Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.760 views

Tips Meraih Beasiswa Luar Negeri

 
DENPASAR (voa-islam.com)--Dalam hidup, semua orang pasti memiliki cita-cita dan impian yang ingin diraih. Tanpa sebuah mimpi dan tujuan, seseorang tak akan semangat dalam menjalani kehidupan. 
 
Bahkan impian bagi beberapa orang itu ibarat nyawa. Demi berhasil mengejarnya, mereka rela melakukan tindakan apapun dan keluar dari zona nyaman.
 
Bagi seorang pembelajar sejati mengejar mimpi tidak hanya diwujudkan dengan menempuh pendidikan S1. Namun bisa terus dikejar hingga jenjang S2 dan S3. Apalagi jika diwujudkan dengan mendapatkan beasiswa didalam maupun diluar negeri. Mendapatkan beasiswa adalah anugerah sekali dalam seumur hidup.
 
Navila Roslidah atau akrab disapa Ovik membagikan pengalamannya menembus beasiswa  S2 LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) di Universitas Southampthon  United Kingdom (Inggris) pada tahun 2015. Navila Roslidah membagikan pengalamannnya dalam Sharing Online#6 Komunitas Turun Tangan Regional Bali di grup whatsapp pada hari Sabtu (11/7/2020) dari pukul 20.00 wita. Dipandu Octorio Abel Tasman acara ini berlangsung atraktif dengan metode tanya jawab.
 
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kita mendaftar ke salah satu beasiswa yang ada.
 
Sebelum mendaftar beasiswa , pastikan perlu diperhatikan niat calon pelamar beasiswa semua sudah bulat  karena proses pendaftaran beasiswa  cukup panjang mulai dari persiapan sebelum pendaftaran, proses seleksi, proses pendidikan, dan proses pengabdian.
 
Alasannya karena beasiswa disediakan dari lembaga tertentu, lembaga penyedia beasiswa  menginginkan penerima beasiswa untuk memberikan kontribusi kembali yang berupa pengabdian. 
 
Intinya penerima beasiswa memiliki kewajiban berkontribusi bagi negara maupun komunitas usai mendapatkan beasiswa.
 
Dari proses awal melamar beasiswa, perlu diketahui dulu jenis beasiswa yang ingin kita pilih (dan yang kemungkinan akan memilih kita).
 
Karena banyak lembaga yang menawarkan beasiswa calon pelamar beasiswa harus memperhatikan hal-hal yang sangat penting.
 
Pertama, jenjang beasiswa apa yang akan diambil (S1/S2/S3). Kedua, negara mana yang akan kita pilih. Bagian ini, bisa jadi pilihan untuk memilih beasiswa yang diberikan oleh negara tujuan kita karena tidak semua negara menyediakan beasiswa untuk semua jenjang. Contohnya Türkiye Bursları, beasiswa dari Turki, ini bisa dimulai dari jenjang S1. Contoh lain ada Chevening dari UK yang hanya ada untuk jenjang S2,
Jardine untuk S1 di UK,AAS di Australia untuk S2,Fulbright di US untuk S2/S3, dan LPDP dari Indonesia untuk S2/S3.
 
"Jadi cek apakah negara tujuan kita masuk dalam daftar universitas yang dibiayai," imbuh Alumni S1 Universitas Negeri Surabaya Tahun 2013 ini.
 
Ketiga,calon peamar beasiswa wajib mencari tahu tentang persyaratan beasiswanya, mana yang bisa diselesaikan lebih dahulu, jika bisa dicicil supaya tidak terlalu membebani dan bisa optimal.
 
"Waktu yang saya butuhkan untuk persiapan beasiswa sekitar satu tahun.Jadi, bear with it yaa," saran wanita yang berprofresi sebagai Engliah Instructor ini.
 
Keempat,selain wajib mengenali beasiswanya calon pelamar  beasiawa juga wajib mengenali kepribadiannya. Seperti kemampuan berbahasa asing,pengalaman organisasi, dan karakter penyedia beasiswa.
 
"Hal yang penting, tetap berusaha untuk menyesuaikan, tapi selalu be yourself ya," tandas wanita berhijab ini.
 
Kelima,calon pelamar beasiswa harys  mengetahui seluk beluk kampus tujuan. Dalam sesi wawancara pelamar akan ditanya alasan memilih kampus tujuan.
 
"Contoh yang harus kita bisa jelaskan adalah modul yang akan kita ambil, kita memilih kampus tersebut karena kampusnya memiliki modul yang sesuai dengan kompetensi kita. Atau lingkungan kampusnya yang mendukung untuk international students. Bisa juga ada professor yang kita incar sebagai supervisor kita nantinya. intinya, kenali kampusnya ya. Cari informasi sebanyak mungkin," paparnya.
 
Keenam, penuhi persyaratan saat tahu apa yang diinginkan oleh kampus untuk langsung melamar.Masing-masing kampus dan beasiswa mempunyai persyaratan spesifik yang perlu kita penuhi.
 
