Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.769 views

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

 

Oleh:

Dahlia Kumalasari || Pendidik

 

SAHABAT VOA Islam yang dirahmati Allah Ta’ala, masih banyak beraktivitas di rumah saja kah?. Karena memang sampai hari ini pertambahan orang yang terkena positif Covid-19 per harinya masih berkisar angka 1000an orang. Semoga Allah segera mengangkat musibah ini, dan kita memetik hikmah yang positif dari wabah yang menimpa kita.

Sahabat, bicara soal bersosialisasi mungkin untuk generasi milenial yang lahir antara tahun 1981 sampai 1995 pasti punya kenangan masa kecil bermain seru-seruan bersama teman-teman. Bisa main petak umpet, kelereng, layangan, lompat tali, dan jenis permainan tradisional lainnya.

Nah, ini tentu berbeda halnya dengan generasi Z yang lahir antara tahun 1995 sampai 2010 dimana perkembangan teknologi sudah canggih dan pesat.  Bisa jadi untuk sahabat yang  terlahir di rentang tahun ini, maka orang tuamu tak lupa untuk mengabadikan momen kelahiranmu dengan menggunakan gadget canggihnya. Nggak heran bagi generasi Z seolah mereka tumbuh bersama canggihnya gadget. That’s why, generasi ini disebut sebagai generasi digital.

 

Gadget Bagaikan Dua Sisi Mata Uang

Bagai dua sisi mata uang, perkembangan teknologi sebagai hasil dari berkembangnya ilmu sains bisa berpengaruh positif dan juga negatif. Maka, tinggal bagaimana kita memanfaatkan gadget ini agar menjadi remaja yang smart di tengah pandemi. Ada tiga kunci agar kita bisa jadi remaja yang smart, yaitu: 

  1. Jadikan gadget sebagai sarana tuk menuntut ilmu
  2. Tumbuhkan kedekatan dengan keluarga
  3. Berbagi kebaikan via dunia maya.

 Pertama, jadikan media sosial sebagai sarana untuk menambah ilmu yang bermanfaat. Maka, jadilah pengguna medsos yang smart, jangan habiskan waktumu dengan yang hal yang sia-sia. Media sosial bukanlah segalanya, tetaplah hidup di dunia nyata. Apalagi ini sudah sekitar 5 bulan pandemi wabah Covid-19 masih terus bergejolak, kita dikasih kesempatan oleh Allah Ta'ala untuk banyak berada di rumah. Maka jadikan gadget yang kita miliki untuk menambah ilmu yang bermanfaat, yaitu ilmu agama. Alhamdulillah sekarang sudah banyak bertebaran kajian-kajian Online agar kita bisa menambah wawasan ke-Islaman kita.

Selagi Allah masih memberi umur, ayo kita banyak menghadiri "taman-taman surga". Apa itu taman-taman surga?. Apa yang terlintas dalam benak kita saat mendengar taman-taman surga?. 'Mungkin' suatu tempat yang sejuk, indah pemandangannya, dipenuhi dengan aneka bunga warna warni, pohon-pohon yang hijau rindang meneduhkan dan terdapat bangku-bangku dari permata dan berlian untuk tempat melepas lelah.

Namun, ternyata yang dimaksud dengan taman-taman syurga adalah adalah halaqah dzikir atau bisa juga disebut dengan majelis ilmu. Taman syurga yang dimaksud bukanlah taman syurga yang ada di akhirat. Tetapi taman syurga yang berada di dunia, yaitu halaqah dzikir.

“Apabila kalian berjalan melewati taman-taman syurga, perbanyaklah berdzikir”. Para sahabat bertanya, “wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud taman-taman syurga itu?” Beliau menjawab, “Yaitu halaqah-halaqah zikir (majelis ilmu agama).” (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad).

Salah satu kebaikan saat berada di "Taman Syurga" adalah mereka dido’akan oleh seluruh makhluk. Seperti salah satu hadist, "Tamu-tamu di taman surga ini akan dido’akan oleh seluruh makhluk yang ada di langit maupun di bumi sampai ikan yang ada di dalam lautan mendo’akannya". (HR. At-Tirmidzi) 

Kedua, jadikan waktu-waktu di rumah saja untuk lebih dekat dengan keluarga dan sebagai sarana untuk berbakti pada OrangTua. Mungkin sebelum ada pandemi wabah, kita lebih sering beracara keluar rumah. Misalnya untuk sekolah, maen bersama teman, ikut beragam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan kegiatan yang lainnya. Sekarang, kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga. Maka jadikan saat ini sebagai kesempatan untuk mengekspresikan rasa sayang pada seluruh anggota keluarga, yang mana sebelum adanya wabah bisa jadi kita tidak punya banyak waktu untuk keluarga kita.

