Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.839 views

Awas Ekstrim Tengah di Kongres Umat Islam

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Kongres Umat Islam yang digelar MUI di Pangkal Pinang Bangka Belitung tanggal 26-29 pebruari berjalan aman dan lancar. Dari sisi formal acara layak dianggap sukses. Semua berjalan sesuai rencana.

Dibuka oleh K.H. Makruf Amin selaku wakil presiden. Dalam sambutannya yang cukup panjang, Kiyai Makruf menyinggung soal Khilafah yang tertolak. Haaah...! Kok masih nyinggung Khilafah, tanya beberapa peserta. Soal dan isu Khilafah sudah selesai, mestinya gak perlu dibahas lagi, lanjut mereka.

Secara substansi, kualitas kongres bisa diukur dari diskusi materi dan perumusan rekomendasi. Para ilmuwan, tokoh-tokoh berkompeten dan sejumlah guru besar hadir dan ikut ambil bagian dalam bidang masing-masing. Ada Khusnul Mar'iyah, mantan komisioner KPU ini menyoroti sistem politik saat ini yang sarat manipulasi dan merusak demokrasi.

Selain Husnul Mar'iyah, ada Din Syamsudin. Mantan Ketua Muhammadiyah ini mengusulkan agar ada fusi terhadap partai-partai Islam untuk dilebur jadi satu partai. Kendati terkesan utopia, tapi setidaknya wacana Ketua Dewan Pembina MUI ini seolah membuka fakta betapa partai-partai Islam ini seringkali tidak kompak dan tidak aspiratif. Kenyataannya keempat partai Islam yaitu PKS, PKB, PPP dan PAN lebih sering saling melemahkan.

Selain Jusuf Kalla, Choirul Tanjung, Azu Mardi Azra, Hamdan Zulfa dan sederet nama tokoh yang lain, hadir juga Haedar Nashir, ketua Muhammadiyah yang diundang MUI untuk menjadi salah satu narasumber. Dalam pemaparannya, Haedar Nashir menyadari bahwa Islam ekstrem kanan dan ekstrem kiri memang ada. Itu tugas kita untuk merangkulnya. Tidak hanya ada ekstrem kanan dan kiri, tapi juga telah berkembang Islam ekstrem tengah. Peserta langsung tepuk tangan. Riuh.

Ekstrem tengah itu orang atau kelompok yang mengaku tengah, moderat atau tawasut, tapi sikap dan perilakunya sama - bahkan lebih ekstrem dari- kelompok yang dituduh ekstrem kanan atau kiri.

Pemaparan Haedar Nashir disambut begitu riuh lantaran sebelumnya Ishomudin, pemateri yang menggantikan atau mungkin mewakili K. H. Said Aqil Siraj dalam makalahnya menyoroti Islam radikal. Dalam presentasinya, Ishom mengungkap ada sejumlah ormas yang terpapar radikal. Diantaranya adalah Hibut Tahrir Indonesia (HTI), Majlis Mujahidin Indonesia (MMI) dan Front Pembela Islam (FPI). Audien geger!

Dalam sesi tanya jawab, Ishom diprotes oleh banyak peserta. Suasana jadi riuh dan gaduh. Terlihat begitu kecewanya para peserta terhadap Ishom. Diantara yang kecewa itu adalah Kiyai Irfan S. Awwas, ketua MMI yang saat itu ikut hadir. Dengan lembut Irfan minta kepada Ishom untuk membuktikan indikasi radikal di MMI. Kalau tidak, anda berarti menebar fitnah, kata Irfan.

Seorang perwakilan MUI Menado dengan suara lantang menggunakan kata "penjilat" yang nampaknya ditujukan kepada Ishom. Dia membeberkan fakta bahwa Ishom ini adalah saksi ahli di persidangan yang meringankan Ahok dalam kasus penistaan agama. Suasana makin tegang, sekaligus terang benderang.

Perwakilan FPI juga hadir di forum itu. Tapi gak dapat kesempatan untuk bicara. Kabarnya DPP FPI telah mengirimkan surat resmi sebagai protes kepada panitia kongres atas kejadian itu.

Karena suasana yang tidak kondusif, dan atas desakan banyak peserta, Ishom akhirnya diminta untuk tidak bicara lagi. Meski sempat memberi sedikit penjelasan soal posisinya sebagai saksi ahli untuk Ahok. Tapi tak sempat lama. Para peserta gerah dan meminta Ishom berhenti bicara. Berhenti, diam, dan turun. Jangan bicara lagi, kata Ustaz Fadlan Garamatan, perwakilan dari Papua. Dan akhirnya, Ishom pun berhenti bicara.

