Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.817 views

Perempuan Sang Arsitek Peradaban

 

Oleh:

Tri Wahyuningsih, Pegiat Literasi dan Media

 

DEWASA ini, tak mudah bagi perempuan untuk tetap menjalankan fitrahnya dengan baik dan sempurna. Pesatnya arus globalisasi, infomasi, budaya, ekonomi, pendidikan, sosial hingga serangan pemikiran yang tak kunjung henti, telah menarik perempuan menjauh dari fitrah yang sesungguhnya, termasuk para muslimah. Tak sedikit kemudian muslimah yang terjebak dalam arus globalisasi ala barat. Yang tak khayal menjerumuskan muslimah dalam kebahagiaan semua dan menghinakan para  perempuan.

 

Eksploitasi Perempuan Atas Nama Pemberdayaan

Menjadi seorang muslimah adalah sebuah anugerah yang patut di syukuri. Sebab, identitas ini akan mengantarkan pada keistimewaan serta kemuliaan yang telah Allah tetapkan bagi perempuan muslim. Namun, dalam era Kapitalis ini perempuan dianggap bernilai guna ekonomis yang dapat ‘menghasilkan’ bagi dirinya, keluarga serta Negara. Dalam pandangan mereka (baca: Kapitalis), perempuan modern yang bahagia ialah perempuan mandiri secara finasial. Dia bekerja, memiliki jenjang karir yang cemerlang, memiliki uang serta mampu membayar semua tagihannya tanpa membebani Negara dan tidak membutuhkan laki-laki sebagai penopang kehidupannya.

Fenomena ini terjadi dibelahan bumi manapun, termasuk negeri-negeri dengan mayoritas muslim pun tak luput dari arus eksploitasi ini. Opini perempuan bekerja dan mandiri adalah perempuan cerdas dan maju. Sedangkan, perempuan yang hanya di rumah atau ibu rumah tangga saja adalah perempuan yang kurang berdaya guna, ini dengan sangat gencar terus diaruskan kepada kaum perempuan, termasuk muslimah.

Barat amat menyadari potensi perempuan. Melalui lembaga-lembaga perempuan dibawah naungan PBB – UNWomen, barat memaksa setiap Negara untuk memposisikan perempuan sebagai pemeran penting dalam pengentasan kemiskinan dan pembangunan Negara. Kaum feminisme – pegiat gender- berdalih bahwa pemberdayaan perempuan akan membuat posisi perempuan mandiri dan tak di diskriminasi. Perempuan diposisikan sebagai ‘pahlawan’ ekonomi keluarga karena menggunakan pendapatannya demi menyejahterakan keluarganya. Bahkan tak sedikit pula perempuan berperan sebagai tulang punggung keluarga (pencari nafkah utama). Demi menggapai tujuan itu, barat menciptakan definisi ‘kekerasan ekonomi ringan’. Dimana, seseorang terkena delik itu bila sengaja menjadikan perempuan bergantung secara ekonomi atau tak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya secara mandiri. Barat sangat bersungguh-sungguh  menyebarkan propaganda agar perempuan semakin nyaman masuk dalam pusaran eksploitasi ini, berbalut kata-kata manis semisal pemberdayaan perempuan.

Faktanya, gagasan pemberdayaan perempuan hanyalah kedok untuk menjadikan perempuan sebagai mesin pencetak uang bagi perekonomian suatu bangsa. Sebab, secara logika semakin banyak perempuan yang berkerja, pendapatan keluarga semakin meningkat pula dan secara otomatis daya beli pun kian meningkat. Selain itu, dengan jeratan manis ala kapitalis, perempuan terperangkap dalam gaya hidup konsumtif. Sebagian besar gaji dihabiskan hanya untuk memenuhi selera konsumtif, gila belanja barang mahal dan trend, gonta-ganti handphone dan ‘melepas lelah’ di pusat perbelanjaan pada akhirnya menjadikan perempuan khususnya muslimah menjauh dari kemuliaan dan terjebak dalam pusaran eksploitasi di arus globalisasi ekonomi.

Derita Perempuan Sebab Pemberdayaan Ala Kapitalis

Menjadikan perempuan sebagai pemeran utama untuk mendongkrak devisa dan perekonomian suatu bangsa adalah sebuah kesalahan. Hal itu, seperti memindahkan pemenuhan kebutuhan keluarga hingga Negara ke pundak perempuan. Padahal, gerakan pemberdayaan perempuan pun sebenarnya adalah usaha untuk menutupi kegagalan system kapitalis dalam memberikan kesejahteraan di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Di seluruh dunia, kapitalis telah gagal memberikan lapangan pekerjaan yang memadai dan mampu menampung seluruh laki-laki untuk bekerja hingga bisa memenuhi kebutuhan keluarganya dan keluar dari kemiskinan.

