Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.905 views

Ketika Ananda Jatuh Cinta, Beginilah Seharusnya Respon Orangtua

 

Oleh: Umi Diwanti

“Rasa cinta pasti ada pada makhluk yang bernyawa.”

Bait lagu Oma Titiek Sandora ini benar adanya. Allah menciptakan rasa cinta pada manusia termasuk terhadap lawan jenisnya. Tentu saja bukan untuk membuat manusia terluka atau sengsara tapi agar spesies manusia tidak punah. Sebuah fitrah jika ananda kita pun merasakannya.

Di tengah buruknya pergaulan anak zaman sekarang, tentu menjadikan kita para orangtua parno terhadap interaksi anak-anak. Tapi jangan sampai kekhawatiran membuat kita salah langkah dalam menyikapi perkembangan naluri ananda.

Fakta buruk yang terjadi akibat pacaran jangan membuat kita serta merta frontal pada saat anak menyatakan rasa suka pada teman lawan jenisnya. Namun, jangan pula membiarkannya hingga beresiko fatal.

Dua cerita nyata ini sekiranya bisa menjadi pelajaran penting buat kita.

Pertama, seorang bunda yang merasa bahwa anak perempuannya telah memilih lelaki yang tepat. Dianggapnya baik perangai dan agama laki-laki tersebut, lalu dibiarkan bahkan terkesan didukung hubungan keduanya.

Dia diizinkan bertamu, mengobrol bahkan orang tua mempercayakan putrinya pada si lelaki tersebut. Hingga suatu ketika saat jelang ujian akhir SMP, sang anak terlihat ogah-ogahan belajar. Tak sengaja, sang bunda menemukan sebuah pesan di ponsel anandanya.

“Sayang sudah diminum belum ramuan penggugur kandungannya?”

Orangtua mana yang tidak tidak histeris membaca pesan macam itu? Dan tahukah bunda, ternyata sms itu dari lelaki yang dianggap baik dan layak buat anandanya tadi.

Setelah ditelusuri, ternyata kejadian nahas itu bermula di rumah meraka sendiri. Saat kedua orangtua keluar rumah, sang lelaki datang bertandang. Seperti biasa, merasa direstui sang anak pun merasa tak mengapa menyuruh sang lelaki masuk rumah.

Agar hal serupa tidak menimpa ananda, kita harus menentukan sikap yang benar dan tepat jika suatu saat ananda mencertiakan perihal rasa cintanya, pada kita.

Pertama, dengarkan ananda bercerita hingga tuntas. Jangan dipotong dan disela apalagi dihakimi. Kalau perlu eksplore lebih dalam, sejauh mana rasa yang dia punya.

Kedua, apresiasi dan tampakan rasa gembira bahwa ananda sudah mau memilih kita jadi teman curhatnya. Sampaikan pula ke ananda, tak perlu ragu jika mau cerita apapun ke Bunda, insya Allah rahasia terjaga dan Bunda bersedia menjadi pendengar setia.

Ketiga, apresiasi juga orientasi cintanya sudah benar. Katakan bahwa hal demikian adalah lumrah, anugerah dari Allah.

Jika ananda sudah cukup dewasa, sampaikan perlahan tujuan Allah terhadap penciptaan rasa cinta terhadap lawan jenis tersebut. 

Keempat, pahamkan anak tentang status kita sebagai makhluk. Bahwa kita tidak serba tahu termasuk siapa jodoh kita. Karenanya kita harus menjaga kemuliaan kita sebagai perempuan atau laki-laki.

Simpan rasa itu di dalam hati saja. Fokuslah menyiapkan diri dengan mencari banyak ilmu. Agar nanti saat tiba waktunya kita boleh mengungkapkannya, kita telah siap menjalaninya. Yakni saat kita siap untuk menikah atau dinikahi.