"Saya dulu daftar ke universitas dulu, kemudian daftar beasiswa. Beberapa teman mendaftar beasiswa dulu kemudian Universitas. Jadi depends ya," kata dia.
 
Ketujuh, ikuti alur seleksi karena sangat penting untuk menentukan timeline calon pelamar beasiswa. Timeline ini penting sebagai pegangan untuk melangkah.
 
"Saya dulu mengambil keputusan untuk daftar universitas kampus dulu karena timeline pendaftaran kampus buka lebih dulu daripada beasiswanya. Kemudian proses seleksinya juga berbeda dan membutuhkan dokumen yang berbeda.Jika ada di waktu yang berbeda, akan lebih maksimal untuk mempersiapkan karena waktunya tidak bertabrakan. Kecuali kita bisa manage waktu dengan sangat baik, pasti bisa," sarannya.
 
Kedelapan, selalu perbarui perkembangan informasi beasiswa.
sebagai contoh LPDP dari tahun awal berdirinya hingga sekarang, pembukaannya selalu berubah, dokumen yang dibutuhkan berbeda, alur seleksinya pun berbeda.
 
Kesembilan, jangan menunda sebuah kesempatan untuk mendapatkan beasiswa. "Kesempatan tidak datang dua kali ini sering kali benar loh.Dan definisi beruntung menurut saya adalah ketika kita siap ketika kesempatan itu datang.Dan kesempatan datang tanpa pemberitahuan hehe.Jadi, kalau persyaratan sudah dicicil dan diperbarui dari sekarang, itu akan lebih baik, begitu pendaftaran dibuka, kita sudah lebih siap dari yang lainnya.Dan satu yang perlu dipahami, dalam mencari beasiswa, yang menjadi saingan terbesar kita adalah diri kita sendiri," terangnya.
 
Kesepuluh, penuhi dokumen seperti  CV, motivation letter/personal statement, karya atau lainnya.Selain untuk beasiswa, ini sangat bermanfaat untuk hal lainnya.
 
"Saya cerita sedikit ya sebagai contoh.Ketika saya kuliah di UK, atase Pendidikan dan Kebudayaan dari KBRI London sedang membutuhkan tim riset dari mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di UK, semua jenjang (S1-S3).Ketika itu deadlinenya hari itu juga, alhamdulillahnya saya sudah selalu siap dengan cv dan personal statement itu.saya edit sedikit untuk menyesuaikan tujuan, alhamdulillah terpilih sebagai salah satu dari 12 mahasiswa yang berada dalam tim tersebut untuk menulis buku riset studi komparasi yang kemudian digunakan oleh Kemendikbud RI.
Pengalaman seperti ini mungkin tampak seperti keberuntungan, tapi pasti ada kesempatan, kesiapan, dan takdir di situ," tuturnya.
 
Kesebelas, relevan. Maksudnya yang relevan adalah segala sesuatu yang kita sampaikan ketika prosesnya. Misal kita mendaftar beasiswa di bidang A, usahakan prestasi (jika ada) yang kita sampaikan juga yang relevan dengan bidang tersebut.
 
Terakhir adalah sebelum memulai segalanya, jangan lupa meminta restu orang tua. "Selalu berdoa juga semoga memang rejekinya," tutup Ovik mengakhiri sharing online.* [Had/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Latest News
5 Kiat Meraih Khusyu’ dalam Shalat

5 Kiat Meraih Khusyu’ dalam Shalat

Kamis, 28 Jan 2021 17:00

Depkeu AS: Islamic State Terus Andalkan 'Pusat Logistik' Di Turki

Depkeu AS: Islamic State Terus Andalkan 'Pusat Logistik' Di Turki

Kamis, 28 Jan 2021 12:45

Pemerintah Diminta Adil dan Tak Buka Ruang Politisir Isu Pemaksaan Siswi Berjilbab

Pemerintah Diminta Adil dan Tak Buka Ruang Politisir Isu Pemaksaan Siswi Berjilbab

Kamis, 28 Jan 2021 12:04

PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

Kamis, 28 Jan 2021 09:19

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

Kamis, 28 Jan 2021 08:56

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Kamis, 28 Jan 2021 08:32

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Kamis, 28 Jan 2021 07:56

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Kamis, 28 Jan 2021 07:20

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Kamis, 28 Jan 2021 06:56

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Kamis, 28 Jan 2021 04:06

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Kamis, 28 Jan 2021 04:02

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Rabu, 27 Jan 2021 21:35

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Rabu, 27 Jan 2021 20:35

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Rabu, 27 Jan 2021 15:33

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Rabu, 27 Jan 2021 15:24

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Rabu, 27 Jan 2021 15:09

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Rabu, 27 Jan 2021 15:00

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Rabu, 27 Jan 2021 14:30

Taubat Politik Jusuf Kalla

Taubat Politik Jusuf Kalla

Rabu, 27 Jan 2021 12:10

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Rabu, 27 Jan 2021 11:53


MUI

Must Read!
X