Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.289 views

Pembungkaman Media: Bang Karni Ilyas Semoga Tetap Sehat dan Waras

 

Oleh:

Hersubeno Arief, Konsultan media dan politik

 

 

“Mas mulai hari ini kami tidak boleh menayangkan berita-berita kecurangan. Selesai kita mas,” ujar seorang produser di TV One melalui jaringan pribadi WA dua pekan lalu.

Seorang redaktur pelaksana media online juga menunjukkan pesan dari seorang petinggi TKN. “Tolong untuk berita kecurangan dan berbagai deklarasi dukungan jangan ditayangkan.”

Pesan-pesan tersebut melengkapi berita di balik layar, latar belakang cutinya Karni Ilyas, pembawa acara program talkshow Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One. Karni mengumumkannya melalui cuitan di akun twitternya Senin (22/4).

@karniilyas : Dear Pencinta ILC: Selama hampir setahun ILC sudah bekerja memberikan informasi, pendidikan publik dan ikut mengawal dari kampanye sampai pemilu. Karena itu mulai Senin besok, saya memutuskan untuk mengambil cuti. Mohon maaf dan sampai ketemu ILC yad

Bang KI—begitu dia dipanggil di kalangan dekat— bukan hanya cuti selama dua pekan seperti umumnya para karyawan. Ternyata dia memutuskan cuti panjang.

Tak jelas sampai kapan tayangan yang berkali-kali mendapat penghargaan Panasonic Award itu akan kembali mengudara. Jumat (3/4) Bang KI kembali mencuit Mohon maaf saya dan ILC lagi cuti panjang. Sampai ketemu di ILC mendatang.

Cuitan KI menjawab status guru besar Universitas Indonesia Prof Ronnie Higuchi Rusli yang menantang para pemilik lembaga survei untuk buka-bukaan metode quick count di program ILC.

Cuti panjang Bang KI ini mengundang banyak spekulasi. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu termasuk yang meyakini adanya tekanan yang sangat kuat sehingga Bang KI berhenti siaran.

@msaid_didu : Bagi yg berakal sehat pasti meyakini bhw hanya “bom besar” atau “tekanan kuat” yg bisa mematikan acara TV terpopuler @ILCtv1 dan “memaksa” presenter sekaliber @karniilyas untuk “cuti”

Didu membalas status Bang KI sebelumnya : Sekali lagi mohon maaf untuk yang kecewa ILC cuti. Saya pernah mengatakan, “Tidak semua yg saya tahu bisa saya katakan. Tidak semua yg saya alami bisa saya ceritakan.”

Bahwa Bang KI mendapat tekanan yang sangat kuat tidak perlu diragukan. Tapi kemudian dia memilih menepi dan mengambil cuti panjang, pasti bukan hanya karena tekanan secara pribadi kepadanya.

ILC adalah bayi yang diasuh dan dibesarkan oleh Bang KI sejak masih menjadi pemimpin redaksi majalah Forum Keadilan. Acara tersebut tayang pertama kali di SCTV pada bulan Mei 1998 dengan nama Jakarta Lawyers Club (JLC).

Acara ini mengikuti kemanapun Bang KI mengembara. Ketika dia bergabung menjadi pemimpin redaksi SCTV, acara ini tayang secara rutin. Begitu pula ketika dia pindah menjadi pemimpin redaksi ANTV.

JLC yang kemudian ganti nama menjadi ILC mencapai puncak kepopulerannya ketika Bang KI diminta keluarga Bakrie membenahi dan mengubah Lativi menjadi stasiun berita TV One.

Sebagai wartawan, Bang KI bukan jenis wartawan yang mudah tunduk pada tekanan. “Saya ini orangnya sombong dan keras kepala,” katanya suatu kali. Sebuah sikap yang melekat pada beberapa orang wartawan sukses.

Seperti wartawan senior lainnya, dia juga kenyang dengan kerasnya tekanan terhadap media pada masa rezim Orde Baru. Namun dia tetap bersuara lantang.

Jangan lupa dia adalah orang Minang. Di kalangan orang Minang ada sebuah pepatah “Takuruang nak dilua, taimpik nak diateh.” Terkurung hendak di luar, terhimpit hendak ke atas.

Dalam konotasi yang positif ujaran itu mengajarkan sebuah sikap yang ulet, tidak mudah putus asa. Meskipun terhimpit, kita harus mencari celah dan keluar dari persoalan yang sedang dihadapi. Pepatah petitih inilah salah satu kunci keuletan dan kesuksesan urang awak termasuk Bang KI.

Sudah cukup lama TV One dan terutama ILC menjadi sasaran kemarahan dan tekanan dari penguasa. Ketika semua media massa, terutama televisi dapat ditundukkan dan melakukan kompromi-kompromi, TV One tetap mencoba berselancar di tengah karang.

Aburizal Bakrie kepala keluarga klan Bakri pasang badan ketika berlangsung hiruk pikuk Aksi Bela Islam (ABI) menjelang Pilkada DKI 2017. ILC tetap tayang kendati mendapat tekanan. Sebagai balasan, pemerintah memotong sejumlah bisnis keluarga Bakrie di sektor migas. Beberapa kontrak proyek bernilai trilyunan dibatalkan.

ILC pernah mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) setelah menayangkan episode “Setelah Ahok Minta Maaf.” Pada rentang November 2016-Mei 2017 ILC mengalami beberapa kali tidak tayang.

Soal kecurangan Pilpres

Cuti panjangnya Bang KI tampaknya sangat erat kaitannya dengan massifnya pemberitaan kecurangan seputar pilpres. Seperti media lainnya TV One berhenti menayangkan berita kecurangan pilpres. Mereka juga tidak menayangkan berbagai kegiatan elemen masyarakat yang melakukan deklarasi maupun protes atas kecurangan tersebut.

Sejumlah wartawan bercerita, mobil Satelit (SNG) TV One terpaksa dibongkar dan ditarik pulang dari arena Ijtima Ulama III di Hotel Lor In Sentul Rabu (1/5). Tarik ulur menghadapi tekanan itu terlihat dari kebijakan redaksi.

Sebelumnya mereka boleh melakukan siaran langsung ( live ) dan menayangkan beritanya. Namun kemudian hanya boleh menayangkan berita, tapi tidak boleh live. “Tiba-tiba tidak boleh menayangkan kedua-duanya. Padahal sudah kami proyeksikan,” ujar seorang kru TV One.

Bersamaan dengan menghilangnya berita kecurangan, TV One mulai menayangkan hasil penghitungan suara Situng KPU. Aplikasi Situng itu ditayangkan di semua stasiun televisi dan media online. Ribuan protes dari masyarakat tak digubris.

Sejumlah akademisi, penggiat dan relawan IT menemukan bukti adanya puluhan ribu entry data pada Situng KPU. Namun KPU bersama media seakan tidak peduli. “Anjing menggonggong kafilah berlalu.”

Tak salah bila banyak yang meyakini —seperti halnya quick count, —publikasi Situng KPU melalui media adalah upaya cuci otak publik yang sangat terencana. Mereka menjalankan permainan psikologi mind games. Memanipulasi dan mengintimidasi pikiran publik bahwa Jokowi sudah memenangkan Pilpres.

Semoga Bang KI tetap sehat dan tetap berperan menjaga akal waras publik.

Menepi bukan berarti menyerah. Selamat cuti dan beristirahat sejenak Bang. Jangan terlalu lama keasyikan menjadi orang “dungu”! end.*

Sumber: www.hersubenoarief

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X