Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.202 views

UAS ke Prabowo, Jokowi Kelar?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Mendekati tanggal 17 April, Prabowo-Sandi kebanjiran dukungan. Sejumlah tokoh dengan pengaruh dan nama beken berbondong-bondong. Mulai kalangan pengusaha, militer hingga ulama. Kalau artis? Tak terhitung jumlahnya.

Dimulai dari Ustadz Bachtiar Nasir, ketua Majlis Pelayan Indonesia (MPI). Terang-terangan deklarasi dukung Prabowo-Sandi. Dan dua kali hadir di acara kampanye Prabowo: di GBK Jakarta dan Sriwedari Solo.

Erwin Aksa, pengusaha muda nan kaya dari keluarga Kalla pun terpaksa meninggalkan posisinya di Golkar dan balik badan untuk mendukung Prabowo-Sandi. Tak tanggung-tanggung, Erwin ajak serta 1000 pengusaha. Bawa duit gak? Nah, itu yang publik gak tahu.

Selain Erwin, ada Dahlan Iskan. Pemilik koran Jawa Pos yang dikenal sebagai sosok idealis dan bersih ini pun merapat ke Prabowo. Kendati kedua pengusaha ini merapat di injury time.

Kenapa umumnya pengusaha dukung di injury time? Ada dua kemungkinan. Pertama, karena menghindari benturan dengan penguasa. Mana berani pengusaha-pengusaha besar dukung oposisi? Ijin usaha dan pajak bisa jadi masalah. Begitulah kira-kira yang terjadi. Represif dong?

Kedua, atau karena arah angin sudah mulai berubah. Umumnya pengusaha ikut petunjuk angin. Kemana angin kemenangan itu bertiup, kesitulah mereka menaruh uang dan modalnya. Dan satu lagi kelebihan pengusaha, lihai menyalib di tikungan. Dan di tikungan itulah seringkali ulama dan relawan ditinggalkan. Alasannya macam-macam. Mulai dari kompetensi sampai keikhlasan.

Dari kalangan militer, ada Gatot Nurmantyo. Mantan Panglima TNI yang dicopot Jokowi sebelum waktunya ini juga merapat ke Prabowo. Setelah hampir enam bulan melihat-lihat, menghitung, mengkalkulasi, dan entah berapa berinteraksi, akhirnya merapat juga ke Prabowo. Hadir di acara pidato kebangsaan Prabowo hari ini (12/4) di Surabaya.

Selain nama-nama beken itu, ada dua tokoh yang paling fenomenal. Sultan Hamengkubuwono ke X dan Ustaz Abdussomad (UAS). Keduanya memiliki cerita unik dan heroik.

Sebelumnya, sempat Sang Raja Jogja disowani Jokowi. Diantar Megawati, ketum PDIP dan sejumlah orang penting di istana. Keluar dari rumah Raja, wajah Jokowi dan Mega terlihat lesu. Menolak wawancara dengan wartawan. Kabarnya Sang Raja tak bersedia mendukung. Berani ya? Padahal, belum ada satupun kepala daerah yang berani menolak pinangan istana.

Tapi, ketika Prabowo hadir, Sang Raja tampak lebih hangat dan bersemangat. Masyarakat lalu menyimpulkan bahwa Sang Raja condong ke Prabowo-Sandi.

Dan Kamis lalu (11/4), giliran ustadz kondang bernama Abdussomad (UAS) ketemu Prabowo. Entah dimana mereka bertemu. Hingga hari ini, tempat dan jam pertemuan dirahasiakan. Kok pakai rahasia segala? Kabarnya, ada pihak yang tak ingin UAS dukung 02. Netral saja!

UAS nekat. Temui Prabowo. Berbincang berdua. Dan, pembicaraan keduanya direkam. Rekamannya dikirim ke TV One dan tayang.

Gempar! Akhirnya publik tahu ternyata UAS dukung Prabowo. Serius? Kalau nonton rekamannya, itu asli. Otentik. Bukan hoak.

"Dua hal yang saya minta dari Bapak jika nanti terpilih jadi presiden. Pertama, jangan undang saya ke istana. Kedua, jangan kasih saya jabatan apapun."

Legitimed! Narasinya merepresentasikan kelasnya sebagai ulama. Dukungan yang polos dan ikhlas. Narasi ini tidak saja melegitimasi UAS sebagai seorang ulama', tapi juga melegitimasi apa yang UAS sampaikan.

Diantara yang UAS sampaikan bahwa Prabowo akan terpilih jadi presiden. Pertama, dari pengamatan UAS di lapangan. Ketika UAS ceramah dari Sabang sampai Merauke, selalu dihadang salam dua jari. Dan kedua, dari pengamatan mata batin. Sejumlah ulama khos yang disowani UAS mengatakan bahwa Prabowo akan menang.

Kombinasi nalar dan mata batin UAS melihat fenomena politik di pilpres kali ini disampaikan ke Prabowo. Apa adanya. Soal benar tidaknya, tetap tanggal 17 April jadi penentu takdirnya.

