Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.989 views

Dilema Negara di Tengah Serangan Corona

 

DESAKAN Lockdown oleh beberapa organisasi kesehatan dan masyarakat sipil kian menguat. Namun nampaknya Pemerintah masih enggan mengambil kebijakan tersebut, meski korban terus berjatuhan. Sejak kasus pertama muncul di Indonesia hingga kini telah ada ratusan yang terjangkit virus tersebut, bahkan puluhan diantaranya meninggal dunia.

Kekhawatiran sejumlah pihak tentu dapat dimaklumi dengan menuntut pemerintah untuk melakukan langkah lockdown demi menghentikan penyebaran virus. Namun meski demikian Pemerintah sendiri tetap tak mengambil opsi lockdown dengan alasan dapat berdampak pada perekonomian dan sosial serta keamanan.

Betul memang, ekonomi negeri ini rapuh. Negara sangat tergantung pada pajak sebagai sumber terbesar pemasukan negara. Bisa dibayangkan bukan, jika perekonomian mandek meski hanya 2 pekan. Sementara kebutuhan makan rakyat menjadi tanggung jawab Pemerintah selama lockdown, bisa dipastikan akan terjadi kekacauan.

Namun kebijakan tersebut di satu sisi juga tak bisa dibenarkan, sebab sangat membahayakan bagi keselamatan nyawa rakyat. Artinya tanpa lockdown mereka yang barangkali telah terjangkit namun tak mengetahuinya, dapat menularkan virus tersebut pada yang lain. Tentu ini akan menambah korban-korban baru.

Dalam kondisi demikian memang lockdown harusnya menjadi opsi yang dipilih tanpa memperhitungkan kerugian materi yang ditimbulkan. Hal ini sebagaimana yang diajarkan oleh Islam melalui lisan yang mulia Rasulullah Saw ketika terjadi penyebaran penyakit menular. Beliau bersabda “Wabah Tha’un adalah suatu ayat, tanda kekuasaan Allah Azza Wajall yang sangat menyakitkan, yang ditimpakan kepada orang-orang dari hamba-Nya. Jika kalian mendengar berita dengan adanya wabah Tha’un, maka jangan sekali-kali memasuki daerahnya, jika Tha’un telah terjadi pada suatu daerah dan kalian disana, maka janganlah kalian keluar darinya.

Sementara itu, selama masa lockdown kebutuhan akan makan rakyat menjadi tanggung jawab negara untuk memenuhinya. Disini barangkali muncul pertanyaan bagaimana negara dapat menjamin kebutuhan rakyat? dari mana sumber pemasukannya? Sejak awal Islam telah memberikan pengaturan yang luar biasa agar negara mampu memberikan layanan maksimal kepada rakyatnya. Diantaranya adalah dengan mengelola kekayaan alam yang dimiliki secara mandiri dan tanpa menggantungkan kepada pihak lain. Jika pun melibatkan pihak luar, bentuknya hanyalah sebagai pekerja dan bukan pemilik.

Dengan demikian, negara secara penuh dapat memanfaatkan hasilnya untuk kepentingan rakyat. Negara pun lebih siap menghadapi kondisi yang tak terduga sebagaimana hari ini tanpa takut terjadi chaos. Jika pun ternyata kas negara dalam keadaan kosong karena faktor tertentu lantas bagaimana? Maka Islam pun telah memberi solusi akan hal ini, yakni memungut pajak kepada rakyat yang memiliki kelebihan harta untuk sementara waktu. Bisakah hal ini dilakukan?

Tentu hal demikian akan mudah dilakukan sebab sebelumnya negara telah menyeru kepada rakyat agar tumbuh kesadaran untuk peduli terhadap sesama, sehingga lahirlah pribadi-pribadi yang ikhlas dan secara sukarela memberikan kelebihan hartanya untuk menolong saudaranya. Efek lebih jauh lagi adalah tidak terjadi panic buying yang membuat harga kebutuhan pokok melambung serta rakyat akan taat terhadap penguasa untuk mengikuti arahan lockdown. Sebab ketaqwaan individu telah tertanam sempurna. Sehingga rakyat akan lebih banyak muhasabah diri akan musibah tersebut dan bukan disibukkan dengan memborong semua kebutuhan pokok tanpa peduli bagaimana kondisi saudaranya yang lain.

Namun lagi-lagi hal tersebut akan sulit dilakukan jika bukan Islam yang dijadikan sebagai asas berpijak. Sebab kurangnya kepedulian penguasa dalam penanganan masalah ini yang masih memperhitungkan untung-rugi dalam mengurus rakyat sesungguhnya adalah efek dari penerapan kapitalisme.*

Sri Wahyuni, S.Pd 

Dadapan, Desa Pakistaji, Kec. kabat, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
HNW: Kamus Manipulatif Sejarah Indonesia Itu Memang Harus Ditarik dan Dikoreksi

HNW: Kamus Manipulatif Sejarah Indonesia Itu Memang Harus Ditarik dan Dikoreksi

Jum'at, 23 Apr 2021 15:07

Studi: Kurang Tidur di Usia Tua Bisa Sebabkan Demensia

Studi: Kurang Tidur di Usia Tua Bisa Sebabkan Demensia

Jum'at, 23 Apr 2021 15:01

Dosa

Dosa

Jum'at, 23 Apr 2021 07:06

Kamus Sejarah Indonesia Harus Sempurna, Agar Jadi Inspirasi Generasi Muda

Kamus Sejarah Indonesia Harus Sempurna, Agar Jadi Inspirasi Generasi Muda

Jum'at, 23 Apr 2021 06:22

IISD: Pengendalian Tembakau Tidak Musuhi Petani Tembakau

IISD: Pengendalian Tembakau Tidak Musuhi Petani Tembakau

Jum'at, 23 Apr 2021 05:57

Utusan AS: Dukungan Mematikan Iran Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Upaya Pedamaian Di Yaman

Utusan AS: Dukungan Mematikan Iran Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Upaya Pedamaian Di Yaman

Kamis, 22 Apr 2021 22:45

Ahli Tasawuf Terkemuka Aljazair Dihukum 3 Tahun Penjara Karena Penistaan Terhadap Islam

Ahli Tasawuf Terkemuka Aljazair Dihukum 3 Tahun Penjara Karena Penistaan Terhadap Islam

Kamis, 22 Apr 2021 22:35

Saudi Tahan Istri Dan Menantu Mantan Pemimpin Senior Hamas Yang Dipenjara Mohamed Al-Khodari

Saudi Tahan Istri Dan Menantu Mantan Pemimpin Senior Hamas Yang Dipenjara Mohamed Al-Khodari

Kamis, 22 Apr 2021 22:00

Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Kamis, 22 Apr 2021 20:13

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Kamis, 22 Apr 2021 19:58

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Kamis, 22 Apr 2021 16:18

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Kamis, 22 Apr 2021 16:15

KSI Rasa Komunis

KSI Rasa Komunis

Kamis, 22 Apr 2021 14:52

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Kamis, 22 Apr 2021 14:40

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Kamis, 22 Apr 2021 14:30

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Kamis, 22 Apr 2021 12:11

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Kamis, 22 Apr 2021 11:48

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Kamis, 22 Apr 2021 11:17

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Kamis, 22 Apr 2021 10:18

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Kamis, 22 Apr 2021 09:18


MUI

Must Read!
X