Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.443 views

Karni Ilyas Cuti dari ILC, Ini Dia Alasannya

 

Oleh:

Djadjang Nurjaman
Pengamat Media dan Kebijakan Publik

GAK ada angin, gak ada hujan pemandu acara TV senior Karni Ilyas tiba-tiba mengumumkan cuti.

Melalui akun twitternya @karniilyas mencuit : Dear pecinta ILC. Selama hampir setahun ILC sudah bekerja memberikan informasi, pendidikan publik dan ikut mengawal dari kampanye sampai pemilu. Karena itu mulai Senin besok, saya memutuskan untuk mengambil cuti. Mohon maaf dan sampai ketemu di ILC yad.

Tak lama kemudian dia membuat ralat : Maaf, maksudnya Selasa besok.

Banyak yang terkejut dengan pengumuman Bang KI, begitu dia biasa dipanggil. Cuti, apalagi di momen penting seperti saat ini, tidak ada dalam kamus KI. Ini anomali, bahkan deviasi. Menyimpang. Ada sesuatu yang tidak wajar.

Selama menjadi wartawan,  penggila kerja ini diketahui jarang  mengambil cuti. Apalagi saat ini  merupakan momen krusial, saat penghitungan suara pilpres. Saat-saat yang sangat menentukan kelangsungan demokrasi di Indonesia.

Sebagai wartawan yang besar di lapangan, dia selalu hadir dalam momen-momen penting. Dia juga hadir dalam momen berbahaya seperti penggerebekan jaringan teroris DR Azhari di Batu Malang.

Begitulah wartawan sejati. Dia justru mendekat, ketika orang lain menjauh. Dia ingin tahu, ketika orang lain tidak ingin tahu, atau pura-pura tidak tahu.

Sangat aneh rasa ingin tahu ( curiosity ) KI tidak tertantang untuk mengetahui ada apa di balik kisruhnya pelaksanaan pilpres kali ini. Ada apa di balik massifnya kecurangan yang dilakukan kubu petahana.  

Karena itu ketika tiba-tiba KI mengumumkan cuti banyak yang curiga. Pasti ada apa-apanya.

Sebuah sumber di tvOne membisikkan,  KI memilih cuti ketimbang harus  kompromi dengan tekanan penguasa.

Sebagai sebuah tayangan yang sangat kritis, menampilkan narasumber dari berbagai sudut pandang, Indonesia Lawyers Club (ILC)   dinilai sering membuat merah telinga penguasa. Beberapa kali ILC sempat tidak tayang.  Salah satunya ketika suhu politik memanas pada saat Aksi 212.

Biasanya yang jadi sasaran penguasa adalah keluarga pengusaha Aburizal Bakrie (ARB) pemilik tvOne. Proyek bisnis oil dan gas keluarga Bakrie bernilai trilyunan dolar AS diamputasi Menteri ESDM Ignasius Jonan, karena ARB pasang badan ILC tetap tayang.

Tekanan terhadap keluarga Bakrie terus berlanjut selama proses Pilpres 2019 berlangsung. Mereka terpaksa harus melakukan kompromi-kompromi politik.

ARB melalui Golkar menyatakan mendukung Jokowi. Anindya Bakrie anak sulung ARB hadir dalam deklarasi pengusaha pendukung Jokowi yang dikomandoi Yusuf Wanandi. Sebaliknya tvOne terus tampil kritis. Begitu juga ILC.

Sebagai sebuah tayangan talk show politik, ILC menempati peringkat teratas diantara tayangan sejenis. Jumlah pemirsanya terbanyak. Hal itu tercermin dari rating dan share audience yang tinggi.

Dari sisi revenue, ILC juga sangat menguntungkan. Ibarat ayam petelur, ILC adalah ayam bertelur emas. Setiap tayang bisa menghasilkan milyaran rupiah dari slot iklannya.

Publik bertanya-tanya mengapa KI dan manajemen tvOne memutuskan menghentikan sementara tayangan, sampai waktu yang tidak ditentukan.

Pasti ada tekanan yang sangat kuat dan tidak mampu mereka tahan. Ketimbang berkompromi membuat tayangan yang tidak sesuai dengan “jati diri” ILC dan KI, lebih baik tidak usah tayang sekalian.

Kalau sekedar KI ingin istirahat, karena kelelahan memandu acara sepekan sekali, mereka bisa membuat rekaman untuk tayangan tunda. Agar isunya tetap aktual,  bisa kok diprediksi topik apa yang akan tetap hangat sampai sepekan ke depan.

