Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.792 views

Lockdown dan Syariat Islam

 

Oleh:

Keni Rahayu, S. Pd

Guru dan aktivis dakwah

 

COVID-19 sedang mengalami masa jaya. Seluruh dunia membicarakannya. Banyak yang berupaya sungguh-sungguh menjauhi, namun tak sedikit pula yang menganggapnya remeh.

Jika Malaysia dan Filipina telah mengkarantina sekitar setengah dari 107 juta penduduknya (Suara.com 18/3/2020), berbeda dengan Indonesia. Setelah turun instruksi social distance dari Presiden Indonesia, warga +62 dengan santuy menghabiskan waktu libur dengan berlibur ke pantai. Pantai Carita dan Anyer di Pandeglang, Banten dibanjiri wisatawan yang mayoritas dari Jakarta dan Tangerang (iNews.id, 15/3/2020).

Lockdown, salah satu upaya menghindari penyebaran virus Corona. Lockdown diindikasikan dengan isolasi secara sistematis. Diinstruksikan oleh pemerintah, namun pemerintah tetap memberikan fasilitas kepada seluruh rakyat baik dari segi kesehatan maupun asupan makanan.

Sejatinya, lockdown adalah ajaran Islam. Sebagaimana hadis berikut:

"Rasulullah pernah bersabda: Wabah thaun adalah kotoran yang dikirimkan oleh Allah terhadap sebagian kalangan bani Israil dan juga orang-orang sebelum kalian. Kalau kalian mendengar ada wabah thaun di suatu negeri, janganlah kalian memasuki negeri tersebut. Namun, bila wabah thaun itu menyebar di negeri kalian, janganlah kalian keluar dari negeri kalian menghindar dari penyakit itu." (HR Bukhari-Muslim)

Bagi orang awam, larangan keluar dari wilayah berwabah terkesan kejam. Bagaimana mungkin melarang orang keluar dari daerah yang terkena virus? Mengapa tidak dianjurkan menyelamatkan diri? Bukankah itu namanya bunuh diri?

Ternyata, ada kealpaan paham di sini. Hikmah yang besar terjadi ketika kita memahami dan mengamalkan hadis ini. Di antaranya, Rasul tahu ketika penghuni negeri berwabah keluar dari tempatnya dampaknya akan sangat besar dan merugikan. Siapa tau, orang yang hendak melarikan diri mengemban virus. Akibatnya warga di daerah lain bisa tertular. Hal ini lebih bahaya lagi. Kemudian yang tak kalah penting, realisasi lockdown bukan secara individu, melainkan butuh negara sebagai pelaksananya.

Banyak hal yang perlu digarisbawahi terkait perintah lockdown. Ketika ada perintah lockdown, pemerintah punya tanggung jawab besar untuk menjaga rakyatnya. Pertama, pemberian vaksin, atau obat-obatan dalam rangka menjaga daya tahan tubuh warga lain yang masih sehat (di wilayah wabah) secara terjangkau.

Kedua, negara punya kewajiban menjamin makanan warganya. Tanpa kondisi wabah, negara sudah berkewajiban menjamin kesehatan dan kebutuhan pangan warganya, apalagi dalam kondisi demikian. Negara memutar otak bagaimana caranya semua warga terjamin,  mendapat pangan secara merata.  Baik dari segi teknis, kuantitas,  maupun kualitas gizinya.

Ketiga, negara berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan wabah yang telah menjangkiti warganya. Obat dan perawatan diupayakan penuh untuk menyembuhkan warga negara. Jangan ada satu nyawa pun melayang.

Keempat, dalam menjaga ketertiban dalam negeri (setelah terkena wabah) perlu ada upaya sistematis dalam rangka membentuk pemahaman warga dalam negeri, baik yang sudah terkena wabah maupun masih  sehat. Negara wajib melakukan sosialisasi terkait wabah, pencegahan, dan pertolongan pertama jika terkena wabah. Semua warga harus mendapat sosialisasinya. Tujuannya adalah mencegah hoax agar warga tidak bias memahami dan menerima informasi.

Kelima, ada hukum yang tegas bagi pelanggar lockdown. Siapa saja yang keluar rumah tanpa tujuan penting dengan isyarat adanya izin dari negara, mereka akan dihukum sesuai aturan yang telah ditentukan. Hal ini sebagai bukti konsistensi penguasa melakukan locksdown.

Keenam, harus ada pencegahan masuknya warga di luar daerah terjangkit. Baik antardaerah, apalagi dari luar negeri. Percuma saja jika lockdown dilakukan tapi masih menerima wisatawan asing atas nama ekonomi.

Semua perlakuan ini butuh biaya besar. Perlu kesungguhan hati dan kesadaran penguasa memang. Tentu hal ini akan sukar dilakukan bagi negara sekuler, tatkala materi jadi standar untung rugi. Terlebih negara tersebut adalah negara dependen. Lockdown adalah keputusan yang amat sulit.

Sebagaimana kita lihat Indonesia hari ini. Presiden belum mengambil langkah lockdown menjadi sebuah solusi di Indonesia. Karena beliau menduga, ada kemungkinan chaos ketika seruan lockdown dikumandangkan. Padahal, chaos akan terjadi hanya jika negara abai dalam kewajibannya menjamin kebutuhan rakyat. Sebaliknya, chaos tidak mungkin terjadi apabila negara hadir memenuhi berbagai macam kewajiban terhadap rakyatnya. Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Kamis, 20 Jan 2022 18:25

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Kamis, 20 Jan 2022 18:11

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Kamis, 20 Jan 2022 18:06

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Kamis, 20 Jan 2022 16:58

Anis Ingatkan Pemerintah Tidak Bisa Gunakan Dana PEN untuk Pembiayaan IKN

Anis Ingatkan Pemerintah Tidak Bisa Gunakan Dana PEN untuk Pembiayaan IKN

Kamis, 20 Jan 2022 15:52

UU IKN Disahkan: Mungkin Sudah Terlambat Selamatkan Indonesia

UU IKN Disahkan: Mungkin Sudah Terlambat Selamatkan Indonesia

Kamis, 20 Jan 2022 15:11

Mengukuhkan Makna Tawakal bagi Para Pejuang Agama Allah

Mengukuhkan Makna Tawakal bagi Para Pejuang Agama Allah

Kamis, 20 Jan 2022 11:59

The Real Booster

The Real Booster

Kamis, 20 Jan 2022 11:11

Partai Gelora: Eksistensi dan Fungsi MPR Saat Ini Tidak Berjalan dengan Baik

Partai Gelora: Eksistensi dan Fungsi MPR Saat Ini Tidak Berjalan dengan Baik

Kamis, 20 Jan 2022 10:51

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Rabu, 19 Jan 2022 21:15

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

Rabu, 19 Jan 2022 18:30

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Selasa, 18 Jan 2022 21:20

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Selasa, 18 Jan 2022 20:44

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

Selasa, 18 Jan 2022 14:50

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Selasa, 18 Jan 2022 12:45

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Selasa, 18 Jan 2022 12:19

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Selasa, 18 Jan 2022 10:20


MUI

Must Read!
X