“Boleh kok Nak suka sama siapa aja lawan jenismu. Karena rasa cinta itu fitrah. Tapi Allah punya cara agar cinta menjadi pahala. Menikah. Menikah itu perlu bekal ilmu yang banyak agar bisa bahagia. Karenanya sekarang ananda fokus siapkan ilmunya dulu ya. Kalau jodoh tak kan kemana. Kalau bukan jodoh meski sudah kemana-mana ya gak akan bersatu juga. Yang ada hati nyesek, iya kan sayang?”

Boleh ceritakan bagaimana kisah Ali dan Fatimah saling menyimpan rasa. Dan akhirnya Allah pertemukan mereka dalam pernikahan mulia yang teramat romantis.

Kelima, sampaikan rahasia tentang cinta. Memendam cinta memang tidak mudah bahkan cenderung bikin gelisah. Tapi ada juga triknya agar rasa itu bisa hilang. Naluri termasuk rasa cinta tidak datang dari dalam tubuh. Dia akan muncul bila ada rangsangan dari luar. Supaya gak terlalu kepikiran upayakan tidak melihat dan mendengar apapun tentang dia sementara belum tiba saatnya.

Naluri ini tidak akan membawa pada kematian bila tak dituruti. Beda dengan kebutuhan jasmani yaitu makan dan minum yang bila tak dipenuhi bisa bikin mati. Rasa ini bisa dialihkan pemenuhannya pada hal lain. Misalnya perbanyak kegiatan positif, olahraga, atau puasa. Alihkan untuk banyak membaca buku dan kegiatan agama.

Selain teralihkan, insyaallah ilmu yang didapat akan membuat ananda semakin bijak menyikapi rasa yang melanda.

Keenam, jangan sekali-kali kita melarang anak untuk pacaran dengan alasan temporal yang tidak benar. Misal, “Awas ya, belum boleh pacaran, nanti belajarnya terganggu!”

Atau, “Ingat ya anak kecil belum boleh pacaran”, “Belum kerja gak boleh pacaran dulu, buat sendiri aja masih minta ortu, masak mau pacaran?!”

Jika alasan demikian yang kita lontarkan, jangan heran jika akhirnya ananda justru pacaran secara diam-diam. Apalagi jika ternyata anak merasa belajarnya justru tambah bagus setelah pacaran. Ia akanb merasa tak ada alasan memenuhi nasihat kita.

Terakhir, tentu saja sebagai ortu kita harus meluangkan banyak waktu dan perhatian pada anak-anak kita. Pastikan setiap kebutuhan mereka kita ketahui dan pahami. Jangan sampai ananda merasa kesepian hingga (kadang sudah tahu pacaran tak baik) tetap memilih menjalin hubungan dengan lawan jenis yang kerap memberinya perhatian.

Buat anak putri, peran ayah sangat diperlukan. Jadikan diri ayah menjadi cinta pertama sang putri. Demikian sebaliknya, peran bunda sangat diperlukan untuk ramaja putranya.

Jadilah sahabat yang menyenangkan dan fungsikanlah jiwa kepemimpinannya. Jangan selalu menjadikannya ‘anak’ yang selalu diatur segala sesuatunya.

Mintalah pendapatnya, perlindungannya  dan bantuannya. Saat anak mendapatkan perlakuan sesuai perkembangan, niscaya mereka mudah untuk tidak mencari lagi penyaluran di luar sana. Hingga waktunya tiba mereka tumbuh dewasa, siap menikah dan dinikahi. Maka saat itu cinta yang mereka punya niscaya akan membawa pada pahala dan bahagia; baginya, dan orangtuanya. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Sabtu, 26 Sep 2020 21:45

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

Sabtu, 26 Sep 2020 21:05

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Sabtu, 26 Sep 2020 20:20

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Sabtu, 26 Sep 2020 19:30

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43

Korean Wave Inspirasi Halu

Korean Wave Inspirasi Halu

Sabtu, 26 Sep 2020 09:37

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Sabtu, 26 Sep 2020 08:49

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Sabtu, 26 Sep 2020 05:37

Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Jum'at, 25 Sep 2020 20:55

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:51


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X