Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.111 views

Memaknai Pancasila dan Nasehat Buya Hamka

 

Oleh:

Ali Mustofa
Penulis Buku

 

PERNYATAAN Kepala BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), Prof. Yudian Wahyudi, yang menyatakan bahwa musuh terbesar Pancasila adalah agama, benar-benar telah membuat geger publik Tanah Air.

Sontan saja pernyataan ini membuat geram masyarakat, terutama umat Islam yang notabene bagian yang dimaksud kaum beragama mayoritas di negri ini. Bahkan MUI merespon cepat agar Yudian segera di pecat dari jabatannya sebagai Kepala BPIP.

Desakan pemecatan itu tentu tak mengherankan sebab apa yang disampaikan oleh yang bersangkutan adalah ungkapan fatal dan sangat keliru. Padahal jelas, pada Sila pertama Pancasila adalah sungguh sangat agamis yang  menyebutkan "Ketuhanan Yang Maha Esa". Kecuali kalau kalimatnya sudah diganti "Tidak Berketuhanan Yang Maha Esa" maka statement Kepala BPIP benar.

Oleh karenanya, yang benar itu justru sebaliknya, musuh Pancasila itu adalah yang tanpa Agama atau tidak Beragama. Seperti paham komunis, itu bisa dikatakan musuh pancasila.

 

Pancasila yang Luwes

Sebagai sebuah falsafah, Pancasila memang luwes untuk dimasuki oleh ideologi manapun. Karena memang rumusannya yang sederhana. Dalam sejarahnya, sebelum menjadi Pancasila, dahulu dirumuskan diantaranya Tri Sila dan Eka Sila.

Syahdan, pada implementasinya Pancasila banyak dipengaruhi oleh ideologi yang ada di dunia seperti sosialisme dan juga kapitalisme. Sementara hasilnya belum bisa  mengantarkan negeri ini untuk peroleh kemerdekaan yang sejati. Penjajahan fisik bisa di usir pergi, tapi penjajahan non fisik tetap bercokol di negri ini.

Tapi sayang, pengalaman ini belum dijadikan pelajaran. Bahwa negri ini butuh sebuah solusi konkrit untuk membebaskan diri dari  penjajahan. Tiada lain adalah dengan penerapan sistem Islam. Selain karena tuntutan Tauhid, sistem Islam juga untuk menuju negri yang di rahmati Allah, maju dan sejahtera, baik bagi muslim maupun non muslim.

 

Ideologi Islam sebagai Implementasi Pancasila

Sejatinya Sila Ketuhanan Yang Maha Esa yang juga menyiratkan makna mentauhidkan Allah ini belum terwujud kecuali dengan penerapan sistem Islam secara keseluruhan. Sebab implementasi tauhid diantaranya juga berarti menjadikan aturan-Nya sebagai pedoman dalam pribadi,  keluarga, maupun negara.

 

Sikap Seorang Muslim

Prof. Buya Hamka dalam bukunya berjudul "Urat Tunggang Pantjasila" menulis sebuah nasehat berharga bagaimana sebaiknya sikap seorang muslim dalam memaknai Pancasila. Berikut nasehatnya:

'Marilah kita kaum muslim berdjuang dalam urat tunggang pantja sila. Sila Ke tuhanan jang Maha Esa sadja, ja'ni dengan artinja jang penuh. Karena bilamana berdjuang dengan Sila Ke tuhanan Jang Maha Esa sadja, didjamin, akan terpeliheralah Sila Jang empat lagi.

Dan mana tahu entah suatu waktu dikurangi satu, misalnja kebangsaan atau dihilangkan sama sekali, namun Ke tuhanan Jang Maha Esa akan tetap dalam sadjanja, jang meliputi segala matjam Sila.

Atau mana tahu, karena mendalamnja Ke-tuhanan Jang Maha Esa itu, karena dia sadja Urat tunggang dari segenap Sila, entah tumbuh pula Sila-sila jang lain lagi. Pantja Sila, Sapta Sila, Seribu Sila. Karena buatan manusia tidaklah tetap, dan buatan Tuhan djugalah jang tetap.

Dan mana tabu, entah datang lagi beberapa pertjobaan kedalam Negara kita ini, karena angin2nja telah tampak. Ada Sila jang gugur, ada Sila jang tergontjang, ada urat jang tertjabut. Pada waktu itu hanja satu sila sadja jang akan tetap, tidak akan dapat ditjabut.

Ketuhanan Jang Maha Esa. Manusia datang, dan manusia pergi. Keadaan bertukar, dan keadaan berganti. Tjobaan datang, dan angin ribut pantjaroba. Sesudah angin ribut, sesudah selebat-lebat hudjan turun, matahari akan tjerah kembali, serta kembali kepada kemurniannja, dan satu tetaplah tinggal jaitu KETUHANAN JANG MAHA ESA". (Hamka, Urat Tunggang Pantjasila, Pustaka Keluarga Djakarta, 1951).

Wallahu A'lam.*

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Ahok Rebranding

Ahok Rebranding

Selasa, 18 Feb 2020 01:57

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Selasa, 18 Feb 2020 00:56

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Senin, 17 Feb 2020 23:49

Hape-krasi

Hape-krasi

Senin, 17 Feb 2020 22:27

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

Senin, 17 Feb 2020 22:23

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Senin, 17 Feb 2020 22:08

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

Senin, 17 Feb 2020 22:03

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Senin, 17 Feb 2020 21:15

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Senin, 17 Feb 2020 21:01

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Senin, 17 Feb 2020 20:58

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X