Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.838 views

Haruskah Generasi Muda Terpapar Games Online?

Oleh: Rochmah Ambarwati

Topik mengenai games online sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat kita. Terlebih setelah topik ini juga ikut disinggung oleh presiden kita dalam debat calon presiden. Bahkan, ada wacana dari menteri pendidikan untuk memasukan games online ini ke kurikulum sekolah. Tentu saja, hal ini pun memicu pro kontra di tengah masyarakat.

Terdapat pula kabar berita ada seorang ibu rumah tangga di Kediri yang menemukan tagihan rekening teleponnya membengkak sampai 11 juta. Setelah ditelusuri, tagihan tersebut bersumber dari tagihan pembelian games online oleh anaknya yang dilakukan tidak lebih dari satu bulan saja. Si ibu tentu saja merasa keberatan dengan 11 juta yang harus ia bayar.

Adakah kebaikan dalam games online?

Melihat fenomena ini, tentu kita akan bertanya, bagaimana sejatinya games online ini? Apakah memang boleh diberikan kepada anak-anak kita atau malah sebaliknya, kita harus membatasi atau bahkan menutup akses anak-anak kita kepada games online ini?

Hal ini memang patut untuk dicermati dengan saksama. Kita pun harus mampu untuk menimbang sisi kebaikan yang dapat kita temukan. Atau bahkan sebaliknya, jika memang sisi keburukanlah yang hanya akan didapatkan, langkah apa yang sebaiknya kita lakukan.

Sebagian pihak menilai bahwa games online ini hanya memberikan mudharat atau keburukan pada generasi. Sebagaimana kasus di Kediri yang dijelaskan di atas. Games online sudah menghantarkan pada tindakan pemborosan uang untuk hal yang sia-sia. 

Selain itu, sejatinya sifat mendasar dari sebuah permainan adalah menimbulkan kecanduan atau ketagihan. Siapa saja yang pernah memainkan satu permainan, ia pun akan memilik keinginan atau paling tidak angan-angan untuk melakukan lagi permainan tersebut.

MUI sebagai lembaga yang memberikan payung hukum mengenai hukum Islam yang diterapkan di Indonesia, memberikan satu wacana untuk mengeluarkan fatwa mengenai keharaman dari permainan online ini.

Pada hakikatnya, permainan games online ini merupakan satu perbuatan yang mubah atau boleh dilakukan. Karena memang hukum perbuatan itu mubah sampai ada dalil yang melarang atau mewajibkannya. Namun apakah kemubahan ini bisa diperturutkan begitu saja? Inilah yang membutuhkan penggalian fakta yang lebih mendalam.

Bagaimana Generasi Muda Memanfatkan Waktu Mereka

Islam sebagai satu agama yang sempurna dan komprehensif tentu saja memiliki aturan terhadap segala macam bentuk persoalan yang dihadapi oleh manusia. Dalam membahas mengenai games online ini, tentu saja kita harus melihat tentang bagaimana seharusnya generasi muda kita memanfaatkan waktu luang mereka.

Generasi muda diharapkan mampu untuk menjadi generasi yang siap untuk memimpin. Ia pun harus dilengkapi dengan banyak bekal, selain aqidah yang kuat dan keterikatan pada syariat Islam yang kokok, generasi muda juga harus dibekali dengan berbagai macam lifeskills yang kelak akan dibutuhkan saat terjun ke masyarakat secara langsung.

Generasi muda terdahulu tentu sangat konsen terhadap hal ini. Mereka mempergunakan masa luang mereka untuk belajar, belajar dan belajar. Serta mendekat dengan Al Quran untuk siap menjadi ahlu Quran.

Bertolak belakang dengan keadaan generasi muda kita saat ini. Al Quran bukanlah satu hal yang begitu dekat dengan mereka. Keberadaan gadget dengan akses ke media sosial, vlog dan bahkan games online sudah semakin menjauhkan mereka dari islam dan Al Quran. Bagaimana bisa mereka diharapkan untuk menjadi pemimpin di masa depan jika mereka tak memiliki bekal apapun. Masa depan generasi dan peradaban yang di tangan mereka akan menjadi sangat suram.

Memang, tidak ada keharaman dalam bermain games online, misal untuk mengusir kejenuhan saat belajar. Namun, sebagai muslim yang paham akan hakikat kehidupan tentunya akan sangat memperhatikan segala bentuk perbuatan yang ia lakukan, walaupun sekecil apa pun.

Jika perbuatan itu menghantarkan pada lahwun atau hal yang melenakan, bahkan sampai melupakan kewajiban yang lainnya, tentu saja sangat pantas untuk meninggalkan perbuatan tersebut. Masih banyak perbuatan bernilai yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang. Jangan sampai terlena dengan perbuatan mubah yang melalaikan pada hal-hal yang wajib dan sunnah. Wallahu ‘alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Jum'at, 23 Aug 2019 01:44

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 22:03

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Kamis, 22 Aug 2019 21:59

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 21:55

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Kamis, 22 Aug 2019 21:45

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

Kamis, 22 Aug 2019 21:15

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 20:53

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

Kamis, 22 Aug 2019 18:54

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Kamis, 22 Aug 2019 18:22

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 17:50

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

Kamis, 22 Aug 2019 17:43

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Kamis, 22 Aug 2019 17:08

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

Kamis, 22 Aug 2019 17:00

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 16:37

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Kamis, 22 Aug 2019 16:29

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Kamis, 22 Aug 2019 15:15

Memperbaiki Negara Kita Agar Lebih Baik

Memperbaiki Negara Kita Agar Lebih Baik

Kamis, 22 Aug 2019 15:00

Pidato Jokowi Dikritik karena Tak Singgung Perdagangan Orang

Pidato Jokowi Dikritik karena Tak Singgung Perdagangan Orang

Kamis, 22 Aug 2019 14:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X