Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.415 views

Jangan Jadikan Covid-19 Alasan Tuk Rebahan

 

Oleh:

Firdaus Haykal || Siswa Matsasurba kelas 9

 

SELAMA pandemi Covid-19, aktivitas sebagai pelajar banyak dilakukan di rumah. Belajar daring jadi kebiasaan sehari-hari. Kita juga tak boleh kemana-mana selama masih ada wabah kalau tak perlu-perlu banget. Yang biasanya main sama temen-temen di luar, hangout, kongkow, nongkrong gak jelas harus di-stop. Khawatir tertular dan menularkan virus yang amazing ini. Akibatnya, semua pada berdiam diri di rumah. Meski ada sebagian yang tetap harus keluar rumah karena tuntutan keadaan.

Bosan. Itu pasti. Apalagi jika tak punya rencana kegiatan. Akhirnya waktu cuman diisi buat nge-game, nonton drakor marathon, atau malah cuman rebahan tanpa main IG gak jelas. Begitu terus selama tiga bulanan ini. Dan sepertinya ini masih akan berlangsung lama, karena Indonesia belum di puncak pandemi. Bisa setahun, dua tahun, atau lebih. Oh noo.. Masak mau rebahan selama pandemi belum berakhir?!

Pandemi COVID-19 memang berdampak sangat besar bagi kehidupan kita saat ini. Banyak tempat umum dan fasilitas publik yang ditutup guna mengurangi resiko penyebaran virus. Sekolah juga “diliburkan” dan pembelajaran berubah menjadi dari rumah. Kantor-kantor juga banyak yang ditutup. Mal, toko, pasar bahkan masjid juga ikut ditutup sementara waktu. Sedih gak sih sob?!

Segala aktivitas manusia harus disesuaikan dengan kondisi sekarang, dimana wabah merebak kemana-mana, di sekeliling manusia. Karena itulah manusia harus menerapkan pola hidup yang lebih bersih dan benar-benar menjaga kesehatan. Cuci tangan dengan benar, menjaga pola makan dan kesehatan, memakai masker jika keluar rumah, social dan physical distancing, mengurangi aktivitas di luar rumah yang tak perlu, menghindari kerumunan orang adalah kebiasaan baru manusia saat ini.

Jadi ingat ketika pak ustadz menerangkan tentang kebersihan dan pergaulan. Ini sebagian seperti yang sudah diajarkan dalam Islam lho! Juga tentang bersalaman dengan yang bukan mahram. Sudah disampaikan gimana tatacaranya khan teman-teman?!

Untuk belajar pun sekarang juga kita lakukan dari rumah karena di luar masih belum aman dari virus. Bekerja pun juga demikian sebagian. Makanya aktivitas online menjadi rutinitas kita sekarang ini. Memang, masih ada yang beraktivitas di luar karena harus bekerja memenuhi kebutuhan hidup. Ini karena hidup kita tidak ditanggung negara, temans. Jadi, masyarakat tetap harus cari sendiri nafkahnya supaya bisa bertahan hidup.

Meski sekarang sudah “New Normal” dan banyak tempat-tempat umum yang dibuka kembali, namun bukan berarti virus covid-19 hilang begitu saja. Bukan lantas kita bisa seenaknya keluar rumah tanpa menerapkan protokol kesehatan yang benar.

Tetap ya teman-teman, pakai masker jika keluar rumah, jangan kumpul-kumpul jika tak perlu banget, jaga jarak, dan jaga kebersihan tangan kita selalu dengan cuci tangan. Karena virusnya itu masih tetap ada di sekitar kita lho! Tetap waspada dan jaga kesehatan selalu adalah ikhtiar kita sebagai manusia.

Kalo kata bu perawat teman ibu, virus ini seperti siluman. Seolah seperti sudah hilang, tak ada, tak nampak, tapi ternyata dia masih bergentayangan di sekitar kita. Begitu kita lengah, tak berhati-hati dan meremehkan protokol kesehatan yang benar, ia akan menyerang dan bisa fatal akibatnya. Serem bukan?!

Memang banyak hal yang berubah. Seringkali terasa lebih sulit dan seolah menakutkan karena kita tidak tahu sampai kapan dan seberapa parah lagi ke depannya. Bukan hanya kita sendiri yang mengalami, tapi banyak manusia di luar sana juga, bahkan sedunia merasakan dampaknya. Meski begitu, kalau dipikir dan direnungkan baik-baik, ternyata covid-19 ini membawa banyak sekali hikmah. Sadar nggak bahwa setidaknya kita bisa mendapat tiga hikmah dari covid-19 seperti berikut ini:

