Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.644 views

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Oleh: Roni Tabroni (Dosen Ilmu Komunikasi UMBandung)

Menjelang akhir semester genap di tahun 2020 ini, sepertinya berbagai Perguruan Tinggi kembali melakukan evaluasi terhadap proses belajar yang telah dilaluinya.

Evaluasi yang kemungkinan besar dilakukan secara daring (dalam jaringan) ini, justru mengevaluasi pembelajaran daring itu sendiri. Para dosen menyampaikan berbagai catatan pembelajaran dengan pengalaman yang berbeda-beda, walaupun pada kenyataannya mengalami masalah yang sama. 

Selama berada di rumah, proses pembelajaran yang dilakukan secara daring ini memanfaatkan berbagai aplikasi yang tersedia, mulai dari zoon, google meet, WhatsApp Grup, dan lain sebagainya. Semuanya dilakukan terkadang bergantian, sangat jarang yang melakukannya secara tetap berada pada aplikasi yang sama. 

Mengingat problem mahasiswa dan juga dosennya sendiri, terutama yang berada di daerah-daerah, mengalami kendala pada tingkat aksesibilitas internet. Kendala itu biasanya karena persoalan jangkauan sinyal juga keterbatasan paket internet. Problem ini bukan berarti tidak ada di perkotaan, sebab beberapa kampus, terutama dengan segmen menengah ke bawah, mengalami hal serupa. Apalagi ketika mahasiswanya sudah pulang kampung, persoalan daring ini menjadi-jadi. 

Tetapi, di antara problem yang senantiasa muncul yang disebabkan oleh keterbatasan kemampuan menjangkau sinyal internet dan kemampuan membeli paket internet, justru yang tidak kalah beratnya adalah persoalan finansial anak didik yang menghawatirkan. Sebagaimana diketahui publik, persoalan belajar memang bisa disiasati – bahkan guru di pedesaan sampai ada yang menjangkau anak didiknya ke rumah-rumah – tetapi ada hal yang yang diluar jangkauan pengelola Perguruan Tinggi yaitu terkait kemampuan ekonomi mereka. 

Pandemi covid-19 yang menggerus tatanan kehdupan masyarakat, telah membuat masyarakat kesulitan ekonomi, khususnya mereka yang hidup dari pendapatan harian. Bahkan sebagain para karyawan yaitu kaum gaji pun banyak yang dirumahkan. Secara tiba-tiba orang-orang yang berada di sebuah industri atau perusahaan raksasa, harus kehilangan mata pencahariannya. Sebagian lagi, bagi mereka yang mungkin masih beruntung, harus bekerja separoh waktu, artinya tidak kehilangan pekerjaan, tetapi penghasilannya menurun tajam. 

Kondisi krisis ekonomi yang sangat massif itu mau tidak mau kemudian menggeser cara mengalokasikan anggaran masyarakat pada hal-hal yang bersifat pokok, seperti sembako atau barang-barang yang dapat menopang kehidupannya. Sedangkan kuliah menjadi terabaikan. Artinya, orang tua, dan mahasiswa sendiri, tidak menjadikan bayar kuliah sebagai prioritas utama, sebab ada kebutuhan yang jauh lebih mendesak. Dalam situasi sangat sulit, keputusan itu harus diambil, walaupun mungkin bukan keinginannya.

Di sinilah saya kira bagaimana negara turun tangan, memberikan solusi praktis yang langsung dirasakan kemanfaatannya. Di saat-saat krisis seperti itu, kemungkinan mahasiswa membutuhkan topangan anggaran yang dapat memenuhi kewajibannya kepada kampus masing-masing, tidak lebih dari itu. Artinya kebutuhan membeli buku, atau hal-hal yang tidak terlalu mendesak bisa dikesampingkan. 

Untuk itu, bantuan yang sifatnya langsung untuk mengatasi persoalan beban biaya rutin seperti uang semesteran, dangat dibutuhkan. Negara di sini dapat hadir menjadi juru selamat bagi ribuan mahasiswa yang mungkin menunggu kehadirannya. Sehingga munculnya kebijakan Mendikbud tentang kebijakan untuk mendukung mahasiswa dan sekolah yang terdampak covid-19 sangat membantu. Ketiga bantuan itu seperti dukungan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Dana Bantuan UKT Mahasiswa, kemudian menyangkut Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan BOS Kinerja. 

Kebijakan ini dapat saja disebuta sebagai terobosan, sebab hadir di saat masyarakat, khususnya mahasiswa dan orang tua nya sangat membutuhkan. Sebab bagaimanapun persoalan kuliah bukan hanya keinginan tetapi juga persoalan kemampuan. Sedangkan, di saat krisis, tidak semua kampus dapat membantu mahasiswanya yang terkena dampak pandem ini. Walaupun sebenarnya, ada saja kampus yang berkecukupan kemudian memberikan bantuan, minimal untuk sekedar pembelian paket internet, atau sebagiannya lagi yang memberikan potongan SPP bagi mahasiswanya. 

Tetapi sekali lagi, pandemi covid-19 ini memang sangat luar biasa, sehingga tidak banyak kampus yang memiliki kemampuan untuk memberikan solusi dari sisi finansial ini. Sebab, jika kita melihat lebih dalam lagi, justru banyak kampus yang keteteran untuk memenuhi kewajiban dalam menggaji dosen dan karyawannya, sebab salah satu persoalannya adalah mahasiswa yang mengendor dalam melakukan pembayaran semesteran tersebut. 

Bantuan di saat pandemi bagi mahasiswa dan juga pelajar dari pemerintah tentu saja menjadi solusi kongkrit. Sebab saat ini, selain kebutuhan jaringan internet dan harga paket yang diharapkan lebih murah, adalah adanya bantuan untuk membayar kewajibannya ke kampus masing-masing. Dengan demikian, diharapkan program tersebut dapat menjaga stabilitas belajar dan semangat mahasiswa untuk tetap bertahan sebagai insan pembelajar, walaupun tetap ada di rumah.  

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X