Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.101 views

Bebaskan Syaikhul Aqsha Raed Salah!

 

Oleh:

Rana Setiawan Al-Mujahid

WartawanKantor Berita MINA (Mi’raj News Agency), Aktivis Al-Aqsa Working Group (AWG) International Secretariate

 

PENGADILAN Otoritas Pendudukan Israel pada hari Senin (10/2) menjatuhkan hukuman kepada Kepala Gerakan Islam, Syaikh Raed Salah, berupa hukuman penjara selama 28 bulan. Ia dipersalahkan menurut entitas Zionis itu "menghasut teror" dalam serangkaian pidato atau khutbah yang disampaikannya.

Syaikh Salah telah mengutuk tuduhan terhadapnya sebagai kesalahan, bahwa semua proses dalam kasus ini "jauh dari kebenaran."

Tim pembela Syaikh Salah mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa "sejak 2017, pembatasan telah diberlakukan pada Syaikhul Aqsha itu dengan mencegahnya berkomunikasi dengan publik dan media karena otoritas pendudukan sepenuhnya menyadari bahwa setiap kata yang keluar darinya memiliki implikasi dan dampak yang signifikan."

Ini bukan kali pertama Shaikh Raed ditahan dan didakwa atas berbagai tuduhan palsu Israel.

Kasus terhadap Syaikh Shalah dimulai sejak ia menyampaikan khutbah di Al-Quds yang diduduki pada 2007. Ia mengecam “kebijakan rasis Israel di Al-Quds,” dan menuntut Israel agar warga Muslim dapat beribadah secara bebas di kompleks Masjid Al-Aqsha.

Syaikul Aqsha

Syaikh Salah adalah seorang ulama pejuang Palestina.

Raed Salah yang dikenal dengan “Syaikhul Al-Aqsha” dilahirkan di desa Al-Lajun dekat kota Ummu Fahm, Palestina (yang kini dikuasai Israel) sebelah Utara pada 1958. Sebuah desa yang diwarisi dari generasi ke generasi namun mereka diusir Israel pada 1948 pasca perang berdarah dengan zionis Israel.

Zionis Israel membumihanguskan semua rumah di sana dan menguasai tanahnya sehingga warganya pergi meninggalkannya dan mengungsi ke Umm Al-Fahm dengan harapan akan dapat kembali ke desa mereka suatu hari.

Lama Syaikh Salah tinggal di kota Umm Al-Fahm. Ia berkepribadian tenang, dicintai teman-temannya karena santun dan berbudi luhur. Ia adalah ayah delapan anak.

Ia memiliki akar keluarga besar di Palestina yang dikenal dengan “Abu Syaqrah” salah satu keluarga yang bertahan di desanya dan mafia zionis Israel tidak berhasil mengusir mereka.

Syaikh Salah menempuh pendidikan di Umm Al-Fahm dan kuliah di Fakultas Syariah Islam Universitas Hebron, selatan Tepi Barat Palestina. Sejak awal aktifitasnya sudah diawali dengan aksi pembelaan terhadap hak-hak Palestina dan tempat suci di sana.

Setelah menjabat sebagai Walikota Umm Al-Fahm antara tahun 1989 dan 2001, dengan sukarela Syaikh Raed mengundurkan diri dan mengabdikan waktunya untuk membela Tempat Suci Al-Aqsa.

Ia aktif di medan dakwah di wilayah “zona hijau” sejak mengenyam pendidikan sekolah menengah. Ia termasuk pendiri gerakan Islam di wilayah pendudukan Israel di awal tahun 70-an dan menjadi salah satu tokoh besarnya.

Tekad perjuangan yang pernah keluar dari lisannya, “Aku berjanji setia dalam diriku setelah aku berjanji setia kepada Allah untuk menyedekahkan umurku, waktuku, dan semua yang saya miliki untuk Al-Quds Asy-Syarif dan Masjid Al-Aqsha.”

Freedom Flotilla

Syaikh Raed Salah ikut dalam armada bantuan Freedom Flotilla menembus blokade Gaza. Armada ini dibajak kapal perang Israel di perairan internasional.

Ucapan terkenalnya di Freedom Flotilla saat itu, “Majulah wahai warga kami dengan bergelombang dengan air mata kalian, berfikirlah kepada tempat suci Al-Quds kita, sejarah, hari-hari dan kejayaanya. Majulah dengan gelombang air mata kalian ke masjid Al-Aqsha yang kini sendirian. Ucapkan berkali-kali dengan keras tanpa rasa takut”.

“Selama Al-Quds dalam bahaya, kita tidak akan tidur, selama Al-Aqsha dalam bahaya kita tidak akan tidur. Bagaimana orang bisa tidur sementara dia memiliki waktu pasti untuk merayakan hari raya dengan Allah, janji yang pasti?”

Sejak 2015, Israel telah melarang Salah untuk bepergian ke luar negeri dengan alasan yang seolah-olah terkait dengan "keamanan nasional".

Pada musim panas 2017, Syaikh Salah juga menyerukan untuk membela Masjid Al-Aqsa dari otoritas Israel yang memasang kamera dan gerbang elektronik di depan masjid.

Dia ditangkap di rumahnya di Kota Umm al-Fahm di Israel pada Agustus 2017, sebelum dihukum dengan tuduhan menghasut kekerasan.

Pada Februari 2018, Pengadilan Pusat Israel menghukum tokoh perlawanan Palestina itu dengan kurungan isolasi selama enam bulan.

Tepat setahun setelahnya, Mahkamah Agung Israel memvonis Sheikh Salah dengan tambahan hukuman tiga bulan tahanan rumah.