Sejumlah pimpinan media mengakui, ada tekanan dari penguasa untuk tidak membuat tayangan/pemberitaan kecurangan-kecurangan pilpres. Selain kecurangan, mereka juga diminta tidak memberitakan kegiatan deklarasi, atau aksi massa menentang pilpres curang.

Tekanan itu bahkan sampai hal-hal yang sangat sepele. Portal berita Warta Kota menjadi salah satu korbannya. Mereka terpaksa menghapus konten berita yang dinilai merugikan palson 01.

Warta kota sebelumnya menurunkan berita tentang protes sejumlah tokoh Sunda atas pernyataan Amin Mudzakir pendukung Jokowi.  Dalam statusnya Amin minta maaf karena Jokowi kalah di Jabar. Menurutnya orang Sunda sulit diajak maju.

Berita itu sempat tayang http://wartakota.tribunnews.com/2019/04/22/heboh-pelecehan-orang-sunda-dan-sejumlah-wilayah-yang-dimenangkan-prabowo-subianto. Namun ketika dibuka naskahnya sudah tidak ada.

Sumber di Warta Kota menyebut mereka mendapat tekanan. Sejumlah petinggi media itu diidentifikasi sebagai pendukung Jokowi “banyak cebong disini kang,” ujar salah satu wartawan.

Selain kecurangan pilpres gila-gilaan,  praktik pemberangusan terhadap kebebasan pers menjadi ciri utama dari rezim Jokowi. Benar seperti dikatakan oleh sejumlah pengamat asing, rezim Jokowi anti demokrasi dan otoriter.

We will miss you Bang KI. See you soon. Entah sampai kapan?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Latest News
Optimisme BPN Harus Belajar dari Sukses Liverpool

Optimisme BPN Harus Belajar dari Sukses Liverpool

Selasa, 18 Jun 2019 17:56

Pejabat AS: Amerika Serikat Bersiap Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Pejabat AS: Amerika Serikat Bersiap Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Selasa, 18 Jun 2019 17:08

Diskualifikasi

Diskualifikasi

Selasa, 18 Jun 2019 16:50

Mursi: Dari Preiden Pertama yang Terpilih Secara Demokratis, Hingga Meninggal Sebagai Tahanan

Mursi: Dari Preiden Pertama yang Terpilih Secara Demokratis, Hingga Meninggal Sebagai Tahanan

Selasa, 18 Jun 2019 16:00

Wasit Lapangan Hijau dan Meja Hijau Dalam Sorotan

Wasit Lapangan Hijau dan Meja Hijau Dalam Sorotan

Selasa, 18 Jun 2019 15:58

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

Selasa, 18 Jun 2019 15:06

KPU Nilai Pemohon (02) Tidak Miliki Bukti Nyata Terkait Kecurangan

KPU Nilai Pemohon (02) Tidak Miliki Bukti Nyata Terkait Kecurangan

Selasa, 18 Jun 2019 14:49

Menanti Jawaban Termohon, KPU

Menanti Jawaban Termohon, KPU

Selasa, 18 Jun 2019 14:13

Kewenangan MK dalam Perselisihan Hasil Pemilu

Kewenangan MK dalam Perselisihan Hasil Pemilu

Selasa, 18 Jun 2019 14:00

Mesir Perintahkan Pasukan Keamanan Siaga Penuh Menyusul Meniggalnya Mursi

Mesir Perintahkan Pasukan Keamanan Siaga Penuh Menyusul Meniggalnya Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 14:00

Kisah Anak Cerdas di Zaman Khilafah

Kisah Anak Cerdas di Zaman Khilafah

Selasa, 18 Jun 2019 10:54

Mengawali Mahligai Cinta di Bulan Syawal

Mengawali Mahligai Cinta di Bulan Syawal

Selasa, 18 Jun 2019 10:41

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Selasa, 18 Jun 2019 08:50

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Selasa, 18 Jun 2019 08:16

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Selasa, 18 Jun 2019 07:47

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Selasa, 18 Jun 2019 07:36

Ketika Mursi Meninggal, Harapan Mesir untuk Kebebasan Mati Bersamanya

Ketika Mursi Meninggal, Harapan Mesir untuk Kebebasan Mati Bersamanya

Selasa, 18 Jun 2019 07:28

Dunia Bereaksi Terhadap Meninggalnya Muhammad Mursi

Dunia Bereaksi Terhadap Meninggalnya Muhammad Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 07:15

Nasib Pembangunan Infrastruktur

Nasib Pembangunan Infrastruktur

Selasa, 18 Jun 2019 06:46

Ikhwan Sebut Wafatnya Mursi Sebagai Pembunuhan Terencana

Ikhwan Sebut Wafatnya Mursi Sebagai Pembunuhan Terencana

Selasa, 18 Jun 2019 06:39


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X