tersebut dapat membawa dharar (bahaya) tak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.

Allah Swt menegaskan tentang keharaman khamr di dalam Al-Qur'an:

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan."(TQS.Al-Maidah:90)

Oleh karena itu, hanya dengan mengeliminasi sistem liberal dari kancah kehidupan dan kembali pada sistem Islam kaaffah, maka akan mampu menghentikan segala bentuk promosi maksiat. Tak hanya itu, umat Islam akan terjaga dalam koridor syariat dan terjaga dari segala bentuk penistaan. Wallahu'alam bis shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Senin, 15 Aug 2022 21:04

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Senin, 15 Aug 2022 20:51

Masyarakat Kesulitan Dapat  Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Masyarakat Kesulitan Dapat Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Senin, 15 Aug 2022 10:43


MUI

Must Read!
X