Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.024 views

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

 

Oleh:

R.A Susan Triani, S.Pd || Pembina Majelis Taklim Remaja Islam dan Pemerhati Masalah Sosial


WARGANET dibuat geger, Perusahaan Global Unilever melalui Media Sosial Instagramnya menunjukkan dukungan terhadap gerakan Lesbian Gay Biseksual Transgender Queer (LGBTQ+).

"Kami berkomitmen untuk membuat rekan LGBTQ+ bangga karena kami bersama mereka. Karena itu, kami mengambil aksi dengan menandatangani Declaration of Amsterdam untuk memastikan setiap orang memiliki akses secara inklusif ke tempat kerja.” begitulah bunyi pernyataan yang dituliskan oleh perusahaan Unilever Global pada akun instagram @Unilever.

Perusahaan produsen barang rumah tangga terbesar ketiga di dunia ini juga membuka kesempatan bisnis bagi LGBTQ+ sebagai bagian dari koalisi global. Pasca pernyataan tersebut Unilever mendadak menjadi pembicaraan panas dikalangan warganet indonesia, belum lagi kejelian warganet mengamati unggahan logo baru dalam akun resmi instagramnya yang berwarna pelangi, seolah sebagai bentuk dukungan resmi terhadap golongan LGBT ini.

LGBT Bertentangan dengan Akal Sehat

Sontak saja, unggahan dukungan terhadap budaya yang tidak sesuai akal sehat ini, begitu ditentang oleh umat islam di Indonesia, bahkan dikecam sebagian besar warganet. Hal itu tampak pada bagian kolom komentar unggahan Unilever di hari jumat 19 juni 2020 itu telah mendapatkan komentar lebih dari 17 ribu orang warganet. Kebanyakan isi komentar mengecam dan mengajak memboikot produk mereka,  "Say good bye @unilever there are still many products that are move elegenat than unilever, (selamat tinggal unilever, disini lebih banyak produk yang lebih baik dari produk mereka)," demikian bunyi cuitan dari @takinells dalam akun Instagramnya.

Dikutip dari Republika, Ahad (28/06/2020), Azrul Tanjung selaku Ketua Komisi Ekonomi MUI, menegaskan akan mengajak masyarakat untuk beralih pada produk lain. “Saya selaku ketua komisi ekonomi MUI akan mengajak masyarakat berhenti menggunakan produk Unilever dan memboikot Unilever,” kata Azrul. Unilever Indonesia tentu akan mengalami kerugian dengan kebijakan yang diambil oleh perusahaan unilever global, mereka saat ini harus siap-siap ditinggal konsumen dari kalangan muslim. Akibat dukungannya secara terang-terangan mendukung LGBT. Pasalnya seruan boikot pun telah disampaikan oleh Majelis Ulama Indonesia tersebut.

Alhasil, tentu  bisa ditebak, seruan boikot produk Unilever semakin hari semakin membesar. Benar, produsen bakal mengalami kerugian dengan adanya aksi boikot ini. Hanya saja kerugian itu cuma sepersekian persen saja alias sedikit. Lalu, cukupkah menyelesaikan LGBTQ+ hanya bermodalkan boikot saja?

Mengingat bukan hanya Unilever yang mendeklarasikan dukungannya pada kaum sodom ini, setidaknya ada puluhan perusahaan besar dunia seperti Microsoft, Apel, Google dan perusahaan Multinasional MNC. Memang aksi boikot akan ada sisi merugikannya bagi produsen tersebut, tapi itu tidak menjamin bahwa mereka akan menghentikan dukungan terhadap kebobrokan kaum sodom LGBT.

Faktanya di era dominasi kapitalisme saat ini, banyak perusahaan Multinasional yang mendukung LGBT berpijak pada liberalisme yang diagungkan dan memberi lahan subur bagi bisnis mereka.