Kongres ini untuk menyatukan umat, kenapa malah diporakporandakan, bisik beberapa peserta di Ball Room Novotel Hotel, tempat Kongres Umat Islam ke-7 ini diselenggarakan.

Apakah berarti Ishomudin ini yang dianggap sebagai bagian kelompok tengah ekstrem dalam paparan Haedar Nashir? Ketua Muhammadiyah ini sama sekali tidak menyebutkan itu. Haedar Nashir tak menunjuk nama dan ormas manapun ketika menjelaskan tentang adanya tiga kelompok ekstrim Islam tersebut. Bahkan menganjurkan untuk tidak bias menuduh sebuah kelompok itu ekstrem. Malah ia menekankan untuk merangkul semua kelompok.

Namun karena itu diungkapkan persis setelah kegaduhan terkait materi Ishomudin, maka asumsi peserta kongres langsung mengarah ke Ishomudin.

Terkait peristiwa ini, teringat sebuah pribahasa "Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh". Diselenggarankannya kongres ini merupakan bagian dari kesadaran dan keinsafan atas persoalan ukhuwah Islamiyah yang masih jadi masalah di Indonesia. Tak selayaknya dibuat, atau dipancing untuk gaduh.

Menyatukan! Ini kata kuncinya. Bersatu untuk memperjuangkan kepentingan dan aspirasi umat. Inilah yang sedang dirumuskan dalam berbagai rekomendasi kongres kali ini. Tapi sayang kalau masih harus ternoda oleh narasi Khilafah, ekstrem dan intoleransi yang mestinya sudah selesai sebelum kongres itu diselenggarakan. Anyway, selamat dan sukses buat panitia, MUI dan seluruh peserta kongres. Umat menunggu realisasi dari rekomendasi kongres. Kalau gak direalisasikan, buat apa ada rekomendasi kecuali hanya untuk habiskan waktu, tenaga dan biaya. Mari kita tunggu komitmen dan kinerja Badan Pekerja setelah kongres ditutup tadi malam.[PurWD/voa-islam.com]

Pangkal Pinang, 29 Pebruari 2020

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Intensif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Intensif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Senin, 23 Nov 2020 16:41

Rezim Teroris Assad Siksa Hingga Tewas 98 Orang di Daraa Suriah

Rezim Teroris Assad Siksa Hingga Tewas 98 Orang di Daraa Suriah

Senin, 23 Nov 2020 15:30

HOW DEMOCRACIES DIE

HOW DEMOCRACIES DIE

Senin, 23 Nov 2020 14:31

Menerima Bantuan Biaya Nikah dari Orang Tua yang Bekerja di Bank

Menerima Bantuan Biaya Nikah dari Orang Tua yang Bekerja di Bank

Senin, 23 Nov 2020 14:21

Erdogan: Turki Telah Deportasi Hampir 9000 Pejuang Asing

Erdogan: Turki Telah Deportasi Hampir 9000 Pejuang Asing

Senin, 23 Nov 2020 13:45

Sumedang Luncurkan Magrib Mengaji Online, Undang Aa Gym, Yusuf Mansur hingga Sandiaga Uno

Sumedang Luncurkan Magrib Mengaji Online, Undang Aa Gym, Yusuf Mansur hingga Sandiaga Uno

Senin, 23 Nov 2020 08:17

Wakaf Produktif : Panen Cabe Mingguan untuk Operasional Pesantren 2 tahun

Wakaf Produktif : Panen Cabe Mingguan untuk Operasional Pesantren 2 tahun

Senin, 23 Nov 2020 07:40

Sultra Gelar MTQ Virtual

Sultra Gelar MTQ Virtual

Ahad, 22 Nov 2020 23:54

Gubernur Sumsel: Manajemen Transparan Kunci Berkembangnya Masjid

Gubernur Sumsel: Manajemen Transparan Kunci Berkembangnya Masjid

Ahad, 22 Nov 2020 23:30

Ini Dia Cara Quran & Sains Atasi Kecanduan Game, Narkoba dan Internet Negatif

Ini Dia Cara Quran & Sains Atasi Kecanduan Game, Narkoba dan Internet Negatif

Ahad, 22 Nov 2020 22:44

Legislator Berharap TNI Tidak Terjebak Politik Praktis

Legislator Berharap TNI Tidak Terjebak Politik Praktis

Ahad, 22 Nov 2020 22:26

Untungnya Siomay Mojang, Raih Rp.20 juta/bulan dari Rumah Anda!

Untungnya Siomay Mojang, Raih Rp.20 juta/bulan dari Rumah Anda!

Ahad, 22 Nov 2020 22:20


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X