Denny JA, surveyer Jokowi-Ma'ruf yang sekaligus merangkap sebagai timses ini pernah bilang: kalau UAS netral, Jokowi-Ma'ruf menang. Sekarang, UAS sudah dukung Prabowo-Sandi. Apakah berarti Jokowi-Ma'ruf kelar? Biar Denny JA yang jawab. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 12/4/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Boykot Israel, Otoritas Palestina Kirim Pasien Ke Rumah Sakit di Yordania dan Mesir

Boykot Israel, Otoritas Palestina Kirim Pasien Ke Rumah Sakit di Yordania dan Mesir

Selasa, 23 Apr 2019 23:05

Wartawan yang Ungkap Pembantaian Muslim Rohingya Divonis 7 Tahun Penjara

Wartawan yang Ungkap Pembantaian Muslim Rohingya Divonis 7 Tahun Penjara

Selasa, 23 Apr 2019 22:23

Pengadilan Tinggi Prancis Tolak Tuntutan Pemulangan Warganya dari Suriah

Pengadilan Tinggi Prancis Tolak Tuntutan Pemulangan Warganya dari Suriah

Selasa, 23 Apr 2019 22:15

Seruan Pendukung Jokowi untuk Boikot Rumah Makan Padang Tidak Berpengaruh

Seruan Pendukung Jokowi untuk Boikot Rumah Makan Padang Tidak Berpengaruh

Selasa, 23 Apr 2019 22:01

Sandiaga Uno Gelar Shalat Ghaib untuk 119 Petugas KPPS yang Wafat

Sandiaga Uno Gelar Shalat Ghaib untuk 119 Petugas KPPS yang Wafat

Selasa, 23 Apr 2019 21:50

Mpok Nur Ajak Emak-emak Kawal C1 hingga Tuntas

Mpok Nur Ajak Emak-emak Kawal C1 hingga Tuntas

Selasa, 23 Apr 2019 21:47

Pemprov Aceh Deklarasikan Gerakan Tolak Pornografi

Pemprov Aceh Deklarasikan Gerakan Tolak Pornografi

Selasa, 23 Apr 2019 21:42

Kepala LNA Khalifa Haftar Umumkan Fase ke-2 Ofensif Tripoli

Kepala LNA Khalifa Haftar Umumkan Fase ke-2 Ofensif Tripoli

Selasa, 23 Apr 2019 21:30

Pemimpin Syi'ah Houtsi Sesumbar Rudal Mereka dapat Mencapai Target Strategis Saudi dan UEA

Pemimpin Syi'ah Houtsi Sesumbar Rudal Mereka dapat Mencapai Target Strategis Saudi dan UEA

Selasa, 23 Apr 2019 20:45

Banyak Kecurangan, Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Sebut Pemilu 2019 Terburuk

Banyak Kecurangan, Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Sebut Pemilu 2019 Terburuk

Selasa, 23 Apr 2019 20:27

Pemerintah Sah Libya Tuduh Prancis Dukung Jenderal Kriminal Khalifa Haftar

Pemerintah Sah Libya Tuduh Prancis Dukung Jenderal Kriminal Khalifa Haftar

Selasa, 23 Apr 2019 19:58

Kwik Kian Gie Silaturahmi ke Rumah Sandi

Kwik Kian Gie Silaturahmi ke Rumah Sandi

Selasa, 23 Apr 2019 19:49

Pejuang Oposisi dan Rezim Teroris Assad Lakukan Pertukaran Tahanan untuk Kali ke Tiga

Pejuang Oposisi dan Rezim Teroris Assad Lakukan Pertukaran Tahanan untuk Kali ke Tiga

Selasa, 23 Apr 2019 19:06

Sambil Jenguk, Sandi Sebut Relawan Sebagai Pejuang

Sambil Jenguk, Sandi Sebut Relawan Sebagai Pejuang

Selasa, 23 Apr 2019 18:49

Hj. Ermi Yusfa SE.ME, Muallaf Politik Akan Duduki Kursi Senayan

Hj. Ermi Yusfa SE.ME, Muallaf Politik Akan Duduki Kursi Senayan

Selasa, 23 Apr 2019 18:02

Viral Surat Terbuka MUI Sorong Minta Maruf Amin Bersikap Atas Kecurangan Pilpres

Viral Surat Terbuka MUI Sorong Minta Maruf Amin Bersikap Atas Kecurangan Pilpres

Selasa, 23 Apr 2019 17:38

Aksi Solidaritas Mahasiswa Muhammadiyah Surabaya untuk Srilanka

Aksi Solidaritas Mahasiswa Muhammadiyah Surabaya untuk Srilanka

Selasa, 23 Apr 2019 16:51

PA 212 Bekasi Raya Berharap Wakil dari PKS Duduki Ketua DPRD2 Kota Bekasi

PA 212 Bekasi Raya Berharap Wakil dari PKS Duduki Ketua DPRD2 Kota Bekasi

Selasa, 23 Apr 2019 15:49

Karni Ilyas Cuti dari ILC, Ini Dia Alasannya

Karni Ilyas Cuti dari ILC, Ini Dia Alasannya

Selasa, 23 Apr 2019 15:07

Pluralisme sebagai Paham dan Realitas dalam Tinjauan Perspektif Islam

Pluralisme sebagai Paham dan Realitas dalam Tinjauan Perspektif Islam

Selasa, 23 Apr 2019 14:08


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X