Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.372 views

Bertelanjang Bukan Seni

 
Oleh:
Ana Nazahah, anggota Revowriter Aceh
 
 
BARU-BARU ini jagad maya Instagram dan Twitter dibuat heboh oleh foto seksi Tara Basro. Warganet menilai foto dengan caption "Worthy of Love" tersebut mengandung unsur pornografi.
 
Namun, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate justru menilai sebaliknya. Menurutnya foto aktris Tara Basro yang viral tersebut bukanlah pornografi. Atas dasar itu, Johnny menilai foto tersebut sama sekali tak melanggar Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
 
"Kalau itu bagian dari seni, maka itu hal yang biasa. Namanya juga seni," ujar Johnny di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2020), dikutip dari Kompas.com.
 
Pernyataan Johnny, berbeda dengan yang disampaikan oleh Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu. Ferdinandus sebelumnya menyebut foto Tara telah menampilkan ketelanjangan, sehingga melanggar muatan kesusilaan yang diatur dalam pasal 27 ayat 1 UU ITE.
 
Pornografi atau seni?
 
Di dalam RUU KUHP pasal 180 disebutkan, "Pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bunyi pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat," dikutip detikcom, Jumat (6/9/2019).
 
Namun, Tora Basro sepertinya tak dikenai delik ini, yang disebutkan Ferdinandus Setu, bahwa foto tersebut mengandung ketelanjangan. Karena RUU KUHP mengecualikan apabila bagian dari karya seni, budaya, hingga olahraga, maka itu dibolehkan.
 
Pertanyaannya, Kenapa bisa foto telanjang Tora Basro yang viral tersebut tidak dianggap Pornografi, namun malah dianggap seni? Nah, di sinilah letak masalahnya, saat undang-undang buatan manusia dijadikan landasan. Terlebih sekulerisme memang sangat mengagung-agungkan kebebasan berekspresi. Akhirnya, salah dan benar menjadi bias.
 
Bolehkah Bertelanjang Dalam Islam?
 
Di dalam Islam, siapapun Muslim boleh menjadi pegiat seni, mengekspresikan karya baik fisik maupun nonfisik. Selama seni tersebut tidak mengandung unsur pembodohan, khurafat, kesyirikan, kemunkaran, merendahkan Allah dan RasulNya. Serta tidak mengundang syahwat. 
 
Karenanya, seni bahkan bisa menjadi wasilah dakwah, sebagaimana dakwah para wali songo di Nusantara saat menyebarkan Islam di tanah Jawa. Sunan Kalijaga misalnya, berdakwah menggunakan musik dan wayang kulit. Berbekal seni inilah, yang mengantarkan manusia akhirnya mengenal Tuhan, puncak dari segala keindahan. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW:
 
إِنَّ اللهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ 
 
“Sesungguhnya Allah itu Maha Indah, ia menyukai keindahan.” [HR. Muslim].
 
Dengan kata lain, seni adalah segala hal yang mempertemukan keindahan dengan kebenaran (Islam). Sehingga orang atau penikmat seni semakin bertambah iman dan ketakwaannya. Inilah makna seni sebenarnya di dalam Islam.
 
Sebaliknya, jika seni tersebut mengandung sesutu yang tidak mencerminkan kebenaran, mengandung kekufuran, bahkan mengundang syahwat misalnya. Maka karya tersebut tidaklah dikatogorikan seni. Melainkan sesuatu maksiat yang bahaya. Seni seperti ini, maka wajib dihilangkan.
 
Sebagimana yang dilakukan Rasulullah SAW saat Fathu Makkah. Rasulullah menghancurkan segala berhala dan segala lukisan yang mengandung kesyirikan, karena merupakan maksiat. Tak kurang 360 patung yang dimusnahkan. Sekiranya Rasul mengangangapnya sekedar seni, tentu tidak dilakukan.
 
Begitulah Islam sangat memperhtikan aqidah pemeluknya, dengan segenap syariah yang bersifat menjaga. Islam adalah satu-satunya agama sekaligus ideologi yang sempurna. Syariat Islam mampu menjadi problem solving bagi persoalan yang ada. 
 
Karenanya, mengambil hukum sekuler sebagai tolak ukur perbuatan, bisa berakibat fatal. Benar dan salah menjadi bias, karena sekulerisme menjadikan kebebasan berekpresi sebagai sesuatu yang paling diagung-agungkan. 
 
Jika kebebasan berekspresi ini semakin dibiarkan, seperti halnya budaya telanjang. Maka hanya akan membawa manusia kembali ke zaman jahiliyah. Saat manusia hidup dalam kebodohan dan jatuhnya martabat.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Selasa, 24 Nov 2020 10:09

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

Selasa, 24 Nov 2020 09:03

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 24 Nov 2020 08:06

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Senin, 23 Nov 2020 16:41

Rezim Teroris Assad Siksa Hingga Tewas 98 Orang di Daraa Suriah

Rezim Teroris Assad Siksa Hingga Tewas 98 Orang di Daraa Suriah

Senin, 23 Nov 2020 15:30

HOW DEMOCRACIES DIE

HOW DEMOCRACIES DIE

Senin, 23 Nov 2020 14:31

Menerima Bantuan Biaya Nikah dari Orang Tua yang Bekerja di Bank

Menerima Bantuan Biaya Nikah dari Orang Tua yang Bekerja di Bank

Senin, 23 Nov 2020 14:21

Erdogan: Turki Telah Deportasi Hampir 9000 Pejuang Asing

Erdogan: Turki Telah Deportasi Hampir 9000 Pejuang Asing

Senin, 23 Nov 2020 13:45

Sumedang Luncurkan Magrib Mengaji Online, Undang Aa Gym, Yusuf Mansur hingga Sandiaga Uno

Sumedang Luncurkan Magrib Mengaji Online, Undang Aa Gym, Yusuf Mansur hingga Sandiaga Uno

Senin, 23 Nov 2020 08:17

Wakaf Produktif : Panen Cabe Mingguan untuk Operasional Pesantren 2 tahun

Wakaf Produktif : Panen Cabe Mingguan untuk Operasional Pesantren 2 tahun

Senin, 23 Nov 2020 07:40

Sultra Gelar MTQ Virtual

Sultra Gelar MTQ Virtual

Ahad, 22 Nov 2020 23:54

Gubernur Sumsel: Manajemen Transparan Kunci Berkembangnya Masjid

Gubernur Sumsel: Manajemen Transparan Kunci Berkembangnya Masjid

Ahad, 22 Nov 2020 23:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X