Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.798 views

Mengharapkan Mukjizat di Mahkamah Konstitusi

 

Oleh:

Asyari Usman*

 

KETUA Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, menegaskan bahwa dia hanya takut kepada konstitusi dan kepada Allah SWT. Pernyataan ini sangat meyakinkan. Kita akan melihat kinerja MK yang terbaik dalam sejarah. Sebab, pernyataan itu memberikan peringatan kepada semua pihak bahwa MK bukan tempat untuk mencari celah kemenangan dengan segala cara. Bahwa MK tidak akan berkompromi dalam penegakan keadilan.

Dalam hal gugatan hasil pilpres 2019 yang diajukan oleh paslonpres 02 (Prabowo-Sandi) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai tergugat, pernyataan Pak Ketua itu menyiratkan arti bahwa para hakim MK tidak akan bisa “didekati” dengan baik-baik atau dengan intimidasi oleh pihak mana pun. Itu bermakna bahwa Anwar Usman akan menepis siapa pun juga yang mencoba-coba masuk ke MK dengan cara premanisme.
 
Kita sangat pantas bergembira dengan sikap tegas Pak Ketua MK. Kita juga, untuk sementara ini, pantas menaruh keyakinan bahwa beliau akan bertindak seperti yang diucapkan itu.
 
Tapi, mungkinkah Pak Anwar bisa membentengi MK dari kekuatan dahsyat yang diyakini sedang beroperasi demi kepentingan oligarkhi kekuasaan? Wallahu a’lam.
 
Publik harus menghormati dan percaya penuh kepada Mahkamah yang berfungsi sebagai pengadilan sengketa pemilu itu. Begitulah secara normatif. Namun, tentunya ada aspek intuitif selain normatif. Dalam arti, tidak ada salahnya masyarakat menggunakan intuisi mereka dalam menghadapi proses persidangan MK.
 
Menggunakan intuisi itu tidak lagi normatif. Ada pendekatan lain. Yaitu, pendekatan yang didasarkan pada pengetahuan dan pengalaman empiris tentang cara kerja kekuasaan di Indonesia. Artinya, publik akan melihat MK bukan lagi sebagai institusi melainkan sebagai individu-individu yang duduk di situ.
 
Sebagai contoh, publik akan menilai seberapa kuat para hakim MK berpegang pada prinsip indpendensi di tengah sengitnya “abuse of power” (kesewenangan) yang terang-terangan dilakukan selama musim pilpres 2019. Apakah mungkin tsunami kesewenang penguasa bisa dilawan oleh para hakim MK? Inilah penglihatan intuitif itu. Bukan normatif.
 
Dengan kacamata ini, orang akan cenderung pesimis terhadap penegakan keadilan lewat MK. Anwar Usman boleh-boleh saja mendeklarasikan keteguhan prinsipnya untuk hanya takut kepada “dzee-quwwatin” (Pemilik Kekuasaan Maha Tinggi). Tetapi, beliau pada akhirnya akan menghadapi “realitas gila” begitu menyaksikan langsung premanisme politik yang mendiktekan kehendak mereka kepada semua lembaga negara.
 
Tidak banyak yang bisa dilakukan oleh seorang ketua MK ketika premanisme politik itu mengobrak-abrik lembaga yang coba-coba menghalangi keberingasan mereka. Sebab, mereka memiliki segala perangkat dan alat yang diperlukan untuk mengintimidasi.
 
Perlu diingat bahwa pertikian hasil pilpres ini didahului oleh aktivitas kesewenangan (abuse of power) yang sangat intensif dan masif. Semua lembaga dan instansi pemerintah hampir tidak punya pilihan kecuali ikut memperkuat kesewenangan dan penindasan. Itulah persisnya yang terjadi.
 
Begitu intensif dan masifnya kesewenangan itu, sampai-sampai semua pilar penting demokrasi, termasuk dan terutama media massa, tergiring ke wilayah pelacuran yang melumuri kehormatan. Mereka menjadi kacung-kacung kesewenangan. Mereka berubah menjadi kekuatan desktruktif yang sangat mengerikan bagi bangsa dan negara ini. Sampai akhirnya mereka menganggap normal tindakan yang memutarbalikkan fakta dan opini. Mereka merasa tidak bersalah ketika mengatakan yang benar itu salah dan yang salah itu benar
 
Jadi, berharap sesuatu yang positif dari MK dalam menyelesaikan perkara kecurangan pilpres 2019 ini, adalah sikap yang wajar. Tetapi, harapan itu memerlukan keyakinan bahwa kita semua sedang berada di pengadilan “yaumil akhir”. Yaitu, pengadilan ilahiyah yang bebas dari intervensi. Bebas dari premanisme politik.
 
