Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.809 views

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

 

Oleh: Luthfiah Jufri, S. Si, M.Pd

 

Belum lama ini kita ramai-ramai dihebohkan dengan isu penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. Tentunya ini membuat sebagian masyarakat semakin geram dengan rezim ini. Mereka semakin menampakan kerakusannya atas jabatan dan kekuasaan.

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu dalam agenda diskusi dengan Tema "Bergerak Bersama Membangun Negeri", di Kawasan Jakarta Selatan, Jumat (22/4/2022). Mengatakan bahwa adanya isu penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden karena pihak oligarki kapital atau kaum pemodal sudah merasa nyaman dengan kondisi hari ini. (suara.com.22/4/2022).

Menurut Masinton, bagi kaum pemodal atau oligarki kapital sangat mudah untuk memuluskan keinginan untuk penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Para pemodal hanya tinggal menyiapkan uang dan meninggalkan parpol yang menyatakan penolakan seperti PDIP.

Eksistensi oligarki telah menjadikan suara rakyat hanya slogan semata. Persaingan menjadi tidak sehat sebab kandidat dengan dukungan finansial yang paling banyak, berpeluang besar untuk menang. Para pejabat terpilih akan menjadi lebih bertanggung jawab kepada mereka yang membiayai kampanye mereka daripada konstituen mereka.

Mereka dengan mudah meluapkan prinsip-prinsipnya dan menghabiskan masa jabatan untuk membayar kembali ‘utang’ mereka, termasuk dengan menjual akses (seperti izin impor, konsesi pengelolaan tambang dan perkebunan serta prioritas tender) kepada pihak yang bersedia memberikan kontribusi yang besar.

Tidak heran jika persaingan untuk mendapatkan kekuasaan, menguasai institusi pemerintah dan sumber daya negara lebih banyak ditentukan oleh politik uang. Upaya yang dilakukan pun berbagai cara agar mereka tetap bertahan di panggung kekuasaan saat ini. Disinilah para oligarki memainkan peran mereka, memberikan umpan untuk mendapatkan hasil yang lebih besar.

Pada akhirnya kebijakan penguasa tidak lagi berpihak kepada rakyat banyak, namun kepada para segelintir elit. Mereka dengan sukarela menzalimi rakyatnya ketika kebijakan itu bertabrakan dengan kepentingan oligarki. Misalnya, pemerintah dan DPR dengan mudahnya meloloskan UU Omnibus Law Cipta Kerja, UU Minerba dan UU IKN meskipun ditentang masyarakat luas.

Semakin lama mereka berkuasa tentunya semakin mudah menguasai kekayaan Indonesia. Tentunya, kemudahan itu melalui jalan politik ‘uang’. Para oligarkilah yang pegang kendali demi mempertahankan kekayaan mereka.

Kuatnya pengaruh oligarki dalam pemerintahan Indonesia selama ini merupakan konsekuensi penerapan sistem politik demokrasi dan sistem ekonomi kapitalisme. Para oligarki berhasil menunggangi kedua sistem ini untuk menguasai, mempertahankan dan memperluas kekuatan ekonomi dan politik dalam suatu negara. Akibatnya, fungsi dan peran negara untuk melindungi dan melayani rakyatnya di atas kepentingan para oligarki menjadi lumpuh.

Berbeda dengan Islam memiliki sistem politik yang paripurna karena pilar kedaulatan berada di tangan Syariah bukan Rakyat. Dengan pilar ini UUD, Undang-undang dan peraturan turunannya digali dari Al-Quran, Sunnah, Ijmak Sahabat dan Qiyas. Tugas manusia hanya berhukum pada aturanNYA, tidak membuat aturan seenak hawa nafsunya.

Jikalau pun ada penyimpangan yang terjadi maka Islam akan memberikan Sanksi yang tegas dan efek jera. Sistem sanksi yang bersumber dari Zat yang maha adil akan mencegah diskriminasi. Sistem peradilan Islam tidak membedakan antara pejabat dan rakyat, yang kaya dan miskin, Muslim dan Ahlu-dzimmah. Semuanya berhak mendapatkan keadilan.

Islam dengan sistem ekonominya akan mengatur secara tegas kepemilikan individu, kepemilikan umum dan kepemilikan negara. Sehingga, tidak akan ada penguasaan oleh segelintir individu kekayaan milik umum, seperti hutan, tambang yang depositnya besar. Kekayaan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat. Islam memberikan jaminan kebutuhan dasar dan memberikan peluang yang sama kepada seluruh warga negara untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan tersiernya serta kebijakan afirmatif kepada mereka yang membutuhkan. Wa’allahu’alam biishowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google/tabaos

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Senin, 15 Aug 2022 21:04

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Senin, 15 Aug 2022 20:51

Masyarakat Kesulitan Dapat  Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Masyarakat Kesulitan Dapat Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Senin, 15 Aug 2022 10:43


MUI

Must Read!
X