Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.741 views

Keputusan Berani Bawaslu: Quick count Melanggar, Situng KPU Salah!

 

Oleh:

Hersubeno Arief, Konsultan media dan politik

 

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) membuat keputusan sangat berani, sekaligus cukup mengejutkan.

Aplikasi sistem penghitungan suara (Situng) KPU salah, dan prosedur pelaporan lembaga survei penyelenggara quick count_melanggar aturan.

“Menyatakan KPU terbukti secara sah melanggar tata cara dan prosedur dalam input data sistem informasi penghitungan suara atau Situng,” ujar ketua majelis hakim Abhan dalam persidangan di kantor Bawaslu RI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).

Bawaslu juga memerintahkan KPU untuk memperbaiki tata cara dan prosedur dalam input data sistem informasi pemungutan suara dalam situng.

Selain Situng KPU, majelis hakim Bawaslu juga memutuskan KPU bersalah melanggar administrasi penyelenggaraan quick count. Ada dua keputusan Bawaslu soal quick count.

“Satu bahwa KPU tidak melakukan pengumuman secara resmi terkait pendaftaran pelaksanaan kegiatan penghitungan cepat pemilihan umum anggota DPR, DPD, DPRD, serta pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2019,” ujar anggota majelis, Rahmat Bagja,

Kedua, KPU tidak menyurati secara resmi ke lembaga penghitungan cepat hasil pemilu untuk memasukkan laporan sumber dana, metodologi yang digunakan paling lambat 15 hari setelah penghitungan cepat hasil pemilu.

“Hal itu merupakan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan pasal 449 ayat 4 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, pasal 29 dan 30 ayat 1 PKPU 2018 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat,” tambah Bagja. Bawaslu meminta KPU agar segera mengumumkan lembaga survei mana saja yang tidak memasukkan laporan ke KPU.

Keputusan ini memberi sedikit harapan adanya perbaikan pada sistem penghitungan suara pilpres secara menyeluruh.

Sejak diunggah pada tanggal 19 April 2019, Situng banyak dipersoalkan oleh masyarakat dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Mulai dari temuan adanya ribuan kesalahan input data, sampai kecurigaan pola input yang disesuaikan dengan hasil perolehan suara mirip quick count lembaga survei.

Hasil temuan IT BPN menunjukkan angka-angka perolehan suara di TPS yang diupload di Situng sering berubah-ubah. Suara paslon 01 tiba-tiba bisa bertambah, dan perolehan suara paslon 02 berkurang.

Dari pemantauan Robot yang dimiliki oleh seorang profesor dari Universitas Airlangga, Surabaya Soegianto Soelistiono terlihat jelas kapan angka-angka tersebut berubah. Terutama pada malam hari dan saat-saat orang sibuk melakukan tarawih, sehingga tidak memantau Situng.

Audit forensik

Keputusan Bawaslu itu sangat penting dan bisa dimanfaatkan membongkar fakta lebih jauh adanya dugaan konspirasi kecurangan memenangkan Jokowi.

Mulai dari quick count, tabel perolehan suara (pie chart) yang terkesan disesuaikan dengan hasil quick count, dan adanya puluhan ribu “kesalahan input.”

Pertama, harus dilakukan audit forensik sistem IT KPU secara menyeluruh. Dengan begitu masyarakat mendapat kepastian, bukan hanya dugaan-dugaan liar tak berdasar.

Bawaslu tidak boleh hanya berhenti pada kesalahan operator saja. Ada dugaan bahwa kesalahan ini bukan semata kesalahan manusia (human error), namun ada kesalahan sistemik dan direncanakan (human order).

Sebagai konsekuensi dari audit forensik, untuk sementara Situng dihentikan sampai ada kepastian sistem IT tersebut telah berjalan dan berfungsi dengan baik.

Kedua, harus ada perbaikan pada sistem input data ke Situng. Tidak boleh lagi seorang operator sekaligus merangkap sebagai validator seperti pada temuan Fadlizon.

Ketiga, dilakukan investigasi menyeluruh adanya kecurigaan atas jutaan DPT tuyul, CI, C7 dan seluruh kelengkapan administrasi pemilu.

Investigasi ini sangat penting untuk memberi kepastian penyelenggaraan pemilu yang bersih. Sesuai motto: 1 suara sangat berharga.

Keempat, harus ada audit oleh lembaga independen terhadap lembaga survei pelaksana quick count. Siapa penyandang dananya, bagaimana metodenya, dan bagaimana pengambilan sampelnya. Tidak boleh hanya diminta secara sukarela.

Siapa penyandang dana ini harus dibuka secara transparan. Benarkah mereka menjadi konsultan sekaligus mendapat order memenangkan paslon 01 apapun caranya. Lembaga survei menggunakan quick count sebagai klaim kemenangan dan justifikasi kecurangan.