  1. Manusia itu kecil bingit, maka tak boleh sombong. Sebagai seorang yang beriman, kita yakin bahwa COVID-19 diciptakan sebagai bukti kekuasaan Allah SWT. Tak ada satupun yang bisa menandingi Allah SWT. Dari virus yang sangat kecil ini kita diingatkan oleh Allah untuk tidak boleh sombong atau takabur. Sebaliknya, kita harus selalu rendah hati dan tawadhu’ serta tunduk patuh terhadap perintah Allah SWT.
  2. Jadi lebih dekat dengan keluarga. Mengikuti anjuran untuk #StayAtHome atau #DirumahAja agar virus tidak menyebar kemana-mana, kita juga bisa memiliki lebih banyak waktu untuk berkumpul bersama dengan keluarga. Shalat berjama’ah, ngaji bersama, bermain bersama dan masih banyak aktivitas yang bisa dilakukan bareng keluarga. Hingga akhirnya keluarga jadi makin akrab. Gimana enggak?! Wong tiap hari, 24 jam selalu bersama adek, kakak, bapak-ibu kita terus! Selain tambah deket, kita juga makin kompak. Susah seneng bersama. Kompak melewati ujian hidup yang mungkin tak terbayang sebelumnya. Ya nggak sih?!
  3. Menjadi lebih kreatif dan produktif. Selain itu, dengan #DirumahAja, kita juga bisa memanfaatkan waktu dengan melakukan sesuatu yang sangat produktif. Cari-cari cara untuk menghasilkan karya yang bermanfaat. Setidaknya untuk diri sendiri. Misal, kita bisa mengasah bakat, skill ataupun hobi kita. Jika sebelum covid-19 ini menyerang, kita lebih banyak disibukkan dengan kegiatan sekolah. Namun karena harus di rumah aja, kita bisa leluasa meng-explore potensi diri kita. Dengan melakukan hal itu, kita menjadi ter-upgrad dan lebih kreatif.

Jadi, walaupun kita sedang diuji dengan wabah COVID-19, dan harus #DirumahAja , bukan berarti kita hanya rebahan aja, leyeh-leyeh, dan tidak melakukan sesuatu yang bermanfaat. Sayang banget waktunya terlewat begitu aja.

Justru, mumpung kita #StayAtHome , jadi punya banyak waktu luang. Pakai kesempatan dan momentum ini untuk melakukan banyak hal positif. Misal, kita bisa membantu orang tua, beres-beres rumah, bikin karya yang bisa menginspirasi untuk kebaikan, menambah hafalan atau bisa juga ikut kajian online. Bermanfaat tentunya juga berpahala, betul gak sob?!

Dengan mengembangkan potensi kita, kita menjadi remaja yang kreatif, positif, dan produktif. Sekaligus menjadi bekal untuk menghadapi masa depan. Harapannya, setelah wabah ini selesai kita berubah menjadi manusia yang lebih baik, dan tentunya lebih bertakwa kepada Allah. Mari berdoa semoga ini semua segera berakhir.. Aamiin Yaa Rabb..

So, meski sekarang lagi sulit jangan membuat kita berhenti melakukan hal-hal yang baik. Justru jadikan saat ini sebagai peluang untuk meg-upgrade diri kita. Turn difficulties into opportunities. Karena Allah sudah berjanji bahwa bersama kesulitan ada kemudahan (cek surat al-Insyiroh ayat 5dan 6 yaa..). Itu artinya, selalu ada kebaikan di setiap ujian. Jadi, harap bersabar.. ini ujian.. ujian dari Allah.

Tetap semangat melewati ujian covid-19. Jangan menyerah dan putus harapan ya teman semua. Tetap belajar yang rajin. Tetap lakukan hal-hal yang positif dan produktif. Sebarkan inspirasi dan kebaikan di medsosmu. Dan yang terpenting terus mengaji dan mengkaji Islam. Jangan lupa juga lantunkan terus doa-doa agar kita semua selamat sentosa dan sejahtera lahir batin melewati badai covid-19 ini. Persiapkan diri untuk menyambut kemenangan yang tengah menanti kita.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Jum'at, 10 Jul 2020 10:45

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Kamis, 09 Jul 2020 21:05

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Kamis, 09 Jul 2020 20:48

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

Kamis, 09 Jul 2020 19:44

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Kamis, 09 Jul 2020 18:15

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Kamis, 09 Jul 2020 17:00

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Kamis, 09 Jul 2020 16:28

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Kamis, 09 Jul 2020 15:00

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Kamis, 09 Jul 2020 14:15

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Kamis, 09 Jul 2020 12:59

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Kamis, 09 Jul 2020 09:26

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Kamis, 09 Jul 2020 08:18

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

Kamis, 09 Jul 2020 07:00

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Rabu, 08 Jul 2020 23:55

Konsep

Konsep "Tangguh Semeru" di Jawa Timur, Solusi Tatanan Baru ?

Rabu, 08 Jul 2020 23:20

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Rabu, 08 Jul 2020 23:06

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Rabu, 08 Jul 2020 22:59

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

Rabu, 08 Jul 2020 21:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X