Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.818 views

Mengungkap Rahasia Metodologi Islam dalam Pendidikan Dasar di Barat

 

Oleh: Ustadzah Nia Nuraeni Gustini, Lc.,M.A.

(Disampaikan dalam Seminar Metodologi Pendidikan Islam di SDIT An-Najahul Islami Bekasi, 2 Februari 2019)

Pendidikan Dasar di Barat khususnya di Australia, saat ini menyesuaikan dengan perkembangan manusia. Metodologi ini bukan hal baru, karena jauh sebelumnya sudah tertuang dalam Kitab Suci Al-Qur'an:

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat” (Qs Al-Insan 2).

Jadi, pendidikan dasar lebih diutamakan pada kemampuan mendengar terlebih dahulu, sebelum mengasah kemampuan melihat, berpikir dan berbicara.

Di Australia, anak-anak mulai dari bayi sudah terbiasa dibacakan cerita. Anak-anak diajarkan aturan melalui cerita, seperti cara bertanya, mengontrol diri, empati terhadap sesama, dan sebagainya. Inipun sesuai dengan nilai Islam yang mengutamakan akhlakul karimah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia” (HR Bukhari).

Pengajaran anak yang berurutan (step by step) mulai dari budaya mendengar, baru kemudian melihat, berpikir hingga berbicara, akan memberikan hasil positif, antara lain: anak-anak didik akan lebih patuh kepada aturan.

...Pendidikan Dasar di Barat saat ini menyesuaikan dengan perkembangan manusia. Jauh sebelumnya metodologi ini sudah tertuang dalam Kitab Suci Al-Qur'an...

Metodologi Pendidikan yang Keliru di Indonesia

Sementara di Indonesia, sebagian besar pengajaran dimulai dari melihat. Misalnya anak diajarkan membaca sejak dini sebelum memasuki sekolah dasar. Atau anak diajarkan baca Iqro’ sebelum sering diperdengarkan Al-Qur’an.

Karena diawali dari membudayakan ‘melihat’, akibatnya anak-anak menjadi kurang berkembang akhlaknya. Ketika diberikan suatu perintah, anak lebih sulit untuk patuh.

Contoh lain dari pengembangan budaya ‘melihat’ dibandingkan ‘mendengar’ di Indonesia, anak-anak dikenalkan televisi, ponsel, dan gadget sejak dini. Berbeda dengan kebiasaan di luar negeri yang lebih sering membacakan cerita kepada anak.

Akibat dari salah urutan mengajar tadi, akhlakul karimah pada anak kurang terbentuk. Anak hanya shalat atau mengaji ketika disuruh, tidak memahami mengapa harus shalat dan mengaji. Anak berbuat baik hanya ketika ada yang melihat, tapi ketika tidak diawasi orang tua atau guru malah berlaku buruk.

Hal ini karena tidak tertanamnya ihsan di jiwa masing-masing anak, yaitu perasaan Allah selalu melihat di manapun kita berada.

...Keseimbangan otak kanan dan kiri akan berpengaruh pada kecerdasan, kesuksesan dan akhlak seseorang dalam kehidupannya...

Makanan Sehat, Halal dan Thayyib

Nilai Islam yang dipraktikkan di Australia juga misalnya: anak-anak dibiasakan makan makanan sehat. Mereka makan kismis di pagi hari. Kismis adalah salah satu buah yang disenangi Nabi.

Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 168, manusia diperintahkan untuk makan makanan yang halal lagi baik. Memakan makanan baik ternyata penting, karena akan berpengaruh pada cara berpikir dan emosi seseorang.

Pengaruh makanan terhadap cara berpikir dan emosi anak disadari betul oleh orang tua dan guru di Australia, sehingga anak lebih dibiasakan makan buah dan air mineral sebagai snack saat pergi sekolah.

Budaya bermain di alam juga dibiasakan di Australia. Bermain di alam sangat bermanfaat untuk melatih otak kanan, yang akan berhubungan dengan akhlak yang baik.

Hal tersebut mengikuti kisah hidup Nabi Muhammad SAW. Setelah dilahirkan, Nabi dibesarkan di pegunungan dan terbiasa bermain di alam seperti menggembala kambing, dan sebagainya. Ini turut berperan bagi perkembangan otak kanan beliau. Dan keseimbangan perkembangan otak kiri diasah dengan membiasakan mengerjakan segala sesuatu yang baik dengan tangan kanan.

Keseimbangan otak kanan dan kiri akan berpengaruh pada kecerdasan, kesuksesan dan akhlak seseorang dalam kehidupannya.

Semoga nilai-nilai Islam yang diadaptasi pendidikan dasar di Barat bisa diterapkan di Indonesia. [Eva Fauzah, M.Psi.]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Rabu, 18 Sep 2019 23:46

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Rabu, 18 Sep 2019 23:23

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

Rabu, 18 Sep 2019 18:54

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Rabu, 18 Sep 2019 18:49

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

Rabu, 18 Sep 2019 18:48

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Rabu, 18 Sep 2019 18:09

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Rabu, 18 Sep 2019 17:47


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X