Banyak perempuan yang merasa tak mempunyai pilihan lain selain bekerja, meski hanya sekedar menjadi buruh pabrik yang menyengsarakan tubuh. Proyek eksploitatif berbajukan jargon pemberdayaan pada kenyataannya amat merugikan dan memberikan beban derita yang berat untuk kaum perempuan. Mulai dari sebutan ‘benalu’ bagi perempuan yang tak bekerja, perempuan yang menyusahkan bila banyak anak hingga derita paling memilukan ialah ketika perempuan kehilangan fitrahnya yakni menjadi ibu dan manajer rumah tangga. Mereka rela ataupun dipaksa meninggalkan anak-anak dan keluarga dari pagi hingga malam, bahkan sampai meninggalkan kampung halaman, tak pulang bertahun-tahun demi menjalankan peran ekonomi (mengejar materi).

Belum lagi, mereka harus menggadaikan idealismenya, sebagai makhluk Allah yang seharusnya hakekat hidupnya ialah menghamba pada Allah, bukan materi. Dan terus kritis dalam menegakkan kema’rufan, yang seringkali bertentangan dengan kemasalahan ekonominya. Padahal, hingga habis harta, waktu dan tenaga pun tak akan membawa mereka keluar dari masalah kemiskinan yang dihasilkan oleh system kapitalis. System yang hanya menguntungkan para pemilik modal, dan menjadikan rakyat hanya sebagai buruh bahkan budak tak berharga selain tenaganya untuk menghasilkan uang, menambah pundi-pundi kekayaan para Kapital.

“Perempuan dalam pusaran eksploitasi kapitalis pada akhirnya tetap menderita dan kehilangan fitrahnya

Perempuan Mulia Dalam Islam

Islam sebagai agama paripurna yang Allah swt turunkan untuk mengatur seluruh kehidupan manusia telah memberikan kedudukan istimewa dan mulia untuk kaum perempuan. Islam memberikan peran yang sesuai dengan sifat alamiahnya. Menjadi pengasuh dan pendidik anak-anaknya, mereka bertanggung jawab menyiapkan keturunannya sebagai pemilik masa depan. Dari tangan-tangan perempuan diharapkan lahir generasi yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan, kekhilafahan keuda yang diamanahkan Rasulullah saw, sekaligus pejuang serta penjaga agama Allah. Inilah amanah politis yang harus ditunaikan yakni peduli terhadap segala urusan umat dan berjuang menegakkan agama Allah. Inilah medan perjuangan yang hakiki, yang mampu menempatkan perempuan dalam posisi mulia, jauh dari kepentingan eksploitatif.

Islam memuliakan perempuan dengan mewajibkan perlindungan dan pemenuhan kebutuhannya juga anak-anaknya oleh suami, kerabat laki-laki atau Negara. Islam memastikan jaminan finansial perempuan sebagai seorang anak, istri dan ibu. Allah SWT menegaskan, “Laki-laki adalah pelindung dan pengelola perempuan….” (TQS. An-Nisa ; 34). Dan dalam system Islam, laki-laki akan disediakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya sehingga mereka tak kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya.

Bahkan bila suami ataupun kerabat tak mampu menafkahi maka Negara akan langsung menafkahi keluarga miskin melalui lembaga baitul maal sehingga sang ibu pun tetap dipaksa untuk tak bekerja. Dan dibiarkan fokus menjalankan perannya dengan baik yakni melahirkan generasi-generasi yang kokoh nan tangguh. Selayaknya seorang arsitek membangun sebuah bangunn indah nan kokoh, merancang bagaimana seharusnya bangunan itu berdiri tegak, begitu pun perempuan ialah arsitek peradaban. Yang dengan kecerdasan dan visi besarnya  mampu melahirkan generasi-generasi pembangun peradaban gemilang dan dirindukan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Sabtu, 26 Sep 2020 21:45

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

Sabtu, 26 Sep 2020 21:05

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Sabtu, 26 Sep 2020 20:20

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Sabtu, 26 Sep 2020 19:30

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43

Korean Wave Inspirasi Halu

Korean Wave Inspirasi Halu

Sabtu, 26 Sep 2020 09:37

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Sabtu, 26 Sep 2020 08:49

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Sabtu, 26 Sep 2020 05:37

Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Jum'at, 25 Sep 2020 20:55

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:51


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X