Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.449 views

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

 

Oleh:

R.A Susan Triani, S.Pd || Pembina Majelis Taklim Remaja Islam dan Pemerhati Masalah Sosial


WARGANET dibuat geger, Perusahaan Global Unilever melalui Media Sosial Instagramnya menunjukkan dukungan terhadap gerakan Lesbian Gay Biseksual Transgender Queer (LGBTQ+).

"Kami berkomitmen untuk membuat rekan LGBTQ+ bangga karena kami bersama mereka. Karena itu, kami mengambil aksi dengan menandatangani Declaration of Amsterdam untuk memastikan setiap orang memiliki akses secara inklusif ke tempat kerja.” begitulah bunyi pernyataan yang dituliskan oleh perusahaan Unilever Global pada akun instagram @Unilever.

Perusahaan produsen barang rumah tangga terbesar ketiga di dunia ini juga membuka kesempatan bisnis bagi LGBTQ+ sebagai bagian dari koalisi global. Pasca pernyataan tersebut Unilever mendadak menjadi pembicaraan panas dikalangan warganet indonesia, belum lagi kejelian warganet mengamati unggahan logo baru dalam akun resmi instagramnya yang berwarna pelangi, seolah sebagai bentuk dukungan resmi terhadap golongan LGBT ini.

LGBT Bertentangan dengan Akal Sehat

Sontak saja, unggahan dukungan terhadap budaya yang tidak sesuai akal sehat ini, begitu ditentang oleh umat islam di Indonesia, bahkan dikecam sebagian besar warganet. Hal itu tampak pada bagian kolom komentar unggahan Unilever di hari jumat 19 juni 2020 itu telah mendapatkan komentar lebih dari 17 ribu orang warganet. Kebanyakan isi komentar mengecam dan mengajak memboikot produk mereka,  "Say good bye @unilever there are still many products that are move elegenat than unilever, (selamat tinggal unilever, disini lebih banyak produk yang lebih baik dari produk mereka)," demikian bunyi cuitan dari @takinells dalam akun Instagramnya.

Dikutip dari Republika, Ahad (28/06/2020), Azrul Tanjung selaku Ketua Komisi Ekonomi MUI, menegaskan akan mengajak masyarakat untuk beralih pada produk lain. “Saya selaku ketua komisi ekonomi MUI akan mengajak masyarakat berhenti menggunakan produk Unilever dan memboikot Unilever,” kata Azrul. Unilever Indonesia tentu akan mengalami kerugian dengan kebijakan yang diambil oleh perusahaan unilever global, mereka saat ini harus siap-siap ditinggal konsumen dari kalangan muslim. Akibat dukungannya secara terang-terangan mendukung LGBT. Pasalnya seruan boikot pun telah disampaikan oleh Majelis Ulama Indonesia tersebut.

Alhasil, tentu  bisa ditebak, seruan boikot produk Unilever semakin hari semakin membesar. Benar, produsen bakal mengalami kerugian dengan adanya aksi boikot ini. Hanya saja kerugian itu cuma sepersekian persen saja alias sedikit. Lalu, cukupkah menyelesaikan LGBTQ+ hanya bermodalkan boikot saja?

Mengingat bukan hanya Unilever yang mendeklarasikan dukungannya pada kaum sodom ini, setidaknya ada puluhan perusahaan besar dunia seperti Microsoft, Apel, Google dan perusahaan Multinasional MNC. Memang aksi boikot akan ada sisi merugikannya bagi produsen tersebut, tapi itu tidak menjamin bahwa mereka akan menghentikan dukungan terhadap kebobrokan kaum sodom LGBT.

Faktanya di era dominasi kapitalisme saat ini, banyak perusahaan Multinasional yang mendukung LGBT berpijak pada liberalisme yang diagungkan dan memberi lahan subur bagi bisnis mereka.

