Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.357 views

Konflik Palestina dan Kuatnya Dukungan Amerika

 

Oleh: Rismayanti Nurjannah

 

Konflik lama yang tak terselesaikan terus berulang, konflik Palestina dan Israel. Dunia pun bergeming, tak ada aksi nyata dari para pemimpin di berbagai belahan dunia, terutama negara-negara muslim. Bungkam, sibuk dengan urusan dapurnya. Padahal, saudaranya tengah diluluhlantakkan oleh Israel laknatullah. Paling banter, sekadar kecaman yang minus aksi nyata.

Terbaru, penyerangan terjadi pada Jumat (15/4/2022) di kompleks Masjid al-Aqsa Yerusalem. Polisi kompleks Masjid al-Aqsa Yerusalem bahkan memasuki tempat suci tanpa melepas alas kaki dan menyerang orang-orang Palestina menggunakan peluru, granat kejut, tongkat polisi, gas air mata, dan sebagainya. (Kompas.com, 16/04/2022)

Menurut data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) sebagaimana dirilis katadata.co.id (18/4/2022), sejak 2008 hingga awal April 2022 tercatat total penduduk Palestina yang tewas akibat konflik dengan Israel sudah mencapai 6.014 orang. Sementara itu, selama periode yang sama OCHA mencatat hanya ada sekitar 265 korban jiwa dari pihak Israel. Jelas ini menunjukkan tidak imbangnya kekuatan militer antara Palestina dan Israel.

Saat ini kita dipertontonkan ketidakadilan dunia menyikapi konflik di berbagai negara. Tatkala Rusia melakukan invasi ke Ukraina, ramai dunia mengecam. Tapi saat Israel membabi buta, dunia tak mengindahkannya. Tak hanya itu, kita pun dipertontonkan “standar ganda” ala Barat. Saat Rusia menginvasi Ukraina, Barat menjatuhkan sanksi atasnya. Tapi ketika Israel yang melakukannya, Barat mengabaikan kejahatannya terhadap Palestina.

Dunia pun seolah mengaminkannya, tak ada protes. Padahal, pendudukan terlama pasca-perang dunia yakni pendudukan yang dilakukan Israel atas Palestina. Bagaimana tidak, Israel bisa melenggang dengan bebas tentu atas dukungan dari negara adidaya saat ini. Tahun lalu saja dikabarkan, saat Israel membunuh ratusan orang Palestina di Gaza, Presiden Amerika Serikat Joe Biden dikabarkan mau menjual senjata berpemandu canggih buatan Boeing senilai USD 735 juta atau setara Rp10,4 triliun ke Israel. Bahkan, AS disebut-sebut sebagai pendukung kuat Israel yang terus menggelontorkan bantuan masif dari negara lain. (tempo.co.id, 20/05/2021)

Komitmen AS terhadap keamanan Israel didukung oleh kerja sama pertahanan yang kuat dan Memorandum of Understanding (MoU) 10 tahun senilai US$ 38 miliar (Rp543,8 triliun) yang ditandatangani oleh AS dan Israel pada tahun 2016. Sesuai dengan MoU tersebut, maka Amerika Serikat setiap tahunnya menyediakan US$ 3,3 miliar (Rp47,2 triliun) dalam pembiayaan militer asing dan US$ 500 juta (Rp7 triliun) untuk program kerja sama guna pertahanan rudal.

74 tahun berlalu, negara-negara muslim hanya jadi penonton atas kekejaman Israel terhadap Palestina. Diamnya negara-negara kaum muslim atas kekejian ini karena memiliki ketergantungan sangat tinggi terhadap AS. Sehingga, Palestina tidak memiliki dukungan politik dan strategi perjuangan yang kuat layaknya Israel.

Kondisi ini akan terus berlanjut hingga ada kekuatan politik yang seimbang yang mampu melepaskan Palestina dari jajahan Israel dan terlepasnya negara-negara kaum muslim dari ketiak Amerika. Negara Arab yang posisinya dekat dengan Palestina pun sama kondisinya, tak ada taring untuk menggigit. Lihat saja bagaimana Liga Arab bekerja, yang tujuan pembentukannya untuk mencegah negara Yahudi eksis di Palestina, justru tak memiliki peran signifikan dalam upaya pembebasan Palestina.

Selagi AS menjadi negara superpower dan negara-negara kaum muslim memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap AS, maka Israel tak akan angkat kaki dari Palestina sedikit pun. Bahkan, bisa jadi perlahan Palestina sepenuhnya dikuasai Israel laknatullah. Eksistensi Israel atas Palestina sejatinya bisa lenyap jika ada negara superpower yang posisi politiknya bisa setara dengan AS, bahkan lebih. Hanya saja, itu tidak akan teraih selama negara-negara kaum muslim masih berpijak pada asas yang diemban AS, Kapitalisme-Sekularisme.

Dari sinilah urgensinya sebuah negara berpijak pada ideologi yang jelas dan benar. Ideologi tersebut tak lain bersumber dari wahyu, yakni Islam. Tidakkah cukup keheroikan Umar bin Khattab dan Shalahuddin Al-Ayyubi jadi potret kegemilangan peradaban Islam melahirkan pribadi-pribadi pembebas yang memerdekakan Palestina? Mereka terbentuk karena Islam telah terinternalisasi dalam pribadi-pribadi kaum muslim kala itu. Semangat dakwah dan jihad jadi orientasi hidup mereka.

Hakikatnya, Israel tak mengenal bahasa damai. Israel hanya mengenal bahasa jihad. Jihad yang akan menggentarkan musuh-musuh Islam dan menjaga izzah kaum muslimin. Pengusiran Israel dari tanah Palestina tak lain hanya bisa dilakukan dengan mengirimkan militer di bawah payung jihad dan ini hanya akan terjadi jika seluruh negara kaum muslim bersatu di bawah satu payung yang sama, berpijak pada satu asas yang sama yakni Islam dalam bingkai institusi Khilafah Islamiyyah. Wallahu a’lam bi ash-shawwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Sabtu, 28 May 2022 21:05

 Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Sabtu, 28 May 2022 20:25

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Sabtu, 28 May 2022 17:34

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Sabtu, 28 May 2022 16:09

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Sabtu, 28 May 2022 11:01

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Jum'at, 27 May 2022 21:40

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Jum'at, 27 May 2022 19:44

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Jum'at, 27 May 2022 13:35

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Kamis, 26 May 2022 22:55

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Kamis, 26 May 2022 21:25

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Kamis, 26 May 2022 16:07

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Kamis, 26 May 2022 15:05

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Kamis, 26 May 2022 11:33

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Kamis, 26 May 2022 10:20

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Kamis, 26 May 2022 09:07

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Kamis, 26 May 2022 08:56

Prabowo

Prabowo "Dibobodo"?

Kamis, 26 May 2022 07:28


MUI

Must Read!
X