Hasil hitung cepat lembaga survei ini kemudian “dilanjutkan” oleh KPU melalui Situng. Tampilan pie chart Situng KPU yang konstan sejak awal angkanya nyaris sama dengan Situng KPU menimbulkan tanda tanya dan kecurigaan.

Terkesan ada konspirasi memanipulasi pikiran publik (mind games) untuk mempercayai kemenangan paslon 01.

KPU tidak bisa berkilah bahwa Situng bukan hasil resmi penghitungan suara. Karena Bawaslu sudah menegaskan bahwa keberadaan situng telah diakui dalam undang-undang yang berlaku.

Kelima, yang tidak kalah pentingnya Bawaslu harus juga memerintahkan KPU melakukan investigasi penyebab kematian ratusan petugas penyelenggara pemilu dan ribuan orang lainnya yang saat ini masih sakit.

Walaupun terkesan main aman dan tidak masuk keputusan yang substantif, keputusan Bawaslu ini memberi secercah harapan adanya perbaikan dan terungkapnya kecurangan pada penyelenggaraan pilpres.

KPU tidak lagi bisa mengelak. Ada persoalan yang sangat serius pada seluruh proses penyelenggaraan pemilu, terutama pilpres.

TKN juga harus meralat tuduhannya sekaligus minta maaf karena selalu menuduh kecurangan yang dilaporkan BPN sebagai hoax.

Konsekuensi lain tidak pada tempatnya polisi memproses laporan relawan Jokowi atas Hairul Anas seorang ahli IT lulusan ITB.

Anas dilaporkan menyebarkan kabar bohong. Padahal Anas adalah saksi ahli yang ditampilkan oleh BPN dalam sidang di Bawaslu. Fakta-fakta kesalahan IT yang dipaparkan oleh Anas dibenarkan majelis hakim Bawaslu.

Berani jujur dan berani mengakui kesalahan: HEBAT! end.**

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Selasa, 15 Oct 2019 11:08

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 10:30

Melihat Amerika Dari Dekat

Melihat Amerika Dari Dekat

Selasa, 15 Oct 2019 09:26

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Selasa, 15 Oct 2019 09:04

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Selasa, 15 Oct 2019 07:30

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Selasa, 15 Oct 2019 06:14

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

Selasa, 15 Oct 2019 02:25

Korupsi dalam Pandangan Islam

Korupsi dalam Pandangan Islam

Senin, 14 Oct 2019 21:45

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Senin, 14 Oct 2019 21:19

Fenomena Hijrah

Fenomena Hijrah

Senin, 14 Oct 2019 19:37

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Senin, 14 Oct 2019 17:34

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Senin, 14 Oct 2019 16:59

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Senin, 14 Oct 2019 16:30

Alumni IPB Bantu Korban Gempa Ambon

Alumni IPB Bantu Korban Gempa Ambon

Senin, 14 Oct 2019 14:45

Saudi Sebut Tidak Terlibat dalam Dugaan Serangan Kapal Tanker Minyak Iran di Laut Merah

Saudi Sebut Tidak Terlibat dalam Dugaan Serangan Kapal Tanker Minyak Iran di Laut Merah

Senin, 14 Oct 2019 14:30

Pemuda Kesatria, Putra dari Wanita Mulia

Pemuda Kesatria, Putra dari Wanita Mulia

Senin, 14 Oct 2019 13:42

Prancis Pastikan Keamanan Personel Militer dan Sipil dari Suriah Utara Setelah AS Tarik Pasukan

Prancis Pastikan Keamanan Personel Militer dan Sipil dari Suriah Utara Setelah AS Tarik Pasukan

Senin, 14 Oct 2019 13:35

YPG 'Bebaskan' Ratusan Tahanan Islamic State (IS) dari Kamp Tahanan Ayn Al-Issa

YPG 'Bebaskan' Ratusan Tahanan Islamic State (IS) dari Kamp Tahanan Ayn Al-Issa

Senin, 14 Oct 2019 10:45

Rakernas MUI Tetapkan Kyai Ma'ruf Lanjut hingga Munas 2020, MUI Sumbar Tak Setuju

Rakernas MUI Tetapkan Kyai Ma'ruf Lanjut hingga Munas 2020, MUI Sumbar Tak Setuju

Senin, 14 Oct 2019 10:32

Manfaatkan Produk dalam Negeri, Kekuatan Pertahanan Turki Tidak Terpengaruh oleh Embargo Senjata

Manfaatkan Produk dalam Negeri, Kekuatan Pertahanan Turki Tidak Terpengaruh oleh Embargo Senjata

Senin, 14 Oct 2019 09:45


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X