Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.655 views

Ketika Kehalalan Obat Masih Menjadi Tanda Tanya

Oleh:

Ifa Mufida*

 

DUNIA kesehatan dengan segala keilmuannya sejatinya terus berkembang. Proses diagnosa dan terapi juga terus mengalami perkembangan seiring dengan banyaknya penelitian demi penelitian. Di sisi lain, kesehatan termasuk kebutuhan asasi seseorang secara khusus dan masyarakat secara umum yang harus terpenuhi dan dijamin. Namun, faktanya banyak kondisi yang menjadikan jaminan kesehatan tidak bisa optimal, bahkan cenderung apa adanya. Salah satu contoh adalah berkenaan dengan jaminan kehalalan obat yang beberapa waktu lalu kembali dipertanyakan.

Ketua Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Prof Sukoso, mengungkap bahwa 98 persen obat di Indonesia belum pasti halalnya. Hal ini yang mendorong BPJPH untuk menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Tujuannya, tentu agar masyarakat yang beragama Islam bisa mendapat kepastian halal dalam mengkonsumsi obat-obatan (Republika.co.id / 26 Juni 2019).

Padahal pemberian obat-obatan ini sudah menjadi rutinitas dalam proses terapi di Indonesia. Peredaran obat-obatan tadi pun sudah mendapatkan perijinan dari pihak yang berwenang. Namun, ternyata kondisinya tak jauh berbeda dengan problematika vaksin yang seringkali terjadi kontroversi karena belum ada jaminan kehalalan. Bahkan kontroversi tersebut seringkali muncul baru setelah ada protes dari masyarakat. Seolah, pemerintah tidak mengupayakan jaminan kehalalannya sedari awal sebelum adanya peluncuran program. Terlebih pelaksanaan nya di Indonesia, yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Sungguh Ironis!

Saling lempar tanggung jawab pun seolah menjadi fenomena lumrah di negeri ini. Negoti juga dengan kasus Kehalalan  obat ini. Ketika ada tuntutan kepada kementerian kesehatan tentang Kehalalan obat, maka dikatakan oleh Kemenkes bahwa hal ini bukan tanggung jawab instansi mereka. Menurut instansi ini, terkait total hampir 98 persen obat-obatan yang masih belum bisa dipastikan kehalalannya, ia kembali mengacu pada ketentuan PP No. 31 tahun 2019, dimana disebutkan sertifikasi halal untuk obat-obatan tidak dilakukan oleh Kemenkes RI, melainkan oleh lembaga yang berwenang. Di PP yang sama juga diatur bahwa penahapan kewajiban bersertifikat halal bagi produk yang dikenakan kewajiban (termasuk obat), dilakukan secara bertahap. Ketentuan mengenai penahapan tersebut didelegasikan untuk diatur dalam Peraturan Menteri Agama, setelah berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait. Di dalamnya mengatur salah satunya adalah mengenai produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal (republika.co.id).

Mengenai polemik ini, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan hingga kini belum ada kewajiban untuk sertifikasi halal bagi obat. Bahkan menurut Kepala Sub Direktorat Pegawasan Produk BPOM, Moriana Hutabarat, pertimbangannya lebih kepada mengutamakan kepentingan kesehatan dari aspek halal. Menurut beliau juga, bahwa  rata-rata negara Islam di dunia, belum mewajibkan halal untuk obat (JawaPos.com).

BPOM juga menyerahkan kepada pemerintah berkenaan sertifikasi halal untuk obat dan vaksin. Apakah pemerintah memberikan kelonggaran dengan menggunakan bahan baku yang tidak halal demi mengutamakan kesehatan masyarakat atau justru sebaliknya. Sungguh ironis, negeri mayoritas muslim terus dipaksakan untuk menggunakan  obat-obatan yang tak terjamin halal dengan alasan darurat.

Beginilah wajah negara yang sekuler, yang tidak menjadikan syariat Allah SWT sebagai sumber tata kehidupan. Standar kehalalan barang konsumsi salah satunya obat sebagai kebutuhan mendasar masyarakat  justru tidak menjadi prioritas perhatian pemerintah. Bahkan pengaturannya harus diawali munculnya desakan dari masyarakat.

