Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.528 views

Tepuk Radikal

 

Oleh:

Ainul Mizan, Pemerhati Sosial Politik

 

INI hanya tentang tepuk. Tepuk itu banyak variasinya. Andai tepuk hanya satu model, tentunya jadi membosankan.

Tepuk bisa digunakan sebagai sarana menanamkan karakter positif. Tatkala seorang guru dalam sebuah pembelajaran ingin menanamkan rasa cinta kepada Islam, tepuk bisa menjadi penguat tertanamnya karakter tersebut. Tidak melulu guru harus cerewet dan berbusa menyampaikan materi ajar di depan kelas. Jadi sekali lagi ini hanyalah tentang tepuk.

Akan tetapi saat ini bermain tepuk bisa bermasalah. Bahkan dengan tepuk berpotensi mengganggu stabilitas keamanan nasional. Ah, lebay amat. Masak sebuah tepuk itu lebih berbahaya daripada korupsi? Masak sebuah tepuk itu lebih berbahaya daripada arogansi China di Natuna? Masak sebuah tepuk itu lebih berbahaya daripada aksi separatis OPM? Masak sebuah tepuk itu lebih berbahaya daripada melejitnya harga gas melon 3 kg yang tembus Rp 35 ribu yang akan dilangsir di semester II 2020?

Aneh dan memang terbukti. Sebuah tepuk di acara pramuka di Yogyakarta dipandang lebih berbahaya daripada tetek bengek karut marutnya negeri ini. Tepuk Anak Sholeh yang dimainkan anak SD bersama pembinanya tersebut dianggap meresahkan (www.inisiatifnews.com, 14/01/2020).

Tidak tanggung - tanggung Sultan Hamengkubuwono X ikut menyesalkan ada tepuk seperti itu di pramuka.

Anomali demikian mengingatkan pada sebuah hadits Nabi Saw yang menyatakan:

بدأالاسلامغريباوسيعودغريباكمابدأفتوباللغرباء

Artinya:

"Islam datang awalnya dianggap aneh. Dan akan kembali dianggap aneh sebagaimana awalnya. Maka beruntunglah mereka yang dianggap aneh".

Penjelasan akan keberuntungan bagi mereka yang dianggap aneh bahwa mereka mendapatkan balasan surga. Mereka adalah orang - orang yang memperbaiki sunnah - sunnah Nabi yang banyak dirusak manusia.

Di masa awal kedatangan Islam, untuk melakukan sholat saja para sahabat harus menuju lembah - lembah Kota Mekah. Wajar saja, saat itu keadaan Islam masih lemah. Adidaya kekufuran masih mencengkeram.

Saat ini, tatkala kaum muslimin justru mayoritas di sebuah wilayah, Islam masih dianggap aneh. Bahkan oleh umatnya sendiri. Mirisnya penguasa - penguasa muslim juga bereaksi memasang wajah garang kepada ajaran Islam.

Adapun Tepuk Anak Sholeh yang 'radikal' tersebut adalah berikut ini.

Aku anak sholeh, rajin sholat, rajin ngaji, orang tua dihormati, cinta Islam sampai mati, Laa ilaha illalloh muhammadar rasulullah

Islam yes, kafir no

Pertanyaannya, manakah dari tepuk tersebut yang bisa mengganggu keamanan? Bukankah orang tua muslim akan bahagia bila anaknya menjadi anak yang sholeh?

Tepuk anak sholeh sedemikian itu bukanlah hal yang baru. Sudah familiar di lingkungan pendidikan dasar dan TK. Tentunya guru yang lebih mengetahui keadaan siswanya. Tidak mungkin seorang guru mengajak siswanya bertepuk anak sholeh sementara di kelasnya ada siswa yang tidak beragama Islam. 

Hendaknya semua elemen negeri ini tidak melupakan sejarah. Islam dan kumandang takbir yang telah memasukkan spirit perjuangan yang tiada hentinya guna mengusir penjajah. Selama sekitar 350 tahun, Islam dan kumandang takbir melahirkan keistiqomahan dalam melawan para penjajah. Tentu sudah selayaknya di dalam mukadimah UUD 1945 disebutkan bahwa kemerdekaan itu atas berkat rahmat Alloh Yang Maha Kuasa.

Kegiatan pramuka menjadi salah satu wahana penanaman karakter positif siswa, termasuk salah satunya adalah karakter anak sholeh. Yang patut dicatat, karakter anak sholeh dalam tepuk tersebut adalah karakter bagi anak muslim. Tentunya sebagai muslim harus taat kepada ajaran Islam, menjauhi kemaksiatan dan membenci kekafiran.

Sedangkan istilah kafir itu sebutan dari Alloh Swt dan RasulNya Saw. Istilah kafir digunakan untuk menyebut mereka yang tidak memeluk agama Islam. Ini adalah persoalan aqidah.

Dalam kehidupan muamalah dalam kehidupan ekonomi dan sosial kemasyarakatan, setiap orang berhak mendapatkan hak dan kewajibannya. Bahkan Rasul Saw sendiri menegaskan bahwa barangsiapa yang menyakiti orang kafir dzimmi, maka sungguh ia telah menyakitiku. Kafir dzimmi adalah orang kafir yang hidup damai berdampingan dengan kaum muslimin.

Di masa keKhilafahan Islam, orang - orang kafir dilindungi harta, jiwa dan kehormatannya tatkala mereka mau hidup di dalam naungan kekuasaan Islam. Bahkan pada masa terjadinya perang Salib, kaum Nasrani kota Homsh Syria lebih memilih untuk berada di barisan pasukan Islam melawan pasukan Salib.

Demikianlah tidak ada sebuah tepuk yang radikal. Yang radikal adalah cara berpikir yang menjadikan agamanya sendiri sebagai sebuah ancaman. Sementara itu, yang nyata merusak negeri ini adalah penerapan kapitalisme - liberalisme. *

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Rabu, 27 May 2020 23:50

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 23:24

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Rabu, 27 May 2020 22:45

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Rabu, 27 May 2020 21:15

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

Rabu, 27 May 2020 21:00

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Rabu, 27 May 2020 20:45

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Rabu, 27 May 2020 20:40

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Rabu, 27 May 2020 20:30

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Rabu, 27 May 2020 20:18

Pancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Pancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Rabu, 27 May 2020 20:15

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Rabu, 27 May 2020 19:55

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Rabu, 27 May 2020 19:46

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Rabu, 27 May 2020 19:02

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Rabu, 27 May 2020 18:45

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Rabu, 27 May 2020 17:24

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Rabu, 27 May 2020 17:05

New Normal atau New Mortal

New Normal atau New Mortal

Rabu, 27 May 2020 16:05

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

Rabu, 27 May 2020 15:53

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X