Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.710 views

Menjadi Qurrata A'yun bagi Kedua Orangtua

 

Oleh:

Dahlia Kumalasari

Pendidik dan Ibu Rumah Tangga

 

SEORANG anak bagaikan sebuah permata. Perhiasan yang sangat didambakan dan dicintai oleh kedua orangtuanya. Dalam surah Al-Furqan ayat 74 Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa”.

Namun, saat ini kita lihat banyak anak yang tak lagi menjadi qurrata a’yun (penyenang hati) bagi orangtuanya. Betapa banyak anak yang justru membuat khawatir orangtuanya. Anak-anak yang justru tumbuh menjadi pribadi yang brutal dan melakukan kekerasan pada teman-temannya sendiri.

Di Malang, kasus perundungan (bullying) dialami oleh MS (13 tahun) siswa sekolah menengah pertama (SMP) yang harus menjalani operasi amputasi pada dua ruas jari tengah kanannya. Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata mengatakan tubuh MS sempat diangkat beramai-ramai oleh temannya dan dibanting di atas lantai paving sekolah. Tak hanya itu, MS sempat dilempar ke pohon oleh teman-temannya. Kepada polisi, pelaku mengatakan melakukan hal itu karena iseng dan bercanda.

Kasus bullying terbaru dialami oleh seorang siswi yang dipukul dan ditendang oleh tiga siswa. Kejadian ini direkam oleh salah satu siswa dan videonya sempat viral di media sosial. Peristiwa itu diketahui terjadi di salah satu SMP di Purworejo, Jawa Tengah.

Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Haris Iskandar menjelaskan soal kekerasan dan perundungan di sekolah diatur Permendikbud No.82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan. Walaupun sudah diatur, dia menyebut kasus kekerasan di sekolah masih menjadi persoalan. “Kasus-kasus yang terjadi, kan, sudah ditangani. (Untuk antisipasi) saya belum come up dengan ide baru,” ujar Haris di Kemendikbud, Jakarta, Kamis (6/2).

Harus diakui bahwa maraknya kasus bullying menjadi bukti kegagalan sistem pendidikan sekuler yang diterapkan saat ini. Sistem sekuler menjauhkan generasi dari nilai-nilai kebaikan yang terpancar dari syariah Islam. Sistem sekuler menjadikan prestasi akademik siswa menjadi sesuatu yang diunggulkan oleh siswa dan orangtua. Dalam sistem ini, kemuliaan akhlaq tidak menjadi tujuan dalam pendidikan generasi. Sehingga wajar banyak perilaku anak sekolah yang jauh dari akhlaq yang mulia. Butuh langkah nyata untuk menyelesaikan maraknya bullying di dunia pendidikan. Kerjasama antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara mutlak dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini. Jika tidak, jangan harap bullying bisa dituntas habis.

Keluarga sebagai lingkungan yang pertama dan terdekat dengan anak, harus mempunyai visi misi yang benar dan jelas dalam mendidik anak-anak. Nasihat Luqman seharusnya menjadi rujukan para orangtua dalam mendidik anak-anaknya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surah Luqman ayat 13 yang artinya, Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata pada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, “Wahai anakku!. Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.

Anak memang harus dikenalkan dengan Rabb nya sejak dini. Mencintai Allah Ta’ala di atas segalanya. Dan merasa diawasi oleh Allah Ta’ala dimanapun berada. Keteladanan dari orangtua juga menjadi kunci dari keberhasilan pendidikan. Orangtua yang berakhlaq baik, tentu menjadi teladan terdekat yang akan dicontoh anak-anak.

Kemudian, sekolah dan masyarakat adalah lingkungan selanjutnya yang akan mewarnai pribadi generasi. Baik buruknya akhlaq anak-anak erat kaitannya dengan suasana di sekolah dan masyarakat. Jika Islam menjadi landasan dalam munculnya setiap interaksi yang terjalin baik dalam lingkungan sekolah maupun masyarakat, maka akan didapatkan generasi yang cemerlang dengan nilai-nilai kebaikan Islam. Sebaliknya, jika sekulerisme masih menjadi asas dalam berinteraksi dan berperilaku, maka akan lahir banyak bullying dengan berbagai bentuknya.

Yang terakhir, perlu penjagaan dan peran aktif negara untuk melindungi generasi bangsa. Penting sekali menjadikan Islam sebagai rujukan lahirnya kebijakan yang dikeluarkan. Diantaranya pentingnya negara mendorong dunia pendidikan untuk mempunyai visi misi mendidik anak-anak menjadi pribadi yang mulia. Pribadi yang mempunyai perilaku dan pola pikir sesuai dengan yang Allah ridhoi. Kepribadian yang mempunyai akhlaq mulia dan juga terdepan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

Semoga kita semua mau berbenah diri dan melakukan koreksi total dalam kehidupan ini. Sehingga tidak bermunculan lagi kasus-kasus bullying dalam dunia pendidikan. Dan anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang qurrata a’yun (menyenangkan hati) bagi kedua orangtuanya.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Menelan Hoax Pengobatan Covid

Menelan Hoax Pengobatan Covid

Ahad, 09 Aug 2020 08:46

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Ahad, 09 Aug 2020 08:37

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Ahad, 09 Aug 2020 07:55

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Ahad, 09 Aug 2020 07:46

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Ahad, 09 Aug 2020 07:32

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Sabtu, 08 Aug 2020 23:24

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Sabtu, 08 Aug 2020 22:41

Ta’aruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Ta’aruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Sabtu, 08 Aug 2020 22:06

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Sabtu, 08 Aug 2020 21:52

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 21:45

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Sabtu, 08 Aug 2020 21:30

8 Tentara Somalia Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab di Pangkalan Militer di Mogadishu

8 Tentara Somalia Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab di Pangkalan Militer di Mogadishu

Sabtu, 08 Aug 2020 21:26

Istri Dubes Belanda Untuk Libanon Tewas Setelah Luka Parah Dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Istri Dubes Belanda Untuk Libanon Tewas Setelah Luka Parah Dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 20:45

Lebih Dari 60 Orang Masih Hilang Setelah Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut Libanon

Lebih Dari 60 Orang Masih Hilang Setelah Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut Libanon

Sabtu, 08 Aug 2020 20:22

Mundur... Mundur... Mundur...

Mundur... Mundur... Mundur...

Sabtu, 08 Aug 2020 19:19

Gerindra dan Nepotisme

Gerindra dan Nepotisme

Sabtu, 08 Aug 2020 16:17

Menelisik Dibalik Deklarasi KAMI

Menelisik Dibalik Deklarasi KAMI

Sabtu, 08 Aug 2020 11:10

Kondisi Keuangan PLN Memburuk, Legislator Ingatkan Pemerintah

Kondisi Keuangan PLN Memburuk, Legislator Ingatkan Pemerintah

Sabtu, 08 Aug 2020 06:36

Soal Kampanye Pakai Masker, Pemimpin dan Tontonan Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Soal Kampanye Pakai Masker, Pemimpin dan Tontonan Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Sabtu, 08 Aug 2020 06:22

Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Jum'at, 07 Aug 2020 21:48


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X