Pendiri Gerakan Islam di Wilayah Jajahan Israel

Syaikh Salah mengubah Umm Al-Fahm dari sebuah kelompok besar komunis ke kubu Cabang Gerakan Islam Utara.

Gerakan Islam di wilayah pendudukan Israel, yang didirikan Syaikh Salah pada 1971, diperkirakan memiliki 20.000 anggota dan telah dilarang oleh otoritas Israel sejak 2015.

Gerakan ini memiliki dukungan luas di antara warga Palestina Israel dan juga mendapatkan popularitas dengan menjalankan jaringan amal, taman kanak-kanak, klinik kesehatan dan layanan sosial.

Anggota minoritas Palestina Israel, mewakili sekitar 20 persen dari populasi penduduk di Tel Aviv dan sekitarnya, memiliki kewarganegaraan tetapi menghadapi diskriminasi luas dalam hal perumahan, layanan sosial dan peluang kerja.

Bela Al-Aqsha

Pada 1996, dia mulai mengorganisir sebuah demonstrasi tahunan di bawah slogan "Masjid Al-Aqsha dalam Bahaya", di mana dia menyoroti bahaya akibat Yahudisasi di Kota Tua Al-Quds. Ia juga mengungkapkan adanya akibat penggalian "arkeologi" yang dilakukan Israel di bawah Masjid Al-Aqsha. Demonstrasi tersebut terus diadakan setiap tahun hingga 2015, saat Gerakan Islam dilarang oleh otoritas Israel.

Menurut Ketua Komite Al-Quds Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional, Syaikh Ahmed Al-Omari, otoritas pendudukan Israel menahan Syaikh Salah karena perannya dalam mengungkap terowongan Israel di bawah Masjid Al-Aqsa, yang telah merusak fondasi struktur.

"Dia adalah orang pertama yang mengangkat isu tersebut dan menyoroti fakta bahwa Al-Aqsha dalam bahaya," jelas Al-Omari.

Memastikan bahwa Syaikh Salah terisolasi dari dunia luar akan membantu otoritas pendudukan Israel untuk melanjutkan proyek Yahudisasi ilegal mereka. Dengan demikian mereka akan bisa mempartisi Masjid Al-Aqsha seperti yang telah mereka lakukan dengan Masjid Ibrahimi di Hebron.

Kini, saatnya umat Muslim Indonesia dan dunia harus bersikap. Al-Aqsha adalah lambang kewibawaan Islam. Kita harus membela para ulama dan pejuang yang terus gigih mempertahankan Masjid Al-Aqsha. Bebaskan Syaikhul Aqsha Raed Salah!**

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Protes Pecah di Kota-kota Seluruh AS Menyusul Kematian Warga Kulit Hitam Oleh Opsir Kulit Putih

Protes Pecah di Kota-kota Seluruh AS Menyusul Kematian Warga Kulit Hitam Oleh Opsir Kulit Putih

Sabtu, 30 May 2020 19:05

Mengapa Muslimah Harus Berkarir?

Mengapa Muslimah Harus Berkarir?

Sabtu, 30 May 2020 19:00

Bupati Tangerang Gelar Simulasi Pembukaan Masjid Standar Protokol Kesehatan Covid-19

Bupati Tangerang Gelar Simulasi Pembukaan Masjid Standar Protokol Kesehatan Covid-19

Sabtu, 30 May 2020 18:46

Update 30 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 30 Mei 2020 Infografis Covid-19

Sabtu, 30 May 2020 17:42

New Normal, Wujud Kebijakan Coba-Coba

New Normal, Wujud Kebijakan Coba-Coba

Sabtu, 30 May 2020 12:13

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

Sabtu, 30 May 2020 09:02

Viral Soal Isu PKI Jelang 1 Juni

Viral Soal Isu PKI Jelang 1 Juni

Sabtu, 30 May 2020 01:59

Legislator Nilai Pelantikan PAW Dirut TVRI Langgar UU MD 3

Legislator Nilai Pelantikan PAW Dirut TVRI Langgar UU MD 3

Jum'at, 29 May 2020 23:42

PKS: Pansus BBM Perlu Segera Dibentuk

PKS: Pansus BBM Perlu Segera Dibentuk

Jum'at, 29 May 2020 22:58

Selain Rebahan, Inilah 3 Hal Positif untuk Mengisi Syawal

Selain Rebahan, Inilah 3 Hal Positif untuk Mengisi Syawal

Jum'at, 29 May 2020 22:00

Corona, antara Khayalan dan Kenyataan

Corona, antara Khayalan dan Kenyataan

Jum'at, 29 May 2020 21:45

Pasien Positif Corona di Jatim Jadi 4.409, Tambahan Terbanyak dari Surabaya

Pasien Positif Corona di Jatim Jadi 4.409, Tambahan Terbanyak dari Surabaya

Jum'at, 29 May 2020 21:36

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Jelaskan Secara Objektif dan Transparan Kebijakan New Normal

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Jelaskan Secara Objektif dan Transparan Kebijakan New Normal

Jum'at, 29 May 2020 21:24

Inilah 4 Tips Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

Inilah 4 Tips Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

Jum'at, 29 May 2020 21:20

Soal Pembukaan Sekolah, Fahira Idris: Selama Belum Aman Jangan Coba-coba

Soal Pembukaan Sekolah, Fahira Idris: Selama Belum Aman Jangan Coba-coba

Jum'at, 29 May 2020 21:03

Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Jum'at, 29 May 2020 20:21

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Jum'at, 29 May 2020 18:30

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Jum'at, 29 May 2020 16:23

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Jum'at, 29 May 2020 16:10

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

Jum'at, 29 May 2020 15:06


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 29/05/2020 08:50

Siti Fadilah Supari