Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.758 views

Stres Sosial Lagi Nge-tren?

 

Oleh:

Ifa Mufida

Pemerhati Masalah Sosial

 

PUBLIK Indonesia kembali dikejutkan  munculnya sejumlah “kerajaan” baru. Ada Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, Sunda Empire-Earth Empire (SE-EE) di Bandung, hingga Kesultanan Selacau Patrakusumah di Tasikmalaya.

Dengan memakai kostum ala raja-raja zaman dahulu beserta selir dan pasukannya, dengan penuh percaya diri mereka mendeklarasikan ajaran mereka dihadapan publik. Anehnya, tidak sedikit masyarakat yang terpengaruh dan mengikuti ajaran ini. Mereka tidak bisa membedakan antara kenyataan dan khayalan belaka.

Kasus yang demikian bukanlah kali pertama terjadi. Sebelumnya pernah ada ajaran yang ketuanya mengaku nabi hingga ada yang menyebut kerajaan ubur-ubur. Bagi masyarakat yang bisa berpikir jernih pasti aneh mendengar istilah ini. Namun faktanya kondisi saat ini tak sedikit manusia yang kehilangan akal sehatnya.

Di dunia, data pengidap gangguan jiwa  makin meningkat tiap tahun. Diperkirakan sekitar 300 juta orang mengidap depresi di seluruh dunia. Bahkan, World Health Organization (WHO) memperkirakan setiap 40 detik terjadi kasus bunuh diri di seluruh dunia yang diakibatkan oleh depresi.

Untuk Indonesia sendiri, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr Eka Viora, SpKJ, mengatakan untuk di Indonesia terdapat sekitar 15,6 juta penduduk yang mengalami depresi. Sayangnya hanya 8 persen yang mencari pengobatan ke profesional (detikHealth.com).

Melihat kondisi ini bukanlah kasuistik per individu, maka layak jika ini dikatakan sebagai stress atau depresi sosial. Depresi sosial ini pun sejatinya tidak mungkin terjadi tanpa ada etiologi. Sebagaimana penyakit yang lain juga dipastikan ada faktor penyebab terjadinya penyakit tersebut. Begitu juga tidak ada asap jika tidak ada api.

Untuk beberapa kasus yang terjadi di Indonesia, nampaknya  mereka berkhayal tinggal di sebuah kerajaan dengan sebuah kesejahteraan. Dipimpin oleh pemimpin yang adil dan mendapatkan pengurusan yang memadai. Meski itu adalah khayalan namun bisa jadi mereka sangat menikmati berada di dalamnya. Kondisi yang berbeda dengan fakta yang ada di masyarakat, bahkan di negeri ini.

Masyarakat saat ini dibebani dengan pungutan dan iuran yang mencekik. Melambungnya biaya hidup sejak awal 2020 ini, mulai dari BPJS, tarif listrik, tol cukup menambah beban rakyat. Terlebih pemerintah memastikan bahwa satu per satu subsidi akan dicabut tahun ini.

Di sisi lain, kasus bancakan dana rakyat semakin merajalela. Kasus Jiwasraya, Asabri, Garuda, Pelindo, dll, cukup membuat rakyat terperangah. Terlebih sistem peradilan hanya tumpul ke atas tapi tajam ke bawah. Mengkritik penguasa justru berbuah pidana. Seolah kebebasan bersuara rakyat berada dalam penjara.

Sejumlah kepala daerah pun tertangkap akibat korupsi. Terheboh adalah terungkapnya salah satu komisioner KPU selaku lembaga yang kredibilitasnya harusnya berada di pihak rakyat. Semua ini benar-benar membuat masyarakat jengah.

Jangan heran jika mungkin sebagian orang jadi lebih cenderung percaya dengan para pendiri kerajaan baru tersebut. Yang mana bagi pengikutnya, iming-iming harapan baru dari para pendiri kerajaan itu dirasa lebih “realistis” bagi mereka. Kendati pada akhirnya tindakan kerajaan baru itu berujung pidana. Pantas memang mereka berlaku tanpa dasar. Yang jelas bisa jadi hal tersebut adalah sebagai bentuk "denial" atas kondisi kenyataan yang ada.

