Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.508 views

Ada Apa dengan Zaky dan Safira?

 

Oleh:

Nani Hazkia*

 

NAMA Zaky dan Safira tiba-tiba viral di jagat dunia maya. Siapakah Zaki dan Safira ini?  Apakah artis pendatang baru yang mengalahkan artis yang sudah lama tenar?  Ternyata Zaki dan Safira tak lain merupakan nama  tokoh dalam salah satu soal esai UNBK Matematika yang beberapa hari lalu di kerjakan oleh para siswa tingkat SMA/MA sederajat. (Kompas.com, 4/4/19)

Usut punya usut nama Zaky dan Safira viral karena para siswa merasa salah satu  soal UNBK Matematika ini dirasa tidak masuk akal.  Mereka diminta menghitung kemungkinan password atau kata kunci yang bisa dibuat Zaky maupun Safira yang hendak membuat akun e-mail.  Kemudian, password yang dipakai juga mesti mengkombinasikan unsur nama dan angka sebanyak 8 karakter. (Kompas.com, 4/4/19)  

Maka, tak heran para siswa SMA/MA sederajat pun akhirnya menumpahkan keluh kesahnya mengenai soal ini di akun komentar media sosial Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Inilah yang membuat nama Zaky dan Safira mendadak viral seketika.  Juga, sebab komentarnya kreatif dan mengundang gelak tawa para nitizen  yang turut membacanya. Salah satunya berikut ini.

"Saya heran nih sama SAFIRA, katanya membuat password 8 karakter. Tapi dicontohnya SAFIRA123, SAFIRA321, 456SAFIRA, 046SAFIRA, itu kan 9 karakter.  SAFIRA yang buat password saya yang pusing." Tulis akun @naufalnazh di akun instagram @kemdikbud.ri.  (Kompas.com, 4/4/19)

Sementara itu UNBK sendiri dilaksanakan pada tanggal 1,2,4 dan 8 April 2019. Para siswa diuji mata pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika dan satu mata pelajaran jurusan.

Permasalahan salah satu soal esai UNBK Matematika ini patut disoroti bukan hanya karena komentar mengenai Zaky dan Safira  yang penuh humor. Namun, juga mengenai soal tidak masuk akal, evaluasi kemampuan siswa serta sistem pendidikan Indonesia sendiri.

Memang kalau membahas persoalan pendidikan di Indonesia terbilang cukup pelik. Tak hanya kurang fasilitas, banyak gedung sekolah rusak, bahkan ada yang tak punya bangunan sama sekali dan lain sebagainya. Belum lagi anak-anak yang kurang kemampuan dalam ekonomi sehingga tidak bisa bersekolah. Ditambah degradasi moral yang tak hanya menimpa murid bahkan guru. Serta permasalahan kenakalan remaja seperti tawuran, seks bebas, narkoba, dan masih banyak lainnya.

Selain itu, di Indonesia para pelajar mesti menguasai semua bidang mata pelajaran seperti Matematika, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan lain sebagainya. Padahal, bisa jadi mereka tidak mampu menguasai ilmu eksak,  namun mahir dalam seni. Bisa jadi pula mereka tidak bisa dalam ilmu apapun baik itu dari eksak maupu non eksak tapi mereka pandai dalam olahraga.

Apalagi, siswa-siswa tingkat SMA sederajat juga diharuskan sudah melakukan penjurusan dan harusnya linier seperti IPA, IPS, Agama, Bahasa dan lainnya. Meskipun sekarang ada pelajaran yang lintas jurusa. Namun, bisa jadi pula mereka tak mampu dalam menguasainya.

Dalam  negara yang sudah maju seperti Amerika, atau Negara yang sistem pendidikannya sudah bagus seperti Finlandia. Para siswa tidak dipaksa menguasai mata pelajaran yang bisa jadi mereka tidak mampu menguasai. Mereka dibebaskan memilih mata pelajaran apa yang ingin dipelajarinya. Bahkan boleh lintas jurusan. 

Sedangkan, dalam Islam sendiri pendidikan itu wajib bagi seluruh kaum muslimin. Makanya, tak heran ketika Islam diterapkan. Sekolah baik dari tingkat dasar sampai Perguruan Tinggi, akan memungut biaya murah bahkan gratis yang mana telah terjadi pada masa kekhilafahan. Belum lagi, mereka juga mendapat uang saku. Dan jika menghasilkan karya berupa buku maka buku itu akan ditimbang serta beratnya buku itu akan digantikan dengan emas yang sama beratnya. Jauh berbeda dengan sekarang mau sekolah yang bagus, maka bagus jua harganya

Apalagi, para pelajar pada masa kebangkitan Islam dididik dengan tsaqofah Islam mulai dari lever dasar setingkat SD sampai tingkat menengah. Pada tingkat menengah atas  barulah mereka boleh memilih jurusan sesuai yang mereka kehendaki meksipun itu lintas jurusan.

 Maka, wajar jika saat itu kalau ilmuan sudah pasti alim. Meskipun, tidak jadi ulama, akhlak mereka sudah dipastikan mulia. Tak seperti sekarang mengalami degradasi moral dan seolah terjadi pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum. Faktanya membuktikan dengan adanya sekolah umum dan sekolah agama seperti MA atau Pesantren dan sejenisnya.

Untuk sistem evaluasi sendiri, para siswa pada saat itu mendatangi guru mata pelajaran untuk mendapat ijazah. Jika pada satu guru belum selesai maka boleh dan tetap bisa melanjutkan ke mata pelajaran lainnya. Sementara yang tidak lulus cukup mengulang mata pelajaran yang tidak lulus saja. Tidak seperti sekarang meski ada remedial, namun tetap semua mencapai KKM dan maksimal 2 saja yang tidak lulus baru boleh melanjutkan ke mata pelajaran lain.

Makanya  ilmuan-ilmuan muslim tak hanya mumpuni dalam hal agama juga mampu menguasai berbagai cabang ilmu. Contohnya Imam Al-Ghazali, beliau tak hanya pandai dalam hal SAINS namun juga menguasai tasawuf dan filsafat.

Oleh karena itu jika ingin para pelajar yang tak hanya cerdas dalam ilmu agama juga ilmu dunia, serta mulia akhlaknya. Tidak ada jalan lain selain menerapkan sistem Islam dalam pendidikan. Tetapi penerapan sistem pendidikan Islam tidak bisa terwujud kecuali jika dengan adanya penerapan syariah Islam secara kaffah dalam seluruh lini kehidupan.*Alumni UIN Antasari Banjarmasin dan pemerhati sosial dan kemasyarakatan.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X