Solusi Menghadapi kampanye LGBT

Membasmi penyimpangan orientasi seksual ini tidak bisa asal - asalan melainkan haruslah dilakukan mulai dari akarnya. Karena budaya ini memang semakin marak dan dipelihara dalam negara yang menganut sistem ideologi sekuler dengan paham liberalisme kebebasan, politik demokrasi berikut dengan sistem kapitalismenya. Maka Tentu saja sebagai manusia yang beragama harus berkomitmen untuk membuang sistem tersebut. Karena selama tatanan sistem kehidupan yang dibangun berasal dari ideologi selain islam, tentu akan membawa kerusakan, maka dari itu kita juga harus mengiringinya dengan penerapan ideologi Islam dan syariah-Nya secara total.

Lantas bagaimana Islam mengatasi masalah LGBT?

Islam tentu punya jawaban dan solusi yang konkret, upaya penghentian penyebaran perilaku menyimpang (LGBT) dengan mendorong negara melakukan fungsi dan kewajibannya dalam membentuk ketakwaan individu rakyat agar memiliki benteng dari penyimpangan perilaku seperti LGBT. Melarang Kebebasan dijadikan standar dalam berprilaku di masyarakat. Ketakwaan dan keterikatan terhadap hukum syariat Islam harus ditanamkan. Negara tentu juga akan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat dan menjelaskan mana yang boleh dan terlarang terkait dengan pemenuhan naluri seksual.

Islam juga memiliki cara melakukan pola asuh di keluarga maupun kurikulum pendidikan sebagai strategi preventif yang dapat mencegah tumbuh dan berkembangnya benih perilaku penyimpangan ini. Islam memerintahkan untuk menguatkan identitas diri sebagai laki-laki dan perempuan. Didalam Islam, perempuan dilarang menyerupai laki-laki begitupun sebaliknya, Islam melarang melihat aurat lawan jenis, memisahkan tempat tidur anak laki-laki dan perempuan sejak usia 7 tahun dan memberikan aturan pergaulan sesama dan dengan lawan jenis.

Didalam negara Islam, segala jenis tayangan yang menampilkan pornografi, pornoaksi yang menampilkan perilaku penyimpangan seperti LGBT akan dihilangkan. Aturan Islam juga tegas, untuk menghilangkan ataupun menyembuhkan LGBT dan memutus rantai penyebarannya. Islam menerapkan aturan tegas yakni pidana mati bagi pelaku LGBT. Seperti yang telah dijelaskan dalam Sabda Rasulullah :

“Siapa saja yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Luth, maka bunuhlah kedua pelakunya.(HR at-Tirmidzi, Abu Dawud, ibnu Majah dan Ahmad).

Perlu kita pahami bersama, bahwa mencegah dan membasmi perilaku menyimpang ini dibutuhkan peranan dari Tokoh-tokoh dan organisasi Islam dan seluruh umat untuk menyatukan pendapat bahu-membahu saling mengingatkan, kembali beramar ma’ruf nahi munkar, tidak boleh diam dan abai terhadap benih penyimpangan di lingkungan sekitar serta yang paling utama adalah berani menasihati pemerintah jika kebijakannya salah dan rusak. 

Tentu saja semua itu tidak akan terwujud, jika kita enggan berjuang, bersatu dalam pemikiran dan perjuangan yang sama, yang hakiki dan diridhoi Allah, yakni memperjuangan syariah Islam supaya bisa tegak di muka bumi ini. Karena hanya dengan rahmatnya seluruh penduduk bumi akan terhindar dari berbagai kerusakan dan kehancuran peradaban. Wallahu’alam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

Rabu, 21 Oct 2020 21:15

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Rabu, 21 Oct 2020 21:05

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Rabu, 21 Oct 2020 19:15

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Rabu, 21 Oct 2020 19:06

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Rabu, 21 Oct 2020 18:55

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 21 Oct 2020 14:05

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Rabu, 21 Oct 2020 09:58

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Rabu, 21 Oct 2020 09:29

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X