Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.684 views

PDIP Bisa Tergiring Menjadi Pabrik Korupsi

 

Oleh:

Asyari Usman, wartawan senior

 

DULU, Golkar berkuasa begitu kuat dan lama. Partai ini kemudian menjadi mesin korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Ini bisa terjadi karena Golkar ada di semua lini kekuasaan. Merekalah yang mengatur semuanya. Selanjutnya, banyak orang Golkar yang menyalahgunakan kekuasaan untuk keuntungan pribadi.

Golkar kemudian ambruk. Dilaknat oleh rakyat sebagai partai korup. Dihujat sebagai partai yang dihuni oleh para politisi busuk, rakus, dan licik. Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) nyaris membubarkan Golkar. Tapi, itu tak terjadi. Kemudian, Golkar ‘come back’ dan menjadi pemain besar lagi.

Sekarang, ada indikasi PDIP akan menempuh rute yang sama seperti yang dijalani Golkar. Partai Banteng kini dililit korupsi. Banyak kadernya yang tersangkut berbagai kasus. Sebetulnya tidak mengherankan. Sebab, PDIP sedang memegang kekuasaan yang sangat besar. Bahkan mungkin lebih besar dari kekuasaan Presiden Jokowi sendiri. Presiden yang disebut oleh Ketum Megawati sebagai “petugas partai”.

PDIP menjadi sangat kuat meskipun tidak seperti Golkar tempo hari. Kekuasaan politik Banteng yang cukup besar itu membawa kita kembali lagi ke teori kekuasaan absolut yang digambarkan oleh John Emerich Edward Dalberg Acton yang kemudian dikenal dengan Lord Acton (1833-1902).

Power tends to corrupt. Absolute power corrupts absolutely. Kekuasaan itu cenderung korup. Kekuasaan absolut pasti sangat korup.

Sebagai partai yang berkuasa, PDIP berurusan dengan banyak hal. Ini yang membuat pintu-pintu korupsi menunggu di depan mereka. Saat ini, banyak gembok korupsi yang sangat menggoda bagi orang-orang PDIP. Bedanya dengan zaman Golkar, hari ini sebagian gembok korupsi itu dipegang juga oleh parpol-parpol lain. Tidak dimonopoli oleh PDIP saja.

Kekuasaan PDIP itu tidak hanya besar. Tapi juga luas. Tangan PDIP ada di Eksekutif dan Yudikatif. Apalagi di Legislatif (DPR). Mulai dari penentuan isi kabinet Jokowi sampai pada urusan “calon jadi” untuk jabatan gubernur, bupati, atau walikota. Secara informal, orang-orang PDIP juga ikut mengurus siapa-siapa saja yang akan mengelola puluhan BUMN papan atas. Mengurusi direksi dan komisaris. Boleh jadi sampai level manajer juga.

Bahkan, para politisi PDIP bisa menjadi perantara bagi VIP yang ingin bertemu dengan Presiden. Di forum DPR, PDIP juga berperan menggiring persetujuan atau ketuk palu untuk segala macam hal.

Itulah hebatnya partai besar yang berkuasa. Dan itu pula keistimewaanya. Pemandangan seperti ini sudah lumrah.

Orang-orang PDIP, dalam berbagai kapasitas, pastilah banyak bersentuhan dengan proyek-proyek pemerintah. Baik di pusat, maupun di daerah.

Jadi, banyak sekali urusan negara ini yang digenggam PDIP. Banyak pula yang tergantung pada keinginan para petinggi partai. Artinya, boleh jadi ada ribuan ‘deal’ yang harus ditentukan oleh orang-orang kuat partai. Nah, ‘deal’ yang demikian banyak itu akan membuka jalan korupsi.

Perlu diingat juga, ‘deal-deal’ itu biasanya dicapai melalui otoritas para pemegang kekuasaan di jajaran eksekutif dan yudikatif. Boleh dikatakan hampir semua memerlukan tangan penguasa. PDIP, sebagai stake-holder terbesar kekuasaan politik (legislatif), sangat berpengaruh atas para penguasa yang memegang otoritas eksekutif dan yudikatif itu.

Kekuasaan politik PDIP bisa menentukan cara berbagai lembaga atau instansi negara mengambil keputusan. Terutama lembaga atau instansi yang krusial dari aspek Polhukam dan Ekuin. Lebih khusus lagi lembaga seperti Polri, BIN, KPU, Bawaslu, MK, MA, OJK, BI, PPATK, dlsb. Keinginan orang-orang PDIP kerap menjadi referensi para pejabat pemerintah.

Sangat mungkin, banyak urusan yang harus diselesaikan dengan “cara khusus”. Melalui jalan pintas. Yang berarti di luar prosedur. Berbagai macam urusan. Sebagai contoh, termasuklah urusan yang sedang viral hari-hari ini. Yaitu, penggantian antar waktu (PAW) seorang anggota DPRRI dari PDIP.

Nazaruddin Kiemas, anggota DPRRI terpilih 2019-2024 dari dapil Sumsel 1, meninggal dunia. Pada 31 Agustus 2019, KPU menetapkan Riezky Aprilia sebagai PAW karena dialah yang berhak sesuai perolehan suara. Tetapi, PDIP ingin agar Harun Masiku sebagai PAW.