Rasulullah Muhammad ShallalLahu ‘alaihi wa Sallam pernah bersabda:

“Orang tua adalah pintu surga yang paling baik. Kalian bisa sia-siakan pintu itu atau kalian bisa menjaganya” (HR. Tirmidzi).

Sebelum maut menjemput, isilah hari-hari kita dengan banyak berbakti pada OrangTua. Bantulah Ibu kita untuk mengerjakan tugas-tugas di rumah. Misalkan dengan menawarkan berbelanja sayur di pasar, menyapu dan mengepel rumah, mencuci piring dan berbagai pekerjaan rumah lainnya. Tak lupa tawarkan bantuan ke Bapak kita, apa yang bisa kita bantu. Semoga dengan begitu kita bisa bertambah dekat dengan keluarga, dan pahala bisa terus mengalir.

Ketiga, berbagi kebaikan dengan cara menyebarkan Islam dan mengajak teman-teman pada kebaikan Islam. Misalkan, mengirim artikel dan link video seputar Islam di status WA atau facebook, sebar solusi Islam soal masalah kekinian ke teman-teman yang ada di kontak hp kita, dan selalu semangat untuk mengajak teman bergabung ke kajian-kajian Online.

Sebaliknya hindarkan diri dari hal-hal yang mendatangkan keburukan dan dosa misalkan posting foto atau video yang mengumbar aurat dan melakukan cyber bullying ke orang lain dan sebagainya.

Allah Ta'ala berfirman dalam surah Al-'Asr ayat 1-3 :

"Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran"

Selagi Allah Ta’ala masih memberi kita kesempatan untuk bernafas, jantung kita masih berdetak, Allah Ta’ala limpahkan rizqi untuk beli quota internet atau WiFi, maka gunakan itu semua untuk segera berbuat baik. Semoga kita bisa berproses menjadi remaja yang smart di tengah pandemi wabah saat ini, Aamiin Allahumma Aamiin.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Kamis, 21 Jan 2021 15:15

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Kamis, 21 Jan 2021 14:03

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Kamis, 21 Jan 2021 12:52

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Kamis, 21 Jan 2021 12:42

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Kamis, 21 Jan 2021 12:32

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 12:14

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Kamis, 21 Jan 2021 11:59

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Kamis, 21 Jan 2021 11:46

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 11:34

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Kamis, 21 Jan 2021 11:29

Anies Dikerjain Lagi!

Anies Dikerjain Lagi!

Kamis, 21 Jan 2021 11:01

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Kamis, 21 Jan 2021 00:04

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Rabu, 20 Jan 2021 22:28

Aplikasi Perpesanan Turki BiP Peroleh Lebih Dari 8 juta Pengguna Baru Secara Global

Aplikasi Perpesanan Turki BiP Peroleh Lebih Dari 8 juta Pengguna Baru Secara Global

Rabu, 20 Jan 2021 20:35

Pemerintah Afghanistan Salahkan Taliban Karena Hentikan Pembicaraan Damai

Pemerintah Afghanistan Salahkan Taliban Karena Hentikan Pembicaraan Damai

Rabu, 20 Jan 2021 20:01

Pemerintah Harus Turun Tangan Soal Gugatan Rp 39,5 Triliun dari Perusahaan Asing ke Pertamina

Pemerintah Harus Turun Tangan Soal Gugatan Rp 39,5 Triliun dari Perusahaan Asing ke Pertamina

Rabu, 20 Jan 2021 15:59

Signal Terus Tumbuh di Tengah Kontroversi WhatsApp

Signal Terus Tumbuh di Tengah Kontroversi WhatsApp

Rabu, 20 Jan 2021 14:08

PP Muhammadiyah: Kasus Penembakan 6 FPI Pelanggaran HAM Berat

PP Muhammadiyah: Kasus Penembakan 6 FPI Pelanggaran HAM Berat

Rabu, 20 Jan 2021 12:54

PW Hima Persis Banten Masa Jihad 2020-2022 Usung Tagline Kolaborasi Karya Kita

PW Hima Persis Banten Masa Jihad 2020-2022 Usung Tagline Kolaborasi Karya Kita

Rabu, 20 Jan 2021 12:42

Studi: Minum Cokelat Terbukti Tingkatkan Fungsi Otak

Studi: Minum Cokelat Terbukti Tingkatkan Fungsi Otak

Rabu, 20 Jan 2021 12:30


MUI

Must Read!
X