Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.063 views

Taliban Cibir Delegasi Pemerintah, Sebut Konferensi Doha Bukan Undangan Pesta Pernikahan

DOHA, QATAR (voa-islam.com) - Harapan untuk terobosan dalam upaya untuk mengakhiri konflik Afghanistan mengalami kemunduran besar pada hari Jum'at 19/4/2019) setelah pertemuan puncak penting antara Taliban dan pejabat Afghanistan ditunda tanpa batas waktu.

Apa yang disebut dialog intra-Afghanistan, yang akan berlangsung di Doha akhir pekan ini, berantakan pada menit terakhir berturut-turut karena banyaknya delegasi yang ingin dikirim oleh pemerintah di Kabul.

Keruntuhan terjadi pada saat kritis dan di tengah pertumpahan darah yang berkelanjutan. Taliban sekarang mengendalikan atau mempengaruhi sekitar setengah dari Afghanistan.

Kelompok pejuang Taliban mencibir besarnya jumlah delegasi yang dikirim pemerintah Afghanistan dalam dialog intra-Afghanistan, yang akan berlangsung di Doha akhir pekan ini, mengatakan itu tidak "normal" dan bahwa mereka "tidak punya rencana" untuk bertemu dengan begitu banyak orang.

"Konferensi itu "bukan undangan untuk pernikahan atau pesta lain di sebuah hotel di Kabul," kata Taliban pekan ini.

Sultan Barakat, Direktur Pusat Studi Konflik dan Kemanusiaan Doha Institute, yang menjadi tuan rumah acara tersebut, mengatakan dalam sebuah pernyataan penundaan itu "diperlukan untuk membangun konsensus lebih lanjut mengenai siapa yang harus berpartisipasi".

"Jelas saat ini belum tepat," tambah Barakat, direktur Pusat Studi Konflik dan Kemanusiaan.

Perwakilan Khusus AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad mengatakan dia "kecewa" KTT telah ditunda.

"Kami berhubungan dengan semua pihak dan mendorong agar semua orang tetap berkomitmen untuk berdialog," tulis utusan itu di Twitter. "Saya mendesak semua pihak untuk memanfaatkan momen ini dan mengembalikan semuanya ke jalur dengan menyetujui daftar peserta yang berbicara untuk semua warga Afghanistan."

Pemerintahan Presiden Ashraf Ghani pada hari Selasa mengumumkan daftar 250 orang dari semua lapisan masyarakat Afghanistan, termasuk tokoh-tokoh pemerintah, yang ingin dikirim ke Doha.

Juru bicara Taliban Mohammed Suhail Shaheen mengatakan kepada Arab New bahwa delegasi Taliban hanya terdiri dari 25 orang, termasuk tiga wanita.

Meskipun Taliban bersikeras bahwa mereka hanya akan berbicara dengan para pejabat Ghani dalam "kapasitas pribadi", setiap kontak antara kedua pihak di Doha akan sangat signifikan, terutama pada saat Afghanistan meningkatnya kekerasan baru setelah Taliban mengumumkan serangan musim semi tahunan mereka.

Taliban sebelumnya menolak untuk bertemu dengan pemerintah Ghani, menyebutnya sebagai "rezim boneka".

Doha sebelumnya telah menjadi tuan rumah lima putaran pembicaraan antara Taliban dan Perwakilan AS Khalilzad. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Bius Game Online Dalam Kacamata Islam

Bius Game Online Dalam Kacamata Islam

Selasa, 25 Jun 2019 00:43

Bola Panas di Ruang RPH MK

Bola Panas di Ruang RPH MK

Senin, 24 Jun 2019 23:19

Pintu Maskapai Asing Dibuka Menambah Derita Maskapai Dalam Negeri

Pintu Maskapai Asing Dibuka Menambah Derita Maskapai Dalam Negeri

Senin, 24 Jun 2019 22:56

Riset Tunjukkan Olahraga di Pagi Hari Lebih Cepat Membakar Lemak

Riset Tunjukkan Olahraga di Pagi Hari Lebih Cepat Membakar Lemak

Senin, 24 Jun 2019 22:30

Polisi Sebut Penangkapan Rahmat Baequni Tidak Ada Hubungannya dengan Desain Masjid 'Iluminati'

Polisi Sebut Penangkapan Rahmat Baequni Tidak Ada Hubungannya dengan Desain Masjid 'Iluminati'

Senin, 24 Jun 2019 22:20

Pengidap Nomophobia Terus Bertambah

Pengidap Nomophobia Terus Bertambah

Senin, 24 Jun 2019 22:20

Konsep Perang

Konsep Perang

Senin, 24 Jun 2019 22:17

Revisi Aturan Kawasan Ekonomi Khusus: Sinyal Impor Tenaga Pendidik Asing?

Revisi Aturan Kawasan Ekonomi Khusus: Sinyal Impor Tenaga Pendidik Asing?

Senin, 24 Jun 2019 21:42

BMKG Jabar Nilai Suhu Dingin di Kota Bandung Masih Wajar

BMKG Jabar Nilai Suhu Dingin di Kota Bandung Masih Wajar

Senin, 24 Jun 2019 21:24

Menkumham Tolak Syarat Napi Khatam Al Quran Baru Bisa Bebas

Menkumham Tolak Syarat Napi Khatam Al Quran Baru Bisa Bebas

Senin, 24 Jun 2019 21:24

Terpilih Sebagai Ketua Pemuda Persis Jabar, Agus Priatna Minta Dukungan Penuh dari Kader

Terpilih Sebagai Ketua Pemuda Persis Jabar, Agus Priatna Minta Dukungan Penuh dari Kader

Senin, 24 Jun 2019 21:20

Kemendagri Evaluasi Berkas Permohonan Perpanjangan Izin FPI

Kemendagri Evaluasi Berkas Permohonan Perpanjangan Izin FPI

Senin, 24 Jun 2019 21:10

Ketuk Palu Kebenaran dan Keadilan

Ketuk Palu Kebenaran dan Keadilan

Senin, 24 Jun 2019 21:07

Gerindra Klaim Belum Ada Utusan Jokowi-Ma'ruf Bicarakan Rekonsiliasi

Gerindra Klaim Belum Ada Utusan Jokowi-Ma'ruf Bicarakan Rekonsiliasi

Senin, 24 Jun 2019 21:03

Polda Metro Jaya Kabulkan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana

Polda Metro Jaya Kabulkan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana

Senin, 24 Jun 2019 20:57

FDP Gelar Safari Dakwah di Daerah Perbatasan Aceh

FDP Gelar Safari Dakwah di Daerah Perbatasan Aceh

Senin, 24 Jun 2019 20:48

Serangan Houthi di Bandara Saudi Tewaskan Satu Orang

Serangan Houthi di Bandara Saudi Tewaskan Satu Orang

Senin, 24 Jun 2019 20:39

Putra Mursi Ucapkan Terima Kasih atas Dukungan Erdogan

Putra Mursi Ucapkan Terima Kasih atas Dukungan Erdogan

Senin, 24 Jun 2019 20:17

Mohamed Ould Ghazouani Jadi Presiden Baru Mauritania

Mohamed Ould Ghazouani Jadi Presiden Baru Mauritania

Senin, 24 Jun 2019 20:13

Australia Diam-diam Bangun Pelabuhan Baru untuk Akomodasi Militer AS

Australia Diam-diam Bangun Pelabuhan Baru untuk Akomodasi Militer AS

Senin, 24 Jun 2019 20:01


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X