Solusi Menghadapi kampanye LGBT

Membasmi penyimpangan orientasi seksual ini tidak bisa asal - asalan melainkan haruslah dilakukan mulai dari akarnya. Karena budaya ini memang semakin marak dan dipelihara dalam negara yang menganut sistem ideologi sekuler dengan paham liberalisme kebebasan, politik demokrasi berikut dengan sistem kapitalismenya. Maka Tentu saja sebagai manusia yang beragama harus berkomitmen untuk membuang sistem tersebut. Karena selama tatanan sistem kehidupan yang dibangun berasal dari ideologi selain islam, tentu akan membawa kerusakan, maka dari itu kita juga harus mengiringinya dengan penerapan ideologi Islam dan syariah-Nya secara total.

Lantas bagaimana Islam mengatasi masalah LGBT?

Islam tentu punya jawaban dan solusi yang konkret, upaya penghentian penyebaran perilaku menyimpang (LGBT) dengan mendorong negara melakukan fungsi dan kewajibannya dalam membentuk ketakwaan individu rakyat agar memiliki benteng dari penyimpangan perilaku seperti LGBT. Melarang Kebebasan dijadikan standar dalam berprilaku di masyarakat. Ketakwaan dan keterikatan terhadap hukum syariat Islam harus ditanamkan. Negara tentu juga akan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat dan menjelaskan mana yang boleh dan terlarang terkait dengan pemenuhan naluri seksual.

Islam juga memiliki cara melakukan pola asuh di keluarga maupun kurikulum pendidikan sebagai strategi preventif yang dapat mencegah tumbuh dan berkembangnya benih perilaku penyimpangan ini. Islam memerintahkan untuk menguatkan identitas diri sebagai laki-laki dan perempuan. Didalam Islam, perempuan dilarang menyerupai laki-laki begitupun sebaliknya, Islam melarang melihat aurat lawan jenis, memisahkan tempat tidur anak laki-laki dan perempuan sejak usia 7 tahun dan memberikan aturan pergaulan sesama dan dengan lawan jenis.

Didalam negara Islam, segala jenis tayangan yang menampilkan pornografi, pornoaksi yang menampilkan perilaku penyimpangan seperti LGBT akan dihilangkan. Aturan Islam juga tegas, untuk menghilangkan ataupun menyembuhkan LGBT dan memutus rantai penyebarannya. Islam menerapkan aturan tegas yakni pidana mati bagi pelaku LGBT. Seperti yang telah dijelaskan dalam Sabda Rasulullah :

“Siapa saja yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Luth, maka bunuhlah kedua pelakunya.(HR at-Tirmidzi, Abu Dawud, ibnu Majah dan Ahmad).

Perlu kita pahami bersama, bahwa mencegah dan membasmi perilaku menyimpang ini dibutuhkan peranan dari Tokoh-tokoh dan organisasi Islam dan seluruh umat untuk menyatukan pendapat bahu-membahu saling mengingatkan, kembali beramar ma’ruf nahi munkar, tidak boleh diam dan abai terhadap benih penyimpangan di lingkungan sekitar serta yang paling utama adalah berani menasihati pemerintah jika kebijakannya salah dan rusak. 

Tentu saja semua itu tidak akan terwujud, jika kita enggan berjuang, bersatu dalam pemikiran dan perjuangan yang sama, yang hakiki dan diridhoi Allah, yakni memperjuangan syariah Islam supaya bisa tegak di muka bumi ini. Karena hanya dengan rahmatnya seluruh penduduk bumi akan terhindar dari berbagai kerusakan dan kehancuran peradaban. Wallahu’alam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
Brigade Al-Qassam Tidak Akan Rilis Informasi 'Tak Ternilai' Terkait Tentara Israel Yang Mereka Tahan

Brigade Al-Qassam Tidak Akan Rilis Informasi 'Tak Ternilai' Terkait Tentara Israel Yang Mereka Tahan

Senin, 02 Aug 2021 21:51

Vaksinasi Jadi Syarat Aktivitas di DKI?

Vaksinasi Jadi Syarat Aktivitas di DKI?

