Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.884 views

Uyghur Vs Hantu Corona China

 
Oleh:
Ana Nazahah, Revowriter Aceh
 
 
MENCEKAM, China tengah dihantui virus mematikan. Tidak tanggung- tanggung, diperkirakan virus ini akan menjadi ancama global. Meski Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih menunda mengumumkan keadaan darurat global karantina raksasa.
 
Bisakah Anda bayangkan? Di jalan- jalan, trotoar, bus, sekolah dan wahana rekreasi tiba- tiba ada orang yang roboh. Begitu saja dan meregang nyawa?. 
 
Pria, wanita, anak- anak dan lansia menjerit. Ketakutan. Khawatir. Mereka diisolasi. Dijaga ketat. Layaknya di film- film zombi yang kita lihat di Tivi. Diawasi oleh orang- orang berkostum lengkap, baik tim militer maupun medis. Siapapun dicegah keluar dari area karantina. 
 
Hingga jumat, 24 Januari 2020. Tiongkok telah mengisolasi sebanyak 13 kota dan 41 juta penduduk. 41 jiwa itu kini tengah gelisah, tak hendak pasrah. Kalut. Ketakutan yang sangat. Ajal mereka ada di depan mata. Sementara mereka terkurung di sana.
 
Berbagai perayaan Tahun Baru Imlek 25 Januari 2020 ini, telah dibatalkan. Beijing menjadi kota terlarang. Disneyland Shanghai, dan bagian dari Tembok Besar diumumkan serentak ditutup. Virus Corona tengah menghantui kota. Jumat 24 Januari 2020 (pikiranrakyat.com)
 
Prihatin. Dunia kini sedang berduka. Naluri kemanusian terkesiap. Sementara pemerintah masing- masing negara di dunia menghimbau tidak boleh mendekat. Ini situasi yang gawat. Bagaimana jika virus ini terbang dan menyebar ke negara lainnya? Dunia pun ikut mencekam. 
 
Tiba- tiba saja kita ingat perlakukan China pada Uyghur. Mereka juga tengah dan masih di Karantina. Lebih dari satu juta manusia tak berdosa disiksa secara keji di kamp Konsentrasi Xian Jiang. Situasi tak kalah mencekam. 
 
USA menyatakan berbagai catatan kelam HAM di abad ini. Sebuah dokumen yang berisi kebijakan China atas Uighur telah bocor ke ruang publik. The New YorkTimes melangsir isi dokumen tersebut. Tentang berbagai siksaan terkeji. Sungguh perlakuan biadab. Melukai seluruh Muslim dunia. Meski mereka tak terjangkiti virus berbahaya. Apalagi mematikan Corona. Hanya karena mereka Muslim, mereka dianiaya.
 
Dulu sekali, pernah ada suatu kaum yang juga zalim. Berlaku bengis pada nabi dan pengikutnya. Mereka memiliki teknologi untuk membangun gedung-gedung bertingkat. Maju sekali di masanya. Sama seperti China. Namun kehandalan dan kehebatan mereka menjadikan mereka sombong dan membuat mereka berlaku semena- mena. Kaum itu bernama kaum 'Ad. Dan Nabi yang diutus adalah Nabi Hud as.
 
Akibat kedustaan-kedustaan yang dilakukan bangsa ‘Ad, Allah SWT menurunkan azabnya sangat pedih. Alquran mengabadikan kisah mereka.
 
“Adapun kaum ‘Ad, maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus-menerus; maka kamu lihat kaum ‘Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk). Maka kamu tidak melihat seorang pun yang tinggal di antara mereka.” (al- Haaqqah : 6-8).
 
Kaum Muslim percaya, tidaklah musibah atau azab yang terjadi jika bukan atas kehendakNya. Termasuk musibah virus Corona yang tengah menimpa China. 
 
Lalu apakah Muslim hilang simpati pada China? Kutukan itu berubah menjadi rasa syukur karena China kini mendapat balasannya? Lalu dunia Islam beramai- ramai tertawa bahagia? Ternyata tidak. Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi kemanusian. Setiap Muslim sadar ini adalah azab yang datang dari Allah akibat kezaliman manusia. Agar setiap manusia mengambil pelajaran.
 
Penyiksaan terhadap bangsa Uyghur Allah menyaksikannya. Setiap penderitaan mereka akan Allah balas meski hanya satu goresan. Hanya saja, kadang Allah segerakan datangnya azab itu sebagiannya di dunia. Ada juga ditangguhkan secara penuh hingga hari kiamat tiba. 
 
Corona yang menimpa China adalah sebagian kecil tanda kekuasaan Allah. Kuasa yang bahkan tak bisa dibaca oleh akal terbatas manusia. 
 
Tak ada yang mampu menghalangi kehendak Allah, jika Allah sudah berkehendak. Bahkan jika seluruh manusia mengerahkan seluruh kekuatan, daya upaya, teknologi yang super canggih dan segala peralatan muthakir untuk menghadang. Takkan bisa! 
 
Pun kelak jika tiba waktunya Allah memenangkan agamaNya. Bagi Allah cukup "Kun!" Maka, jadilah!
 
إِنَّمَا قَوْلُنَا لِشَيْءٍ إِذَا أَرَدْنَاهُ أَنْ نَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ 
 
"Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia." (an- Nahl : 40).*

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Jum'at, 28 Feb 2020 18:40

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Jum'at, 28 Feb 2020 17:55

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 16:41

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Jum'at, 28 Feb 2020 16:20

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Jum'at, 28 Feb 2020 15:06

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Jum'at, 28 Feb 2020 14:54

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Jum'at, 28 Feb 2020 10:27

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 09:26

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Jum'at, 28 Feb 2020 07:25

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

Jum'at, 28 Feb 2020 05:42

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Jum'at, 28 Feb 2020 05:09

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kamis, 27 Feb 2020 22:19

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Kamis, 27 Feb 2020 21:40

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Kamis, 27 Feb 2020 21:38

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Kamis, 27 Feb 2020 21:25

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Kamis, 27 Feb 2020 21:19

Erdogan Sebut 3 Tentara Turki Kembali Tewas Akibat Serangan Rezim Assad di Idlib

Erdogan Sebut 3 Tentara Turki Kembali Tewas Akibat Serangan Rezim Assad di Idlib

Kamis, 27 Feb 2020 21:15

Hendak Buat Pansus Banjir, DPRD Ditantang Bongkar Masifnya Pelanggaran Tata Ruang di Jakarta

Hendak Buat Pansus Banjir, DPRD Ditantang Bongkar Masifnya Pelanggaran Tata Ruang di Jakarta

Kamis, 27 Feb 2020 21:09


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 27/02/2020 18:12

Wapres: Tanggung Jawab MUI Satukan Umat