Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.816 views

Peluang Jokowi Jadi Ketum PDIP

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Ini bukan soal minat atau tidak minat. Siapa sih yang tak ingin jadi ketua umum PDIP? Dua kali berturut-turut jadi pemenang pemilu. Punya 128  kursi di DPR. Dan menjadi partai yang sukses mengusung presiden dua periode.

Diantara kader yang tersedia, Jokowi adalah yang terpopuler, paling berpengaruh, mungkin juga paling kuat logistiknya. Dua periode jadi presiden tak diragukan aksesnya, termasuk akses dukungan dan logistik.

Masalahnya, PDIP punya estafet kepemimpinan yang otoritasnya digenggam oleh trah Soekarno. Meski tak tak tertuang dalam AD/ART. Bung Karno, panggilan akrab presiden pertama ini, telah menjadi icon kuat partai banteng ini. Tanpa Icon Bung Karno, solidaritas kader PDIP tak mudah untuk disatukan.

Pasca Megawati, ada dua trah Soekarno dari garis keturunan Megawati yang sudah berkiprah di dunia politik, yaitu Muhammad Prananda Prabowo dan Puan Maharani. Satu ibu, beda ayah. Puan lebih populer dan kenyang pengalaman politiknya. Pernah jadi menteri dan sekarang menjadi Ketua DPR. Track recordnya cukup untuk menggantikan posisi Megawati sebagai ketua umum.

Dalam situasi normal, hampir tak mungkin ada celah bagi Jokowi untuk merebut posisi ketua umum PDIP. Megawati terlalu kuat untuk dilawan oleh siapapun. Dan Mega pasti akan mengamankan proses suksesi di tubuh partai. Puan kandidat paling potensial. Jokowi? Berat!

Apalagi hubungan Megawati dan Jokowi kurang harmonis. Keadaan ini bisa dilihat dari struktur kabinet yang disusun Jokowi. PDIP selalu dapat jatah di bawah ekspektasi. Selain itu, keduanya juga seringkali berbeda calon saat pilkada. Ada juga yang menduga, dalam sejumlah kasus, keduanya saling sandera.

Anak Jokowi yang saat ini mau calon walikota Solo saja, belum dapat dukungan dari PDIP. Malah hubungannya cenderung memanas. Terutama antara Gibran, anak Jokowi dengan pimpinan PDIP di Solo.

Berbeda jika situasi di dalam PDIP tidak normal. Megawati mangkat, ini misalnya. Namanya juga misalnya. Umur tak ada yang tahu. Dan saat itu posisi Jokowi masih jadi presiden. Dengan kekuasaan dan pengaruhnya, Jokowi akan punya peluang besar. Jokowi bisa dengan relatif mudah untuk ambil posisi ketua umum PDIP.

Atau seandainya PDIP dalam kondisi berantakan. Kasus e-KTP dan OTT suap komisioner KPU ternyata liar dan tak terkendali. Dalam perkembangannya menyasar sejumlah elit PDIP. Lalu terjadi konflik internal dan PDIP rontok. Ini juga misalnya. Jika situasinya begitu, Jokowi juga akan punya peluang besar. Jokowi berkesempatan untuk didorong sebagai juru selamat partai. Seperti kasus Jusuf Kalla saat ambil alih Golkar dari Akbar Tanjung.

Situasi tak normal memang tak bisa jadi pegangan. Jika toh ada kemungkinan, tetap saja unpredictable. Maka, yang paling memungkinkan bagi Jokowi agar nantinya tetap bisa eksis di panggung politik pasca presiden adalah membuat partai baru. Mengingat usia Jokowi juga masih relatif muda.

Partai bagi Jokowi bisa menjadi sarana untuk proses regenerasi dan menyiapkan pewarisnya. Apalagi anak dan menantu Jokowi sudah memilih untuk terjun di dunia politik. Artinya, Jokowi sadar bahwa ia dan ahli warisnya butuh partai politik.

Bagaimana dengan PSI? Rumor yang beredar, oleh para pemilik modal, PSI semula disiapkan buat Jokowi. Sayangnya, PSI tak berhasil lolos parliamentary threshold (4%). Ini diantaranya karena Jokowi tak leluasa endorse PSI. Posisinya masih berada di PDIP. Maka satu-satunya hal yang menguntungkan bagi Jokowi adalah jika situasi tidak normal terjadi di PDIP. Saat itulah Jokowi berpeluang untuk akuisisi PDIP.

Meski Puan Maharani telah disiapin sebagai putri mahkota, tetap saja tak akan sanggup melawan kekuasaan Jokowi plus para Jenderal merah. Lalu, mungkinkah Jokowi akan bermanuver untuk membuat kondisi PDIP tidak normal? [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 15/1/2020

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X