Atau, kalau Anda semua masih ingin menyebutnya pengadilan dunia, maka mengharapkan keadilan di MK sangatlah dianjurkan. Tetapi, Anda harus yakin bahwa mukjizat pasti akan turun dari langit.
 
Mungkinkah itu? Sangat mungkin! Tidak ada yang mustahil.*Penulis adalah wartawan senior

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

Latest News
Tatkala Peran Media Dipertanyakan?

Tatkala Peran Media Dipertanyakan?

Selasa, 16 Jul 2019 15:00

Irak Deportasi 33 Anak-anak Islamic State ke Rusia

Irak Deportasi 33 Anak-anak Islamic State ke Rusia

Selasa, 16 Jul 2019 09:56

Perjuangkan Keadilan, Ijtima Ulama IV Bakal Digelar

Perjuangkan Keadilan, Ijtima Ulama IV Bakal Digelar

Selasa, 16 Jul 2019 09:18

Mardani: Berjenggot, Bercadar, Jika Berani Berantas Korupsi, Silahkan Dipilih untuk KPK

Mardani: Berjenggot, Bercadar, Jika Berani Berantas Korupsi, Silahkan Dipilih untuk KPK

Selasa, 16 Jul 2019 08:58

Peringati 3 Tahun Kudeta yang Gagal, Erdogan Nyatakan 15 Juli Sebagai Libur Nasional

Peringati 3 Tahun Kudeta yang Gagal, Erdogan Nyatakan 15 Juli Sebagai Libur Nasional

Selasa, 16 Jul 2019 08:25

Laporan: Hamas Gunakan Whatsapp untuk Dapatkan Informasi Intelijen

Laporan: Hamas Gunakan Whatsapp untuk Dapatkan Informasi Intelijen

Selasa, 16 Jul 2019 08:17

Munarman: Semua Kasus Habib Rizieq Sudah SP3

Munarman: Semua Kasus Habib Rizieq Sudah SP3

Selasa, 16 Jul 2019 08:01

Dikritik Pendukung karena Bertemu Jokowi, Ini Kata Prabowo

Dikritik Pendukung karena Bertemu Jokowi, Ini Kata Prabowo

Senin, 15 Jul 2019 22:29

Dua Garis Biru, Promo Seks Bebas dalam Balutan Film?

Dua Garis Biru, Promo Seks Bebas dalam Balutan Film?

Senin, 15 Jul 2019 22:28

Militer Israel Gunakan Teknologi Pengenalan Wajah untuk Melacak Warga Palestina

Militer Israel Gunakan Teknologi Pengenalan Wajah untuk Melacak Warga Palestina

Senin, 15 Jul 2019 22:05

Tuntutan LGBT, Isyarat Kematian Demografi di Jepang?

Tuntutan LGBT, Isyarat Kematian Demografi di Jepang?

Senin, 15 Jul 2019 22:03

Mesir Tahan Seorang Wanita Warga Negara AS atas Karena Kritik Presiden Al-Sisi

Mesir Tahan Seorang Wanita Warga Negara AS atas Karena Kritik Presiden Al-Sisi

Senin, 15 Jul 2019 21:35

Soal Pidato Jokowi, Fahri Singgung Orde Baru

Soal Pidato Jokowi, Fahri Singgung Orde Baru

Senin, 15 Jul 2019 21:29

Jihad Islam Kecam Libanon Karena Targetkan Buruh Palestina

Jihad Islam Kecam Libanon Karena Targetkan Buruh Palestina

Senin, 15 Jul 2019 21:00

Gusar Pidato Kemenangan Jokowi, Fahri Tantang Kaum Liberal Bicara

Gusar Pidato Kemenangan Jokowi, Fahri Tantang Kaum Liberal Bicara

Senin, 15 Jul 2019 20:29

Serangan Udara Koalisi Arab Tewaskan 10 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Saada

Serangan Udara Koalisi Arab Tewaskan 10 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Saada

Senin, 15 Jul 2019 20:15

SOHR: Rezim Suriah Hancurkan 20 Rumah Sakit dan Pusat Medis di Idlib dan Hama

SOHR: Rezim Suriah Hancurkan 20 Rumah Sakit dan Pusat Medis di Idlib dan Hama

Senin, 15 Jul 2019 19:00

Rebutan Kursi Menteri, Rebutan Kue Kekuasaan

Rebutan Kursi Menteri, Rebutan Kue Kekuasaan

Senin, 15 Jul 2019 14:53

Hal yang Mustahil Pascapertemuan Prabowo dengan Jokowi

Hal yang Mustahil Pascapertemuan Prabowo dengan Jokowi

Senin, 15 Jul 2019 14:05

Film

Film "Dua Garis Biru", Promosi Seks Bebas atau Seks Edukasi?

Senin, 15 Jul 2019 13:46


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X