Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.287 views

Memaknai Pernyataan Wiranto Soal Pembebasan Ustaz ABB

Oleh:

Harits Abu Ulya
Pengamat Terorisme & Intelijen, Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA)

 

AKHIRNYA pemerintah melalui Menkopolhukam Wiranto mengeluarkan pernyataan resmi terkait wacana pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir (ABB) dengan dua substansi utama: “(Pembebasan Ba’asyir) masih perlu dipertimbangkan dari aspek-aspek lainnya. Seperti aspek ideologi Pancasila, NKRI, hukum dan lain sebagainya,”. Dan: “Oleh karena itu, Presiden memerintahkan kepada pejabat terkait untuk segera melakukan kajian secara lebih mendalam dan komprehensif guna merespons permintaan tersebut,”.

Sudah bisa dipastikan pernyataan diatas memantik perdebatan publik secara luas.

Bagaimanakah menalar statemen Menkopolhukam diatas? Berikut catatan kritis saya:

[1]. Diksi “dipertimbangkan” dan “kajian” pada kontek frase statemen Menkopolhukam memberi indikasi makna; Pertama, wacana pembebasan ustad ABB itu di batalkan. Kedua, wacana pembebasan ustad ABB di tunda sampai waktu yang tidak bisa dipastikan. Ketiga, pemerintah berusaha mencari jalan tengah menimbang plus minusnya bagi semua pihak terutama bagi kepentingan rezim.

[2]. Kasus ini menunjukkan kapasitas managerial seorang Presiden Jokowi mengelola pemerintahan sangat problematik. Bisa saja dalam kontek ini seorang Yusril Ihza Mahendra akan di salahkan karena dianggap tidak kordinasi dan sebagainya. Tapi publik paham karena YIM bukan siapa-siapa dalam pemerintahan Jokowi, namun sungguh apa yang di lakukan YIM bukan berdiri sendiri tapi ada sosok Presiden di belakangnya. Dan apa yang di lakukan YIM adalah menterjemahkan hak dan keinginan pribadi Jokowi sebagai presiden.

[3]. Wacana kebijakan politik Jokowi membebaskan ustad ABB akhirnya betul-betul di sadari sangat blunder. Karenanya butuh dipertimbakan dan dilakukan kajian lagi. Kenapa demikian?

Ternyata isu kemanusian, penghormatan pada ulama dan bahasa-bahasa positif lain yang menjadi substansi narasi dari latar belakang pembebasan betul-betul di hadapkan pada ragam kepentingan yang paradok. Pertama; keputusan Jokowi tidak bisa dipastikan untuk mendongkrak elektabilitas sebagai modal di kontestasi pilpres 2019, bahkan bisa sebaliknya menggerus basis dukungan Jokowi dari pemilih setia sebelumnya. Perdebatan dan ketidakselarasan TKN Jokowi dengan rencana pembebasan ustad ABB menjadi indikasi kuat adanya irisan kepentingan pilpres 2019 dengan pernyataan resmi pemerintah via menkopolhukam.

Kedua; tekanan asing yaitu Amerika dan sekutunya demikian kuat kepada pemerintah Indonesia khususnya kepada kemenkopolhukam dan Kemenkumham. Bisa jadi Indonesia takut dengan ragam sanksi atau embargo dari Amerika dan sekutunya. Dan lagi-lagi statemen Wiranto mengkonfirmasi indikasi adanya tekanan tersebut, dan kadaulatan Indonesia sangat kritis. Harusnya Presiden Jokowi tampil ke depan, tidak perlu “lepas tangan” dan menyerahkan kepada menteri-menterinya untuk merancang narasi agar meyakinkan publik mau memaklumi bahwa kebijakan Presiden tidak ada yang salah jika menimbang dan mengkaji ulang.

[4]. Sikap pemerintah akan membuka pintu lebar-lebar kritikan keras dan tajam dari ragam kalangan dan dengan beragam motif. Jika benar-benar batal rencana pembebasan ustad ABB maka reputasi dan integritas Jokowi sebagai presiden bisa hancur sehancur-hancurnya. Publik akan menggugat konsistensi seorang Presiden. Jika hal ini dianggap remeh oleh presiden Jokowi atau orang-orang disekelilingnya, maka jangan lupa peristiwa ini juga akan mengkofirmasi statemen ustad ABB selama ini bahwa kasusnya adalah pesanan pihak Asing (Amerika dan sekutunya). Dan pemerintah Indonesia hanya seperti budak yang harus taat kepada tuannya.

Dan jelas bahwa umat Islam sebagian besar akan kecewa dan makin mengkristalkan spirit untuk menggulingkan Rezim Jokowi di pilpres 2019.

[5]. Akan muncul penalaran liar; apakah ini permainan politik tingkat tinggi? Ada design untuk memenangkan pilpres 2019 melalui isu terorisme. Membuat kebijakan yang memantik kehadiran intervensi asing sekaligus di sana akan ada bergaining untuk mendapatkan keuntungan dan dukungan dikepentingan politik domestik. Dan pihak asing serta aktor-aktor domestik opuntunir juga bisa meraup keuntungam dari proyek globar war on terrorism dimana ustad ABB terus di branding menjadi icon isu terorisme di kawasan Pasific.

Akhirnya publik akan melihat bagaimana ending dari semua ini. Akankah rasa kemanusiaan dan atas nama kedaulatan NKRI dikalahkan oleh kepentingan politik pragmatis 2019, kepentingan kelompok opurtunis dan asing?[]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Iran: Pakistan Akan Membayar Mahal Karena Sembunyikan Jihadis yang Menewaskan Anggota IRGC

Iran: Pakistan Akan Membayar Mahal Karena Sembunyikan Jihadis yang Menewaskan Anggota IRGC

Ahad, 17 Feb 2019 22:15

Trump Desak Negara Eropa Ambil Kembali Warganya yang Bergabung dengan Islamic State

Trump Desak Negara Eropa Ambil Kembali Warganya yang Bergabung dengan Islamic State

Ahad, 17 Feb 2019 21:35

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Ahad, 17 Feb 2019 19:21

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

Ahad, 17 Feb 2019 12:25

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Ahad, 17 Feb 2019 12:12

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Ahad, 17 Feb 2019 11:48

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Ahad, 17 Feb 2019 11:35

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Ahad, 17 Feb 2019 11:01

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Ahad, 17 Feb 2019 10:45

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

Ahad, 17 Feb 2019 09:52

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Ahad, 17 Feb 2019 09:01

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 17 Feb 2019 08:36

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ahad, 17 Feb 2019 07:01

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Ahad, 17 Feb 2019 05:01

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Ahad, 17 Feb 2019 01:17

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Ahad, 17 Feb 2019 00:59

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

Sabtu, 16 Feb 2019 23:25

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Sabtu, 16 Feb 2019 22:25

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

Sabtu, 16 Feb 2019 22:15

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Sabtu, 16 Feb 2019 21:25


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X