Kalau di Indonesia marak dengan kerajaan-kerajaan, di Korea ada yang disebut  "Don't Worry Village". Sebuah program yang dibuat oleh pengusaha muda Dongwoo karena melihat angka depresi di negeri ginseng yang sangat tinggi. Inovasi ini dibuat untuk mereka yang lelah dengan  kehidupan kota besar yang begitu padat dan persaingan yang ketat. Dikatakan, kebanyakan masyarakat Korea yang menderita depresi disebabkan mereka tak mampu berbagai permasalahan yang mereka hadapi, ditambah tekanan lingkungan sekitar.

Nampaknya memang kondisi stres sosial menjadi salah satu ancaman dan tantangan yang harus tersolusikan. Tak bisa dipungkiri, rakyat benar-benar rindu sistem di mana para penguasanya bekerja keras untuk memikirkan urusan rakyatnya. Rakyat rindu dengan penguasa yang peka terhadap penderitaan mereka. Pemimpin yang secara riil bekerja untuk rakyat bukan sekedar pencitraan. Apalagi suara mereka hanya diperah saat tahun politik, namun setelah penguasa terpilih rakyat dilupakan. Habis manis sepah dibuang.

Namun yang pasti, rakyat butuh terapi. Agar tidak terus muncul depresi sosial yang menjangkiti. Mereka membutuhkan obat untuk mengobati jiwa-jiwa yang terluka. Obat jiwa-jiwa tadi bukanlah dari sebuah khayalan tetapi seharusnya berasal dari wahyu semata. Maka landasan terapi yang sesungguhnya adalah mengembalikan kepada tata aturan Sang pemilik jiwa. Depresi sosial yang sangat tinggi sejatinya buah kehidupan kapitalisme-sekuler yang nyata menyengsarakan dan menjadi stressor yang tinggi. Sistem yang layak ditinggalkan dan diganti dengan sistem yang membawa rahmat bagi seluruh alam. Wallahu A'lam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Negara Timur Tengah dan Asia Khawatir Atas Konflik Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh

Negara Timur Tengah dan Asia Khawatir Atas Konflik Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh

Senin, 28 Sep 2020 14:00

AS Ancam Tutup Kedutaan Besar di Irak Jika Serangan Roket Terus Berlanjut

AS Ancam Tutup Kedutaan Besar di Irak Jika Serangan Roket Terus Berlanjut

Senin, 28 Sep 2020 11:50

Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Ahad, 27 Sep 2020 22:53

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Ahad, 27 Sep 2020 22:28

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ahad, 27 Sep 2020 21:56

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Ahad, 27 Sep 2020 21:39

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ahad, 27 Sep 2020 21:15

ATSI Dukung Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet untuk PJJ

ATSI Dukung Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet untuk PJJ

Ahad, 27 Sep 2020 21:07

Ilham Aliyev: Azerbaijan Hancurkan Peralatan Militer Armenia Sebagai Pembalasan Serangan Armenia

Ilham Aliyev: Azerbaijan Hancurkan Peralatan Militer Armenia Sebagai Pembalasan Serangan Armenia

Ahad, 27 Sep 2020 21:05

UEA Tandatangani Nota Kesepahaman Jadikan Dubai Sebagai Pusat Penting Bagi Bisnis Israel

UEA Tandatangani Nota Kesepahaman Jadikan Dubai Sebagai Pusat Penting Bagi Bisnis Israel

Ahad, 27 Sep 2020 20:45

Kasihan Pak Prabowo

Kasihan Pak Prabowo

Ahad, 27 Sep 2020 20:20

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Syi'ah Houtsi Setujui Pertukaran 1000 Lebih Tahanan

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Syi'ah Houtsi Setujui Pertukaran 1000 Lebih Tahanan

Ahad, 27 Sep 2020 20:00

Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Ahad, 27 Sep 2020 17:34

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Ahad, 27 Sep 2020 09:39

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Sabtu, 26 Sep 2020 21:45

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

Sabtu, 26 Sep 2020 21:05

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Sabtu, 26 Sep 2020 20:20


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Sabtu, 26/09/2020 20:20

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan