Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.325 views

Haruskah Generasi Muda Terpapar Games Online?

Oleh: Rochmah Ambarwati

Topik mengenai games online sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat kita. Terlebih setelah topik ini juga ikut disinggung oleh presiden kita dalam debat calon presiden. Bahkan, ada wacana dari menteri pendidikan untuk memasukan games online ini ke kurikulum sekolah. Tentu saja, hal ini pun memicu pro kontra di tengah masyarakat.

Terdapat pula kabar berita ada seorang ibu rumah tangga di Kediri yang menemukan tagihan rekening teleponnya membengkak sampai 11 juta. Setelah ditelusuri, tagihan tersebut bersumber dari tagihan pembelian games online oleh anaknya yang dilakukan tidak lebih dari satu bulan saja. Si ibu tentu saja merasa keberatan dengan 11 juta yang harus ia bayar.

Adakah kebaikan dalam games online?

Melihat fenomena ini, tentu kita akan bertanya, bagaimana sejatinya games online ini? Apakah memang boleh diberikan kepada anak-anak kita atau malah sebaliknya, kita harus membatasi atau bahkan menutup akses anak-anak kita kepada games online ini?

Hal ini memang patut untuk dicermati dengan saksama. Kita pun harus mampu untuk menimbang sisi kebaikan yang dapat kita temukan. Atau bahkan sebaliknya, jika memang sisi keburukanlah yang hanya akan didapatkan, langkah apa yang sebaiknya kita lakukan.

Sebagian pihak menilai bahwa games online ini hanya memberikan mudharat atau keburukan pada generasi. Sebagaimana kasus di Kediri yang dijelaskan di atas. Games online sudah menghantarkan pada tindakan pemborosan uang untuk hal yang sia-sia. 

Selain itu, sejatinya sifat mendasar dari sebuah permainan adalah menimbulkan kecanduan atau ketagihan. Siapa saja yang pernah memainkan satu permainan, ia pun akan memilik keinginan atau paling tidak angan-angan untuk melakukan lagi permainan tersebut.

MUI sebagai lembaga yang memberikan payung hukum mengenai hukum Islam yang diterapkan di Indonesia, memberikan satu wacana untuk mengeluarkan fatwa mengenai keharaman dari permainan online ini.

Pada hakikatnya, permainan games online ini merupakan satu perbuatan yang mubah atau boleh dilakukan. Karena memang hukum perbuatan itu mubah sampai ada dalil yang melarang atau mewajibkannya. Namun apakah kemubahan ini bisa diperturutkan begitu saja? Inilah yang membutuhkan penggalian fakta yang lebih mendalam.

Bagaimana Generasi Muda Memanfatkan Waktu Mereka

Islam sebagai satu agama yang sempurna dan komprehensif tentu saja memiliki aturan terhadap segala macam bentuk persoalan yang dihadapi oleh manusia. Dalam membahas mengenai games online ini, tentu saja kita harus melihat tentang bagaimana seharusnya generasi muda kita memanfaatkan waktu luang mereka.

Generasi muda diharapkan mampu untuk menjadi generasi yang siap untuk memimpin. Ia pun harus dilengkapi dengan banyak bekal, selain aqidah yang kuat dan keterikatan pada syariat Islam yang kokok, generasi muda juga harus dibekali dengan berbagai macam lifeskills yang kelak akan dibutuhkan saat terjun ke masyarakat secara langsung.

Generasi muda terdahulu tentu sangat konsen terhadap hal ini. Mereka mempergunakan masa luang mereka untuk belajar, belajar dan belajar. Serta mendekat dengan Al Quran untuk siap menjadi ahlu Quran.

Bertolak belakang dengan keadaan generasi muda kita saat ini. Al Quran bukanlah satu hal yang begitu dekat dengan mereka. Keberadaan gadget dengan akses ke media sosial, vlog dan bahkan games online sudah semakin menjauhkan mereka dari islam dan Al Quran. Bagaimana bisa mereka diharapkan untuk menjadi pemimpin di masa depan jika mereka tak memiliki bekal apapun. Masa depan generasi dan peradaban yang di tangan mereka akan menjadi sangat suram.

Memang, tidak ada keharaman dalam bermain games online, misal untuk mengusir kejenuhan saat belajar. Namun, sebagai muslim yang paham akan hakikat kehidupan tentunya akan sangat memperhatikan segala bentuk perbuatan yang ia lakukan, walaupun sekecil apa pun.

Jika perbuatan itu menghantarkan pada lahwun atau hal yang melenakan, bahkan sampai melupakan kewajiban yang lainnya, tentu saja sangat pantas untuk meninggalkan perbuatan tersebut. Masih banyak perbuatan bernilai yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang. Jangan sampai terlena dengan perbuatan mubah yang melalaikan pada hal-hal yang wajib dan sunnah. Wallahu ‘alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

Selasa, 07 Jul 2020 21:26

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Selasa, 07 Jul 2020 20:50

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

Selasa, 07 Jul 2020 20:35

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

Selasa, 07 Jul 2020 20:33

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di  PII

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di PII

Selasa, 07 Jul 2020 19:15

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

Selasa, 07 Jul 2020 18:19

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Selasa, 07 Jul 2020 15:00

Turki Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Baru ke Libya Setelah Serangan di Pangkalan Al-Watiya

Turki Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Baru ke Libya Setelah Serangan di Pangkalan Al-Watiya

Selasa, 07 Jul 2020 14:15

Pembantu MBS Saud Al-Qahatani Ancam Putra Khashoggi 6 Bulan Sebelum Pembunuhan Ayahnya

Pembantu MBS Saud Al-Qahatani Ancam Putra Khashoggi 6 Bulan Sebelum Pembunuhan Ayahnya

Selasa, 07 Jul 2020 13:00

Saudi Umumkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Selama Haji 2020

Saudi Umumkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Selama Haji 2020

Selasa, 07 Jul 2020 12:30

Fenomena Partai Semangka Pascapenolakan RUU HIP di Negeri +62

Fenomena Partai Semangka Pascapenolakan RUU HIP di Negeri +62

Selasa, 07 Jul 2020 11:48

Mengapa Anies Keluarkan Pergub Baru Reklamasi?

Mengapa Anies Keluarkan Pergub Baru Reklamasi?

Selasa, 07 Jul 2020 01:59

Pasar Modal Indonesia Diambang Kiamat

Pasar Modal Indonesia Diambang Kiamat

Senin, 06 Jul 2020 23:56

Apa yang Dibaca Saat Sujud Sahwi? Ini Jawaban Syaikh Bin Bazz

Apa yang Dibaca Saat Sujud Sahwi? Ini Jawaban Syaikh Bin Bazz

Senin, 06 Jul 2020 23:01

Yang Bermasalah Itu Kalian, Bukan Pancasila

Yang Bermasalah Itu Kalian, Bukan Pancasila

Senin, 06 Jul 2020 22:51

Somalia Tolak Tawaran 'Konyol' UEA untuk Berperang di Yaman

Somalia Tolak Tawaran 'Konyol' UEA untuk Berperang di Yaman

Senin, 06 Jul 2020 22:45

Laporan: Otoritas Saudi Minta Pembayaran 15 Miliar USD dari Mantan Putra Mahkota Bin Nayef

Laporan: Otoritas Saudi Minta Pembayaran 15 Miliar USD dari Mantan Putra Mahkota Bin Nayef

Senin, 06 Jul 2020 22:25

Turki Bersumpah Balas Serangan di Pangkalan Al-Watiya Libya yang Merusak Sistem Pertahanan Mereka

Turki Bersumpah Balas Serangan di Pangkalan Al-Watiya Libya yang Merusak Sistem Pertahanan Mereka

Senin, 06 Jul 2020 22:02

PPDB Bikin Galau, Apa Obatnya?

PPDB Bikin Galau, Apa Obatnya?

Senin, 06 Jul 2020 21:41

Ennahda: Presiden Tunisia Essebsi Tolak Bantuan Keuangan dari UEA untuk Mengecualikan Kami

Ennahda: Presiden Tunisia Essebsi Tolak Bantuan Keuangan dari UEA untuk Mengecualikan Kami

Senin, 06 Jul 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X