Hal ini sangat berbeda dengan pengaturan syariat Islam. Islam sebagai sebuah sistem unik yang diwahyukan Allah SWT telah menyediakan solusi kehidupan baik bagi individu dan masyarakat. Allah sebagai sang Khaliq, Sang Pencipta dari semua yang ada jelas lebih tahu apa yang terbaik untuk kita. Dengan pengetahuanNya yang tak terbatas, sistem-Nya akan dapat memberikan solusi untuk masalah manusia yang telah atau akan hadapi. Pemimpin dalam Islam bertanggung jawab untuk mengelola urusan-urusan rakyat. Nabi SAW bersabda: “Setiap dari kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab untuk orang-orang yang dipimpin. Jadi, penguasa adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas rakyatnya.” [Bukhari & Muslim].

Salah satu kebutuhan dasar masyarakat adalah bahwa negara harus menyediakan layanan kesehatan. Ketika Rasulullah SAW sebagai kepala negara di Madinah diberikan seorang dokter sebagai hadiah, lalu beliau tugaskan dokter tersebut untuk melayani umat Islam. Kenyataan bahwa Rasulullah SAW menerima hadiah dan dia tidak menggunakannya, bahkan dia menugaskan dokter itu kepada kaum muslimin. 

Hal ini adalah bukti bahwa kesehatan adalah salah satu kebutuhan umat Islam. Karena itu, negara berkewajiban untuk membelanjakan anggaran negara pada penyediaan sistem kesehatan gratis untuk semua orang. Maka Baitul-Mal harus menyusun anggaran untuk kesehatan. Jika dana yang tersedia tidak mencukupi, maka pajak  akan dikenakan pada umat Islam yang kaya untuk memenuhi defisit anggaran.

Berbeda dengan sistem kapitalis, sistem Islam memandang penyediaan kesehatan kepada warga negaranya dari perspektif manusia dan bukan aspek ekonomi. Ini berarti bahwa pemimpin negara Islam bertanggung jawab untuk menyediakan sarana kesehatan yang memadai dan berkualitas untuk rakyat. Negara juga berkewajiban menjamin kehalalan barang konsumsi yang diproduksi dan beredar di tengah masyarakat.

Begitupula untuk obat-obatan, negara islam sebagai negara mandiri tak boleh tergantung pada industri farmasi negara asing yang tak mengenal halal-haram. Negara akan mensupport penuh penelitian farmasi agar dihasilkan obat-obatan yang tak lagi menggunakan ataupun terkontaminasi bahan haram dan syubhat. Dengan kebijakan tersebut, masyarakat akan merasakan ketenangan dan ketentraman. Maka hanya dengan mewujudkan penerapan syariat islam dalam bingkai negara saja, jaminan kehalalan obat akan terwujud. Wallahu A'lam bi showab. *Praktisi Kesehatan dan Pemerhati Masalah Sosial

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Erdogan Tolak Proposal AS untuk Menengahi Gencatan Senjata di Suriah Utara

Erdogan Tolak Proposal AS untuk Menengahi Gencatan Senjata di Suriah Utara

Rabu, 16 Oct 2019 12:15

Peringatan UNICEF: Lebih dari 200 Juta Anak di Dunia Mengalami Obesitas atau Kurang Gizi

Peringatan UNICEF: Lebih dari 200 Juta Anak di Dunia Mengalami Obesitas atau Kurang Gizi

Rabu, 16 Oct 2019 10:30

Tragedi Irma Nasution

Tragedi Irma Nasution

Rabu, 16 Oct 2019 09:01

SMA Ar-Rohmah Putri Raih Juara Umum Hidayatullah Islamic Competition 2019

SMA Ar-Rohmah Putri Raih Juara Umum Hidayatullah Islamic Competition 2019

Rabu, 16 Oct 2019 08:18

Mengkritisi Disertasi Milku Al-Yamin Abdul Azis

Mengkritisi Disertasi Milku Al-Yamin Abdul Azis

Rabu, 16 Oct 2019 06:17

Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Selasa, 15 Oct 2019 21:35

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

Selasa, 15 Oct 2019 21:25

"Bagiku Ini adalah Teguran, Karena Menunda Shalat!"

Selasa, 15 Oct 2019 19:55

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 18:00

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Selasa, 15 Oct 2019 17:50

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Selasa, 15 Oct 2019 16:45

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 12:30

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Selasa, 15 Oct 2019 11:34

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Selasa, 15 Oct 2019 11:08

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 10:30

Melihat Amerika Dari Dekat

Melihat Amerika Dari Dekat

Selasa, 15 Oct 2019 09:26

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Selasa, 15 Oct 2019 09:04

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Selasa, 15 Oct 2019 07:30

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Selasa, 15 Oct 2019 06:14

Korupsi dalam Pandangan Islam

Korupsi dalam Pandangan Islam

Senin, 14 Oct 2019 21:45


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X