Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.123 views

Pilkada Boleh Ngumpul, Mudik Dilarang

 

Oleh:

M. Rizal Fadillah || Pemerhati Politik dan Kebangsaan

 

PEMERINTAH secara resmi melarang warga untuk melaksanakan mudik lebaran. Alasan pemerintah karena penularan Covid 19 yang masih tinggi. Bahkan untuk mencegah masyarakat melakukan mudik lebaran tahun ini, akan dikakukan pengawasan yang ketat. Aparat akan dikerahkan untuk mencegah dan menghalau masyarakat pulang kampung.

Kebijakan pemerintah ini bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Sebab ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR beberapa waktu lalu, Menhub Budi Karya telah menyatakan bahwa mudik tahun ini tidak akan dilarang. Sudah menjadi kebiasaan pemerintah Presiden Jokowi kalau “pagi tempe, sore dele”.

Mudik tidak harus dilarang. Kalau sampai dilarang, masalahnya dianggap sangat diskriminatif. Wisata dan kerumunan lain tampak dimana-mana. Toh, itu boleh-boleh saja. Apalagi mudik lebaran itu budaya yang telah melembaga pada masyarakat Indonesia. Ada nilai silaturahmi dan spiritualitas. Bahwa ada aturan prokes yang mesti dijaga tetap dijalankan sebagaimana mestinya.

Orientasi negara ini selalu saja pada aspek ekonomi. Padahal pandemi pun dapat diterobos dengan alasan menggerakkan roda ekonomi. Sementara pada aspek keagamaan tidak menjadi prioritas. Bahkan nyata-nyata dipinggirkan. Budaya keagamaan ikut terdampak oleh kebijakan materialistis dan pragmatis seperti ini. Padahal nilai ekonomis mudik sebenarnya cukup besar.

Dahulu pernah ada seorang Menteri yang mengancam pidana bagi yang mudik. Alasannya menentang kebijakan Pemerintah atas pelaksanaan UU Kekarantinaan Kesehatan. Penafsiran ini sempit, picik, kerdil dan tendensius. Kepentingan non agama yang berkonsekuensi kerumunan dibolehkan. Mau minta bukti? Lihat itu kampanye saat Pilkada 2020 yang lalu.

Pelanggaran terberat yang dilakukan Pemerintah Presiden Jokowi saat ini dalam konteks pandemi Covid 19 adalah tidak dijalankannya prinsip “equality before the law”. Pemerintah melakukan diskriminasi dalam penegakan hukum. Atau mungkin juga karena pemerintah tidak terlalu memahami apa itu “equality before the law”?

Mudik dilarang sementara pasar dan wisata boleh-boleh saja. Malah semakin marak dan ramai. Mall-mall penuh sesak dengan manusia. Cari parkir saja susah. Bisa putar-putar setengah jam beru dapat parkir. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang  baru Sandiaga Uno diamanati untuk menggalakkan pariwisata. Kebijakan yang sesungguhnya tidak sehat.

Di sisi lain Sekretaris Jendral Organda mempertanyakan larangan mudik tahun ini, sebab sebagaimana tahun lalu, prakteknya mudik tidak mudah untuk dicegah. Menurutnya yang justru menjadi sasaran adalah bus dan kendaraan umum saja. Kendaraan kecil tetap dapat mudik yang dengan berbagai cara meloloskan diri dari cegatan. Artinya lagi-lagi masalahnya ada pada inkonsistensi dan keadilan.

Selama kebijakan Pemerintah masih ambigu, tebang pilih, dan hanya berorientasi pada kepentingan ekonomi dan politik, maka daya dukung publik terhadap kebijakan apapun akan rendah. Artinya selalu saja menjadi kontra produktif. Kredibilitas terus merosot dan aurat kekuasaan semakin terbuka terang benderang. Auratnya memalukan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Jum'at, 16 Apr 2021 23:56

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Jum'at, 16 Apr 2021 23:10

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Jum'at, 16 Apr 2021 22:05

Pakistan Blokir Media Sosial Di Tengah Kekhawatiran Protes Nasional

Pakistan Blokir Media Sosial Di Tengah Kekhawatiran Protes Nasional

Jum'at, 16 Apr 2021 21:45

Israel Batasi Muslim Palestina Yang Akan Lakukan Shalat Jum'at Di Masjid Al-Aqsa

Israel Batasi Muslim Palestina Yang Akan Lakukan Shalat Jum'at Di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 16 Apr 2021 21:30

Erdogan: Yunani Tidak Berhak Menunjuk Mufti Umat Muslim

Erdogan: Yunani Tidak Berhak Menunjuk Mufti Umat Muslim

Jum'at, 16 Apr 2021 21:04

Larangan Mudik, Kebijakan Basa Basi Menurunkan Covid-19

Larangan Mudik, Kebijakan Basa Basi Menurunkan Covid-19

Jum'at, 16 Apr 2021 19:35

Ramadhan Menjelang, Harga Pangan Menjulang

Ramadhan Menjelang, Harga Pangan Menjulang

Jum'at, 16 Apr 2021 19:21

Syiah Biang-Kerok Gerakan Makar dan Terorisme

Syiah Biang-Kerok Gerakan Makar dan Terorisme

Jum'at, 16 Apr 2021 13:44

Siswa Muhammadiyah Ini Ciptakan Sajadah Anti Corona

Siswa Muhammadiyah Ini Ciptakan Sajadah Anti Corona

Jum'at, 16 Apr 2021 11:30

Benih Terorisme Itu Syiah

Benih Terorisme Itu Syiah

Jum'at, 16 Apr 2021 11:12

Akankah Jokowi Pimpin PDIP Setelah Megawati?

Akankah Jokowi Pimpin PDIP Setelah Megawati?

Jum'at, 16 Apr 2021 10:44

Dari Balik Penjara, Habib Rizieq Raih Gelar Doktor

Dari Balik Penjara, Habib Rizieq Raih Gelar Doktor

Jum'at, 16 Apr 2021 10:07

Takut kepada Allah

Takut kepada Allah

Jum'at, 16 Apr 2021 09:38

Pesantren Virtual 2021 Ajak Masyarakat ‘Nyantri’ Secara Daring

Pesantren Virtual 2021 Ajak Masyarakat ‘Nyantri’ Secara Daring

Jum'at, 16 Apr 2021 08:59

Penyembah Galon

Penyembah Galon

Kamis, 15 Apr 2021 23:42

AS Beri Sanksi Baru Terhadap Rusia Karena Dugaan Campur Tangan Dan Peretasan Pilpres

AS Beri Sanksi Baru Terhadap Rusia Karena Dugaan Campur Tangan Dan Peretasan Pilpres

Kamis, 15 Apr 2021 22:30

Ikuti Amerika Serikat, Australia Akan Tarik Seluruh Pasukan Dari Afghanistan Pada September

Ikuti Amerika Serikat, Australia Akan Tarik Seluruh Pasukan Dari Afghanistan Pada September

Kamis, 15 Apr 2021 22:00

Yordania Kecam Sabotase Israel Atas Pengeras Suara Untuk Adzan Di Masjid Al-Aqsa

Yordania Kecam Sabotase Israel Atas Pengeras Suara Untuk Adzan Di Masjid Al-Aqsa

Kamis, 15 Apr 2021 21:35

Spanyol Izinkan Agen Mossad Israel Interogasi Jurnalis Palestina Di Madrid

Spanyol Izinkan Agen Mossad Israel Interogasi Jurnalis Palestina Di Madrid

Kamis, 15 Apr 2021 21:20


MUI

Must Read!
X