Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
35.230 views

Tahiyatul Masjid & Qabliyah; Mana yang Lebih Didahulukan?

Soal:

Didahulukan mana antara shalat  tahiyatul masjid dengan shalat qabliyah jika sampai di masjid? Bolehkah dikerjakan dalam satu shalat sebelum shalat wajib?

Jawab:

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam- dan keluarganya.

Shalat tahiyatul masjid adalah shalat yang dikerjakan karena sebab baru masuk masjid. Adapun shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang mengiringi shalat fardhu; sebelum atau sesudahnya.

Karenanya, jika seseorang ingin mengerjakan 2 shalat tersebut sendiri-sendiri maka ia kerjakan tahiyatul masjid hulu, baru shalat sunnah rawatib.  

Perlu dicatat bahwa shalat tahiyatul masjid bersifat taabi'ah (ikut) yang bisa ikut kepada shalat yang pokok (fardhu atau sunnah). Bisa digabungkan kepada shalat qabliyah Shubuh; misalnya seseorang masuk masjid lalu mengerjakan 2 rakaat fajar, itu sudah mencukupkannya dari tahiyatul masjid.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan tentang karakteristik 2 shalat ini.

تحية المسجد ليست الراتبة، بل الرواتب غير تحية المسجد، ولكن تغني الرواتب عن تحية المسجد، ولا تغني تحية المسجد عن الراتبة. فصلاة الظهر مثلاً لها راتبة قبلها أربع ركعات بتسليمتين، فإذا دخلت المسجد قبل الإقامة وصليت هذه الركعات الأربعة بتسليمتين أجزأك ذلك عن تحية المسجد، ولا تحتاج إلى تحية المسجد، ولكن لو صليت تحية المسجد ركعتين لم تجزئك عن الراتبة، بل لا بد أن تأتي بالراتبة

“Tahiyatul masjid bukan shalat sunnah rawatib. Demikian pula rawatib itu bukan tahiyatul masjid. Tetapi shalat sunnah rawatib mencukupkan (mencover) tahiyatul masjid. Sedangkan tahiyatul masjid tidak bisa mencukupkan (mencover) sunnah rawatib.

Shalat dzuhur –misalnya- yang memiliki 4 rakaat sebelumnya (Qabliyah) dengan 2 kali salam, apabila kamu masuk masjid sebelum iqomah dan mengerjakan 4 rakaat ini dengan 2 kali salam maka itu sudah mencukupkanmu dari shalat tahiyatul masjid. Tidak perlu lagi mengerjakan tahiyatul masjid. Tetapi seandainya kamu shalat tahiyatul masjid 2 rakaat itu belum mencukupkanmu dari shalat rawatib, tetapi haruslah tetap menjalankan rawatib sendiri.”

Beliau membuat kesimpulan dalam bahasan ini, dalam tanya jawab bertema “Apakah Tahiyatul Masjid bagian dari Rawatib?”

وعلى هذا فنقول: إذا صليت الراتبة تسقط عنك تحية المسجد، وإن صليتهما؛ صليت تحية المسجد أولاً ثم الراتبة ثانياً فلا حرج عليك في هذا

“Dari sini, kami katakan: apabila kamu shalat rawatib maka telah gugur tahiyatul masjid. Jika kamu kerjakan keduanya; pertama, kamu mengerjakan shalat tahiyatul masjid dulu, kemudian kedua, kamu kerjakan shalat sunnah rawatib, maka tidak apa-apa dalam hal ini.” Selesai penjelasan beliau. Wallahu a'lam. [PurWD/voa-islam.com]

* Dijawab: Badrul Tamam

* Kirimkan pertanyaan ke badrutamam@voa-islam.com / 987781227881 (SMS/WA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Konsultasi Agama lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X