Di sinilah peluang korupsi terbuka. Komisioner KPU, Wahyu Setiawan (WS), mengisyaratkan bahwa dia bisa membantu agar Harun menggantikan Riezky. Dengan imbalan 900 juta. Akhirnya, WS kena OTT KPK. Diberitakan luas bahwa ‘uang operasional’ itu, diduga kuat, berasal dari pejabat tinggi PDIP, Hasto Kristiyanto. Tapi, Sekjen PDIP ini membantah terlibat sogok-menyogok WS.

Jadi, sebagai partai besar yang berkuasa, PDIP sangat rentan terhadap godaan korupsi. Sama seperti Golkar dulu. Kerentanan itu muncul karena ada keperluan pribadi atau keperluan partai. Dan keperluan itu selalu tak mengenal batas. Ini yang menyebabkan PDIP bisa tergiring menjadi pabrik korupsi seperti yang dialami Golkar.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Saya Ini Menko, Kekuasaan Saya Besar, Kalian Mau Apa?

Saya Ini Menko, Kekuasaan Saya Besar, Kalian Mau Apa?

Sabtu, 04 Apr 2020 22:20

Turki Produksi 1 Juta Masker Pelindung Setiap Pekan di Tangah Meningkatnya Wabah Corona

Turki Produksi 1 Juta Masker Pelindung Setiap Pekan di Tangah Meningkatnya Wabah Corona

Sabtu, 04 Apr 2020 21:53

Luhut Sebut Corona Tak Kuat Cuaca Indonesia, Jansen Sitindaon: Pernyataan Berbahaya

Luhut Sebut Corona Tak Kuat Cuaca Indonesia, Jansen Sitindaon: Pernyataan Berbahaya

Sabtu, 04 Apr 2020 21:37

Mantan Perdana Menteri Somalia Meninggal Karena Virus Cina Corona Baru

Mantan Perdana Menteri Somalia Meninggal Karena Virus Cina Corona Baru

Sabtu, 04 Apr 2020 21:00

KPK Tegaskan Tolak Usulan Menkumham Soal Pembebasan Koruptor Karena Covid-19

KPK Tegaskan Tolak Usulan Menkumham Soal Pembebasan Koruptor Karena Covid-19

Sabtu, 04 Apr 2020 20:51

Pakistan Tangkap Kembali 4 Orang yang Dibebaskan Atas Pembunuhan Jurnalis AS Daniel Pearl

Pakistan Tangkap Kembali 4 Orang yang Dibebaskan Atas Pembunuhan Jurnalis AS Daniel Pearl

Sabtu, 04 Apr 2020 20:46

Mossad Jalankan Operasi Penyeludupan Pasokan Medis COVID-19 yang Dipesan Negara Lain ke Israel

Mossad Jalankan Operasi Penyeludupan Pasokan Medis COVID-19 yang Dipesan Negara Lain ke Israel

Sabtu, 04 Apr 2020 20:30

Soal Usulan Menkumham, ISAC: Seharusnya Ustaz Abu Bakar Baasyir Diprioritaskan

Soal Usulan Menkumham, ISAC: Seharusnya Ustaz Abu Bakar Baasyir Diprioritaskan

Sabtu, 04 Apr 2020 19:57

Bagus Sekali Didu Vs Luhut

Bagus Sekali Didu Vs Luhut

Sabtu, 04 Apr 2020 18:53

Lumbung Pangan, Cara Muhammadiyah Bantu Warga Hadapi Covid-19

Lumbung Pangan, Cara Muhammadiyah Bantu Warga Hadapi Covid-19

Sabtu, 04 Apr 2020 17:57

Update 4 April 2020 Infografik Covid-19: 2092 Positif, 150 Sembuh, 191 Meninggal

Update 4 April 2020 Infografik Covid-19: 2092 Positif, 150 Sembuh, 191 Meninggal

Sabtu, 04 Apr 2020 16:43

Perppu Corona Dapat Hilangkan Fungsi Anggaran DPR

Perppu Corona Dapat Hilangkan Fungsi Anggaran DPR

Sabtu, 04 Apr 2020 15:49

Imbauan Ketua Umum PP Muhammadiyah Jelang Ramadan di Tengah Wabah Corona

Imbauan Ketua Umum PP Muhammadiyah Jelang Ramadan di Tengah Wabah Corona

Sabtu, 04 Apr 2020 11:43

Tukar Koruptor Bebas, Menteri Masuk Penjara

Tukar Koruptor Bebas, Menteri Masuk Penjara

Sabtu, 04 Apr 2020 11:41

Sabun Cuci Tangan, Haruskah Bersertifikat Halal?

Sabun Cuci Tangan, Haruskah Bersertifikat Halal?

Sabtu, 04 Apr 2020 10:41

Kasihanilah Si Corona

Kasihanilah Si Corona

Sabtu, 04 Apr 2020 09:59

Amezisasi : Cara Sains dan Doa Islami Raih Kecantikan Bercahaya Lahir Batin

Amezisasi : Cara Sains dan Doa Islami Raih Kecantikan Bercahaya Lahir Batin

Sabtu, 04 Apr 2020 08:48

Perkuat Jaringan di Eropa dan Asia, Pengurus KAMMI Turki Periode 2020-2021 Resmi Dilantik

Perkuat Jaringan di Eropa dan Asia, Pengurus KAMMI Turki Periode 2020-2021 Resmi Dilantik

Sabtu, 04 Apr 2020 08:47

Ajaibnya Quranic Quantum Rizki (QQ Rizki), 8 Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ajaibnya Quranic Quantum Rizki (QQ Rizki), 8 Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Sabtu, 04 Apr 2020 08:38

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Sabtu, 04 Apr 2020 08:01


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X