Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.549 views

Lockdown yang Tak Kunjung Datang

 

Oleh:

Rifka Fauziah Arman A.Md.Farm

Tenaga Teknis Kefarmasian

 

PANDEMI covid 19 tak berujung yang akhirnya menimpa negara ini, dengan kabar terbaru pasien positif sebanyak 893 orang, 78 orang meninggal dan 35 orang yang sembuh (detik.com 26/03). Sudah hampir dua minggu pemerintah memberlakukan “Work from home” (WFH), Social distancing, hingga hashtag #dirumahaja tak luput dari sosial media. Bahkan mulai dari transportasi publik diberlakukan jarak antar satu penumpang dengan penumpang yang lain.

Tak luput tempat ibadah menjadi salah satu upaya mengurangi penyebaran virus covid 19 ini seperti masjid yang dikeluarkan oleh fatwa MUI untuk tidak melaksanakan shalat berjamaah di masjid hingga shalat Jumat, begitu juga dengan umat agama yang lain. Kemarin saat hari raya Nyepi pun umat Hindu melaksanakan di rumah masing-masing dan pura ditutup.

Dengan kasus yang terus bertambah setiap harinya kurang lebih 100 pasien, pemerintah belum juga memberlakukan lockdown bagi negara ini. Bandara yang masih dibuka untuk perjalanan ke luar kota maupun luar negeri. Kantor-kantor yang masih buka setiap harinya dan peraturan WFH yang tidak merata, belum lagi mall yang belum merata menutup gedungnya dan memaksa para pedagang untuk tetap buka agar tidak merugi.

Sudah banyak rakyat yang mulai menderita bahkan dengan naiknya nilai dolar yang membuat ekonomi indonesia semakin menurun. Banyak pedagang yang mengeluhkan tidak adanya pelanggan tetapi kontrak toko tidak menurun karena kesulitan ekonomi yang benar-benar mencekik para pedagang. Mereka megaku tidak akan dirumah saja jika tidak dijamin oleh pemerintah makanan, kesehatan maupun kebutuhan pokok lainnya.

Kembali lagi semuanya pada pemerintah, posisi paling berpengaruh terhadap pandemi yang sedang terjadi. Bagaimana sistem kapitalisme ini terlihat sangat lambat sekali dalam menangani pandemi ini, bahkan terbilang terlalu santai. Malaysia sudah berlakukan lockdown saat sudah ada 500 kasus (riauonline.co.id) lalu indonesia sudah hampir menjadi 1.000 tapi belum juga berlakukan lockdown dengan alasan ekonomi dan pendapatan negara. Semuanya dinilai dengan uang dan bukan dengan nyawa yang sudah puluhan orang meninggal dunia.

Seperti inilah sistem kapitalisme yang jauh memanusiakan, belum lagi tenaga kesehatan yang kekurangan APD (alat pelindung diri) untuk menangani pasien covid 19 ini. Pemerintah yang harusnya mampu mengadakan segala kebutuhan pandemi ini, justru beberapa influencer yang mengumpulkan dana untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit. Lalu dimana pemerintah? kementrian kesehatan yang tidak terlihat sama sekali selama pandemi ini justru bnpb yang terlihat aktif mengumumkan informasi terkait covid 19 ini.

Lalu bagaimana solusi untuk pandemi ini? Apakah ada solusi yang tepat? Adakah solusi yang mampu menyelesaikan dan menuntaskan dengan cepat?. Jawabannya ada dengan yang diajarkan didalam islam. Banyak yang tidak tahu bahwa lockdown ini pun datangnya dari islam. Dimana saat zaman Rasulullah SAW saat wabah thaun datang di negeri arab.

Rasulullah shalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا سَمِعْتُمُ الطَّاعُونَ بِأَرْضٍ، فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأرْضٍ، وأنْتُمْ فِيهَا، فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا. متفق عَلَيْهِ

“Apabila kalian mendengar wabah tha’un melanda suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Adapun apabila penyakit itu melanda suatu negeri sedang kalian ada di dalamnya, maka janganlah kalian keluar dari negeri itu.” (Muttafaqun ‘alaihi). Rasulullah memerintahkan ini tanpa melihat banyaknya korban yang sudah berjatuhan. Karena jika tidak diberlakukan lockdwon segera, akan lebih banyak lagi korban yang berjatuhan seperti Italia yang telat melakukannya. Saat sudah ribuan kasus dan memberlakukan denda bagi yang keluar rumah saat pandemi ini sudah “mematikan” negara Italia.

Bahkan bukan hanya lockdown saja yang akan diberlakukan dalam sistem Islam, rakyat yang terpenuhi kebutuhan pokoknya selama lockdown, sehingga tidak menimbulkan “panic buying” apalagi menimbun APD kesehatan yang seharusnya digunakan bagi tenaga kesehatan dan pasien yang membutuhkan.

Pedagang yang tak perlu risau dengan bisnisnya yang menurun karena sudah dijamin oleh seorang khalifah. Seorang khalifah akan mengerahkan seluruh hartanya untuk melindungi umatnya. Sebagaimana umar yang terlihat lusuh dan letih saat berkeliling memastikan rakyatnya tidak ada yang kesulitan. Sudah adakah negara yang mampu melakukan ini? Hanya Islamlah yang mampu melakukannya.

Mari kita berdoa semoga segera berlalu masa sulit ini, Allah tarik kembali para tentaranya yang jutaan dan milyara itu untuk memperingati kita sebagai hambanya bahwa kematian sangat dekat. Apa yang sudah kita lakukan untuknya sebagai hambanya? Sudah cukupkah perjuangan kita untuk membawa kita pada kematian? Sudah siap matikah kita saat islam belum bangkit dan berdiri kembali. Mari bekerja sama untuk stay #dirumahaja #socialdistancing dan hidup sehat. Semoga Allah melindungi kita dari segala penyakit berbahaya dan senantiasa diberikan kesehatan. Aaamiiin ya robbal ‘aaalamiiin. Wallahu’alam bishawwaab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 09:57

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X