Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.938 views

Mudahnya Perempuan Kehilangan Nyawa, Kemana Harus Berlindung?

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Pekan lalu kita mendapatkan berita dari Banten, seorang suami membunuh istrinya yang baru melahirkan. Bulan lalu kita disuguhi berita pembunuhan yang sangat sadis dari Lampung, seorang suami membelah perut istrinya yang hamil tua setelah membacok lehernya.  Di awal tahun ini, kita juga mendapat berita, seorang suami membakar diri, istri dan anak tirinya. Begitulah, hampir tiap hari kita menemui kejahatan yang  menimpa perempuan, yang dilakukan bahkan oleh  sosok yang seharusnya menyayanginya.

Kejahatan yang acapkali menimpa perempuan hingga menghilangkan nyawanya menjadi petunjuk bahwa perempuan saat ini kehilangan pelindungnya. Alih-alih kasih sayang, yang didapat adalah ancaman demi ancaman, ketakutan demi ketakutan. Pembunuhan terhadap perempuan sekarang  menjadi masalah lumrah di tengah masyarakat kita, bahkan semakin meningkat kuantitas dan kualitas kekejamannya. Tentu saja hal ini tidak boleh terus dibiarkan.

Mengapa Terus Berulang?

Setiap pembunuhan selalu ada yang melatarbelakangi. Biasanya karena tidak ada lagi solusi untuk satu masalah. Sayangnya, pembunuhan istri oleh suami yang terjadi  akhir-akhir disebabkan oleh hal-hal sepele, yang seharusnya masih banyak jalan keluar untuk menyelesaikannya. Sebutlah contoh saat istri tidak bisa melayani suami karena baru melahirkan, mencurigai istri selingkuh, dan masalah ekonomi. Dipicu hal-hal tersebut, seorang suami membunuh istrinya, bahkan dengan cara yang sadis. Bila pembunuhan sudah di luar nalar dan nurani  manusia, biasanya penyakit kejiwaan yang menjadi kambinghitamnya.

Hukuman sudah diberikan, Undang-undang yang dimaksudkan untuk melindungi perempuan juga sudah dijalankan, tetapi semua itu tidak bisa menghentikan kejahatan yang menimpa perempuan. Akar masalah harus segera ditemukan agar pembunuhan terhadap perempuan bisa diakhiri dan perlindungan kepada perempuan tidak sekedar menjadi impian. Kejahatan apapun terhadap perempuan termasuk pembunuhan salah satu penyebabnya adalah karena kemudahan dan keringanan bagi pelaku kejahatan. Hal itu karena hukuman yang seharusnya berfungsi sebagai efek jera, sama sekali tidak menjerakan pelaku, bahkan menjadi inspirasi untuk aksi kejahatan selanjutnya.

Dengan prinsip hukum yang dianut di Indonesia bahwa pelaku kejahatan tetap harus diperlakukan manusiawi, sesuai dengan Hak Asasi Manusia, akhirnya hukuman yang diterima oleh pelaku pembunuhan hanya 20 tahun bagi yang disengaja, dan 15 tahun bagi yang tidak disengaja. Ketentuan hukuman ini diatur dalam KUHP dari pasal 338 sampai 350. Bila pelaku bisa menunjukkan perilaku baik di penjara, dia akan dengan mudah mendapatkan remisi demi remisi yang akan memotong masa hukumannya.

Hukuman yang tidak menjerakan ini adalah produk hukum buatan manusia, konsekuensi dari sistem kehidupan sekular dengan sistem pemerintahan demokrasinya. Hak Asasi yang dijunjung di sistem ini sebenarnya sama sekali tidak bertujuan untuk melindungi kehidupan manusia. Maka tidaklah mengherankan tidak ada satupun peraturan atau produk hukum di sistem sekuler yang bertujuan untuk melindungi nyawa perempuan. Perlindungan yang diberikan oleh negara sekular kepada perempuan adalah perlindungan kesetaraan perempuan dengan laki-laki, menjamin kebebasan perempuan tetapi tidak mampu menghentikan kejahatan kepada perempuan, malah menjerumuskan perempuan untuk 'bertarung' melawan laki-laki demi kesetaraan.

Kemana Perempuan Berlindung?

Melindungi nyawa perempuan hanya bisa dilakukan oleh Islam, dengan penerapan syariatnya. Ketentraman dan jaminan pemenuhan kebutuhan hidup karena diterapkannya syariah secara kaffah menjadi faktor penting tetap terjaganya emosi suami. Suasana kehidupan yang penuh ketakwaan, menjadikan suami memperlakukan istri dengan sebaik-baiknya. Seperti apa yang telah dipesankan oleh Rasulullah Muhammad SAW bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang paling baik perlakuannya kepada keluarganya (istrinya), dan Rasulullah SAW adalah sosok suami yang memperlakukan istri beliau dengan sangat baik.

Kekerasan terhadap perempuan yang selama ini dilekatkan kepada ajaran Islam hanyalah fitnah. Tidak pernah tercatat dalam sejarah ke-Khilafahan Islam, terjadi kekerasan terhadap perempuan apalagi pembunuhan suami terhadap istrinya. Jangankan nyawa, perlindungan menyatakan pendapat di depan seorang Khalifah adalah suatu hak yang dipenuhi dalam sistem ini, selain perlindungan terhadap kehormatan dan nafkahnya. Bilapun terjadi kasus pembunuhan akan terbangun sikap jera bagi orang yang berniat untuk melakukannya. Ada hukuman qishas, perlakuan yang sama bagi pelaku kejahatan. Pembunuh akan dibalas dengan hukuman mati. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya, dengan disyariatkan qishas yang memberi jaminan kehidupan bagi manusia. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Jum'at, 22 Jan 2021 19:42

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Jum'at, 22 Jan 2021 17:08

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Jum'at, 22 Jan 2021 12:38

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Jum'at, 22 Jan 2021 08:43

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Kamis, 21 Jan 2021 16:20

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Kamis, 21 Jan 2021 15:15

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Kamis, 21 Jan 2021 14:03

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Kamis, 21 Jan 2021 12:52

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Kamis, 21 Jan 2021 12:42

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Kamis, 21 Jan 2021 12:32

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 12:14

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Kamis, 21 Jan 2021 11:59

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Kamis, 21 Jan 2021 11:46

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 11:34


MUI

Must Read!
X