Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.947 views

Pejuang Oposisi Suriah Rebut Desa Strategis di Pedesaaan Idlib dari Pasukan Assad

IDLIB, SURIAH (voa-islam.com) - Pejuang oposisi Suriah menguasai sebuah desa di pedesaan Idlib pada Selasa (4/2/2020) pagi, ketika lebih banyak pasukan Turki dikerahkan ke Idlib, setelah Ankara melancarkan serangan balasan terhadap posisi rezim di provinsi oposisi pada hari Senin.

Desa Al-Nayrab di Idlib, yang terletak di jalan raya kritis M4 yang menghubungkan Aleppo dengan kubu rezim Latakia, berada di tangan pasukan pemerintah, yang merebut daerah itu dengan bantuan pemboman Rusia saat mereka mendorong ke utara.

Serangan udara rezim teroris Assad dan Rusia di provinsi Aleppo juga menewaskan dan melukai sedikitnya 24 warga sipil, termasuk sembilan anggota keluarga yang sama.

Foto-foto yang dibagikan di Twitter menunjukkan pesawat tempur mengitari situs-situs kampanye pemboman mematikan Selasa.

Kontrol atas desa-desa kecil di pedesaan Idlib dan Aleppo, serta memblokir jalan raya strategis, telah terbukti menjadi taktik utama serangan akhir rezim Suriah di barat laut negara itu dan meletakkan dasar bagi pengepungan pusat kota yang jauh lebih besar, menurut New Arab.

Risiko konflik penuh

Ketegangan antara Ankara dan Damaskus meningkat secara dramatis setelah pasukan pemerintah membom posisi Turki di kota titik nyala Saraqeb pada Senin pagi.

Lima tentara Turki tewas dan tujuh lainnya cedera, ketika konvoi militer Turki yang terdiri dari 240 tentara, yang memasuki wilayah itu melalui perbatasan selatan negara itu, mendapat kecaman.

Dalam serangan balasan darat dan udara yang ganas, Menteri Pertahanan Turki Hulus Akar mengklaim 76 tentara yang berjuang untuk Assad telah "dinetralkan" oleh pasukan Turki.

"Mereka yang menguji tekad Turki dengan serangan pengecut seperti itu akan memahami bahwa mereka melakukan kesalahan besar," kata Erdogan kepada televisi Turki di Istanbul setelahnya, sebelum meninggalkan jadwal kunjungan ke Ukraina.

Serangan-serangan itu juga menimbulkan kekhawatiran bahwa Ankara dapat melancarkan operasi militer penuh, yang mengancam akan merusak perjanjian militer Rusia-Turki yang sudah rapuh di wilayah tersebut.

Pada tahun 2018, pemerintah Erdogan menandatangani pakta Sochi dengan Rusia, sebuah perjanjian gencatan senjata untuk mencegah serangan militer yang akan membuat lebih dari tiga juta cvillian melarikan diri melintasi perbatasan ke Turki.

Namun kesepakatan de-eskalasi secara bertahap berantakan ketika rezim teroris Assad melanjutkan serangannya terhadap kota-kota dan desa-desa yang dikuasai pemberontak di dekat perbatasan Turki, yang didukung oleh serangan udara Rusia.

"Jika Rusia tidak dapat mengendalikan rezim Assad dari menargetkan kami, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap ancaman apa pun, seperti yang kami lakukan hari ini di Idlib," tulis direktur komunikasi kepresidenan Turki Fahrettin Altun di Twitter.

Presiden Turki sendiri juga memperingatkan para pendukung Assad di Moskow untuk tidak menghalangi tindakan Turki.

Namun kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa pada Senin mengecam Ankara atas bentrokan Senin.

"Tentara Turki mengubah lokasi pada malam hari di zona de-eskalasi Idlib tanpa memberi tahu pihak Rusia," kata kementerian Rusia dalam sebuah pernyataan.
Bill Park, seorang peneliti tamu di King's College London yang berbicara dengan Arab News, mengatakan bahwa dia memperkirakan ketegangan meningkat antara Turki dan Rusia.

"Saya merasa sulit untuk percaya bahwa Rusia akan mengizinkan Turki untuk menimbulkan kerusakan serius pada pasukan Suriah, jadi dugaan saya adalah bahwa Turki hanya akan menimbulkan kerusakan pada pasukan Suriah."

"Jika Turki memukul balik dengan keras, saya memperkirakan bahwa Rusia akan menyerang pasukan Turki dengan keras," tambah Park. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Selasa, 27 Oct 2020 15:15

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Selasa, 27 Oct 2020 14:35

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Selasa, 27 Oct 2020 14:29

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

Selasa, 27 Oct 2020 08:39

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Selasa, 27 Oct 2020 08:07

Rezim Ngotot dan Bandel

Rezim Ngotot dan Bandel

Senin, 26 Oct 2020 23:54

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

Senin, 26 Oct 2020 22:50

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Senin, 26 Oct 2020 22:45

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Senin, 26 Oct 2020 22:40

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Senin, 26 Oct 2020 20:30

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

Senin, 26 Oct 2020 19:45

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Senin, 26 Oct 2020 18:26

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Senin, 26 Oct 2020 17:56

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Senin, 26 Oct 2020 17:30

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Senin, 26 Oct 2020 17:09

Proyek Gagal Film “My Flag”

Proyek Gagal Film “My Flag”

Senin, 26 Oct 2020 16:38

Gamang, Prancis Desak Negara-negara Timur Tengah Akhiri Seruan Pemboikotan Produk Mereka

Gamang, Prancis Desak Negara-negara Timur Tengah Akhiri Seruan Pemboikotan Produk Mereka

Senin, 26 Oct 2020 12:14

Heboh Film My Flag, Ada Adegan Berkelahi Tarik Paksa Cadar Muslimah

Heboh Film My Flag, Ada Adegan Berkelahi Tarik Paksa Cadar Muslimah

Senin, 26 Oct 2020 09:38

Sudah Saatnya Dibentuk Kementerian Penangkapan Aktivis

Sudah Saatnya Dibentuk Kementerian Penangkapan Aktivis

Senin, 26 Oct 2020 08:25

Bank Irak Tawarkan Pinjaman Sebesar 10 Juta Dinar Bagi Yang Ingin Menikahi Istri Kedua

Bank Irak Tawarkan Pinjaman Sebesar 10 Juta Dinar Bagi Yang Ingin Menikahi Istri Kedua

Ahad, 25 Oct 2020 17:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X