Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.104 views

Salah Kaprah Status Tersangka Penusukan Ulama di Indonesia

 

Oleh: Tari Ummu Hamzah

Makin ke sini keadilan di negeri ini makin patut dipertanyakan. Terutama keadilan mengenai status-status tersangka dalam beberapa kasus penikaman. Sebut saja kasus penikaman Wiranto. Pada tanggal 10 Oktober 2019 lalu, Wiranto yang saat itu baru saja menghadiri peresmian Gedung Kuliah Bersama Universitas Mathla’ul Anwar di Desa Sindanghayu, Saketi, Pandeglang, Banten, diserang oleh oknum yang tak dikenal. Berita yang tersebar oknum tersebut diduga terpapar paham radikalisme.

Berita ini memanas hingga beberapa hari. Sebab bumbu radikalisme sudah ditambahkan dalam kasus ini. Isu seperti ini seolah jadi santapan lezat bagi media-media sekuler yang tidak memihak kepada Islam. Sebab makin panas, makin gurih dan kriuk untuk jadi santapan para sekuleris.

Berbeda dengan kasus Syeikh Ali Jaber. Penikaman Syeikh Ali Jaber di Masjid Fallahudin Bandarlampung merupakan kasus penikaman yang berujung teror bagi kaum muslimin. Tapi sayangnya beberapa media sudah terburu-buru menyebut pelakunya adalah orang gila. Keadilan macam apa ini? Saat ulama yang membawa misi dakwah Islam diteror status tersangka adalah orang gila. Semua orang tahu bahwa orang gila yang melakukan kriminal akan diperingan masa hukumannya, atau malah akan dibebaskan.

Inikah yang menjadi ujung status kriminalisasi ulama? Pelaku bisa dicap orang gila agar terbebas dari pidana dan mendapat pemakluman dari masyarakat. Lalu jika pejabat yang diserang maka pelaku dicap radikal, dengan dalil para radikal adalah orang-orang anti pemerintah yang memang sejatinya selalu bersebrangan dengan pemerintah.

Ini jelas ingin memberikan teror kepada para da'i dan ulama, agar tidak lagi mencoba menyebarkan Islam di tengah-tengah masyarakat. Tapi apakah usaha mereka mampu? Jelas tidak. Sebab dakwah islam itu seperti api abadi, yang tidak akan padam cahayanya. Seperti air yang dibendung, pasti akan menemukan celah kecil untuk melewati bendungan.

Usaha teror dan penjegalan Islam memang tidak sekali dua kali, bahkan berkali-kali ulama dikriminalisasi. Belum lagi baru-baru ini opini good looking adalah kader radikalisme disebarkan oleh menteri agama sendiri. Mereka dianggap patut dicegah dan dikucilkan. Anehnya, pelaku orang gila dimaklumi untuk dibebaskan.

Sungguh keadilan negeri ini hanya berpihak kepada para penguasa dan pemangku jabatan. Sedangkan bagi pihak rakyat biasa dan kubu oposisi, patut diberatkan hukumannya. Bukti bahwa demokrasi ini  tidak mampu menjaga kestabilan keadilan serta keamanan di tengah masyarakat. Malah yang ada menimbulkan teror dan kegaduhan.

Bagaimana tidak, demokrasi yang diusung pemerintah saat ini lahir dari kapitalisme. Sistem ini tidak segan-segan melawan dan mengorbankan rakyatnya sendiri demi kepentingan 'tuan besar' mereka. Bisa jadi merekalah dalang di balik kasus penusukan yang ada selama ini, dengan harapan semakin memojokkan Islam. Lalu, masihkah kita berharap pada kapitalisme dan segala turunannya?

Ulama seperti Syeikh Ali Jaber mendakwahkan Islam sebagai cahaya di tengah kalutnya kondisi dunia saat ini. Para Ulama menawarkan Islam sebagai solusi secara kaffah, yang mampu memecahkan problematika kehidupan. Bila ulama seperti  ini yang dimusuhi dan dijadikan sasaran penikaman, semakin jelas siapa mereka yang tidak menghendaki Islam kembali jaya sebagai rahmatan lil alamin. Semoga Allah melindungi umat Islam dan para ulamanya dari fitnah yang ada. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Jum'at, 27 Nov 2020 16:45

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

Jum'at, 27 Nov 2020 11:39

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Jum'at, 27 Nov 2020 10:36

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Jum'at, 27 Nov 2020 09:21

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 08:25

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Jum'at, 27 Nov 2020 07:16

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Jum'at, 27 Nov 2020 05:32

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 05:10

Mulai Pertarungan Politik Istana

Mulai Pertarungan Politik Istana

Kamis, 26 Nov 2020 23:23

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Kamis, 26 Nov 2020 23:22

Ketika Jokowi Goyah

Ketika Jokowi Goyah

Kamis, 26 Nov 2020 22:20

Copot Segera Pangdam Jaya

Copot Segera Pangdam Jaya

Kamis, 26 Nov 2020 21:16

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Kamis, 26 Nov 2020 21:10

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Kamis, 26 Nov 2020 20:54

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Kamis, 26 Nov 2020 20:45

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Kamis, 26 Nov 2020 20:33

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Kamis, 26 Nov 2020 19:00

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Kamis, 26 Nov 2020 18:56

Teror Mendagri

Teror Mendagri

Kamis, 26 Nov 2020 18:43

Turki Jatuhi Vonis Penjara Seumur Hidup Kepada Hampir 500 Tersangka Pelaku Kudeta 2016

Turki Jatuhi Vonis Penjara Seumur Hidup Kepada Hampir 500 Tersangka Pelaku Kudeta 2016

Kamis, 26 Nov 2020 18:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X