Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.904 views

Mampukah Jokowi Menjinakkan Banteng?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Jokowi akan jadi masa lalu. Setidaknya lima tahun lagi. Bahkan tak sampai lima tahun. Tahun 2022 atau 2023, Jokowi pun akan diabaikan para pengikutnya. Semua partai dan politisi akan fokus ke 2024. Pilpres dan pileg diadakan serentak. Pilkada juga digelar di tahun yang sama.

Lihat nasib SBY. Meski punya partai, banyak pihak yang cenderung tak menghitung lagi. Diantara faktornya karena kurang lihai menempatkan posisioning partainya dalam perkembangan politik. Oposisi ogah, mendekat ke istana ditolak. Putra Mahkota yaitu AHY pun mati langkah. Perolehan partai turun, bergainingnya pun jatuh. Padahal, dua periode SBY jadi presiden dan relatif tak punya musuh yang militan.

Bayangkan jika Jokowi tak lagi jadi presiden. Pensiun tanpa partai. Sementara ia harus menghadapi musuh politik yang sangat militan. Bergaining dengan parpol, tak lagi kuat. Tiga-empat tahun kedepan, parpol tak akan lagi butuh Jokowi. Parpol butuh calon pemimpin masa depan.

Pensiun muda, tentu bukan hal yang ideal jika tak punya eksistensi. Yang paling ideal tetap punya partai sebagai sarana untuk eksis. Dan partai paling ideal untuk Jokowi adalah PDIP. Gak mungkin Jokowi jadi Ketum PPP. Meski PPP sedang cari figur. Gak mungkin juga ketua umum PAN. Satu kamar sama Amien Rais. Juga gak mungkin Golkar, karena kedepan Golkar tak lagi butuh Jokowi. PKS? Apalagi. PSI? Sudah gagal.

PDIP paling cocok buat Jokowi. Tapi, loyalitas Jokowi ke Megawati dipertanyakan. Disini masalah muncul. Tapi, dalam politik, tak ada yang mustahil. Setiap saat segalanya bisa berubah. Bergantung negonya.

Yang pasti, Mega tak mungkin selamanya pimpin PDIP. Suatu saat akan berhenti. Itu hukum alam. Setelah itu, kepemimpinan PDIP mesti diserahkan kepada kader berikutnya. Siapa?

Selain Muhammad Prananda Prabowo dan Puan Maharani, pasti nama Jokowi yang akan muncul. Pramono Anung dan Cahyo Kumolo, meskipun kader organik, sepertinya gak masuk nominasi.

Puan tak sekuat dan sekharisma ibunya. Sang ibu adalah pejuang. Puluhan tahun bergerilya untuk kemudian berhasil mengambil alih PDI. Sebelum kemudian dirubah jadi PDIP. Dalam proses ini, banyak darah tertumpah.

Sementara Puan, tak perlu bergerilya dan berdarah-darah seperti ibunya. Terima mateng, itu bahasa simpelnya. Dibanding Puan, Jokowi lebih berkeringat. Dari Solo ke Balaikota DKI, dan dari Balaikota DKI ke istana. Tentu bukan perjuangan yang mudah. Dalam konteks ini, Jokowi lebih teruji.

Jadi, jika pertimbangannya adalah masa depan PDIP pasca Mega, Jokowi lebih potensial untuk membesarkan PDIP dibanding Puan. Konstutuen Jokowi jauh lebih besar dan solid. Ada Jokowers, tapi gak ada Puaners.

Jika Jokowi ingin jadi ketum PDIP, maka perjuangannya sangat berliku. Sebab, ia harus mampu lebih dulu merubah maindset para kader PDIP tentang "suksesi aklamatif" yang selama ini selalu memilih ketua umum dari trah Soekarno. Mampukan Jokowi menjinakkan banteng? [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 16/1/2020

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X