Senin, 02 Aug 2021 21:23

Pasukan Keamanan Tunisia Tangkap 2 Lagi Anggota Parlemen Pengkritik 'Kudeta' Presiden Kais Saied

Pasukan Keamanan Tunisia Tangkap 2 Lagi Anggota Parlemen Pengkritik 'Kudeta' Presiden Kais Saied

Senin, 02 Aug 2021 19:30

15 Tentara Niger Tewas 6 Lainnya Hilang Setelah Serangan 'Teroris' Dekat Perbatasan Burkina Faso

15 Tentara Niger Tewas 6 Lainnya Hilang Setelah Serangan 'Teroris' Dekat Perbatasan Burkina Faso

Senin, 02 Aug 2021 17:45

Presiden Ashraf Ghani Salahkan Penarikan Tiba-tiba AS Untuk Memburuknya Keamanan Di Afghanistan

Presiden Ashraf Ghani Salahkan Penarikan Tiba-tiba AS Untuk Memburuknya Keamanan Di Afghanistan

Senin, 02 Aug 2021 17:05

Pandemi Diperkirakan Berakhir 5 Tahun Lagi, Epidemiolog Ingatkan Potensi Chaos di Masyarakat

Pandemi Diperkirakan Berakhir 5 Tahun Lagi, Epidemiolog Ingatkan Potensi Chaos di Masyarakat

Senin, 02 Aug 2021 15:03

Banyak Ulama Wafat saat Pandemi, HNW: Pentingnya Sanggar Al-Quran Cetak Generasi Penerus Ulama

Banyak Ulama Wafat saat Pandemi, HNW: Pentingnya Sanggar Al-Quran Cetak Generasi Penerus Ulama

Senin, 02 Aug 2021 09:41

Pemilu 2024, Aleg PKS: Untuk Kebaikan Negara, Jangan Asal Coblos!

Pemilu 2024, Aleg PKS: Untuk Kebaikan Negara, Jangan Asal Coblos!

Senin, 02 Aug 2021 08:34

Sang Wartawan Itu Telah Pergi

Sang Wartawan Itu Telah Pergi

Senin, 02 Aug 2021 07:32

Innalillahi, Pegiat Dakwah Masjid Jogokariyan Ustaz Fanni Rahman Wafat

Innalillahi, Pegiat Dakwah Masjid Jogokariyan Ustaz Fanni Rahman Wafat

Senin, 02 Aug 2021 07:07

UEA Kirim 6 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

UEA Kirim 6 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

Ahad, 01 Aug 2021 21:30

Makin Digoyang, Anies Semakin Matang

Makin Digoyang, Anies Semakin Matang

Ahad, 01 Aug 2021 21:17

Taliban Hujani Bandara Kandahar Dengan Roket Untuk Gagalkan Serangan Udara Pasukan Pemerintah

Taliban Hujani Bandara Kandahar Dengan Roket Untuk Gagalkan Serangan Udara Pasukan Pemerintah

Ahad, 01 Aug 2021 21:10

Bahaya “Jurnalisme Omongan” Pejabat

Bahaya “Jurnalisme Omongan” Pejabat

Ahad, 01 Aug 2021 21:02

11 Tentara Mesir Tewas Atau Terluka Dalam Serangan Islamic State Di Semanjung Sinai

11 Tentara Mesir Tewas Atau Terluka Dalam Serangan Islamic State Di Semanjung Sinai

Ahad, 01 Aug 2021 20:50

Ismail Haniyeh Terpilih Kembali Sebagai Pemimpin Kelompok Hamas Untuk Kali Kedua

Ismail Haniyeh Terpilih Kembali Sebagai Pemimpin Kelompok Hamas Untuk Kali Kedua

Ahad, 01 Aug 2021 19:17

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Ahad, 01 Aug 2021 16:05

ACT dan Gernas MUI Kerja Bareng Atasi Pandemi Covid-19

ACT dan Gernas MUI Kerja Bareng Atasi Pandemi Covid-19

Ahad, 01 Aug 2021 13:04

Pemerintah Segera Luncurkan Program Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Pemerintah Segera Luncurkan Program Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Ahad, 01 Aug 2021 11:10

Wasathi: Khutbah Jumat Perlu Diatur 15 Menit

Wasathi: Khutbah Jumat Perlu Diatur 15 Menit

Sabtu, 31 Jul 2021 23:54


MUI

Must Read!
X