Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.972 views

SBY Tak Ingin Prabowo Menang?

 
Oleh:
 
Yons Achmad*
Pengamat Medsos, tinggal di Depok
 
 
LEWAT kajian semiotika politik, kita bisa membongkar pesan tersembunyi beragam peristiwa politik yang terjadi di tanah air. Kali ini, kita akan bongkar pesan politik tersembunyi surat SBY yang mengkritik kampanye  akbar Prabowo-Sandi di Gelora Bung Karno (Minggu/7/4/19). Kantor berita BBC Indonesia (8/4/19) memberi judul terkait dengan peristiwa itu seperti ini, “Surat SBY soal 'politik identitas', kritik Prabowo atau demi elektabilitas Demokrat? Berita ini bisa menjadi pemantik kritis awal kita membaca pesan politik yang sebenarnya.
 
Saya kira, pesan politik atau kritik sebenarnya bukan persoalan kampanye yang dinilai tak lazim dan tak inklusif itu. Kenapa? Sebagai tokoh yang sangat berpengalaman dikancah politik bahkan bisa menjadi presiden dua periode, SBY tentu bukan politisi yang lugu. Argumen itu begitu mudah dibantah dan justru tak produktif.  Bagi saya, pesan politik yang tersembunyi, tak pernah diulas di media, SBY tidak ingin Prabowo menang. Itu. Bagaimana penjelasannya?
 
Dalam surat yang beredar di media dan sangat besar kemungkinan sengaja disebarkan, terlihat SBY begitu curiga dan bahkan cenderung memberikan stigma Prabowo memainkan politik identitas. Tuduhan ini tentu tak berdasar. Kenapa? Yang jelas-jelas memainkan politik identitas, justru kubu Jokowi. Kumpulan partai “nasionalis” yang terang-terangan menjadikan Kiyai Ma’ruf Amin sebagai cawapres dengan tujuan meraup dukungan kalangan Islam, khususnya NU.  Pertanyaannya, siapa yang diuntungkan dari hebohnya surat SBY itu? Jelas, tanpa analisis yang mendalam, kubu petahana paling diuntungkan. Kubu Prabowo paling dirugikan. Hanya saya kira, surat itu tak begitu banyak bepengaruh. 
 
Di tengah gegap gempita pilpres, memang nama SBY nyaris tenggelam. Setelah gagal mengantarkan anaknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi gubernur Jakarta, kemudian gagal menjadi cawapres Prabowo, nyaris SBY jarang mendapat tempat di panggung politik. Lantas, bagaimana nasib partai Demokrat? Nah, sebenarnya inilah point utamanya. Artinya apa? Surat yang beredar ke publik itu sejatinya menjadi semacam posisi tawar SBY untuk menyelamatkan Demokrat. Itu saja.
 
Kalau kita lihat data, diantaranya Kajian Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang dirilis Juli 2018 diprediksi total suara Demokrat hanya 4,4%. Sementara survei Litbang Harian Kompas, Demokrat disebut bakal meraih 4,6% suara nasional. Salah satu survei terkini, yang dilakukan Charta Politika, memprediksi Demokrat meraup 5,2% suara. Dengan data demikian, maka wajar Demokrat mencari cara jitu agar elektabilitasnya naik. Dan saya kira, Demokrat tak terlalu peduli siapa presidennya kelak. Kenapa? Demokrat gagal bermain di dua kaki dan akhirnya kurang mendapat apresiasi. Di kubu Jokowi tak mendapat tempat, di kubu Prabowo dipandang sebelah mata.
 
Dalam kasus ini, kalau kita ingat petuah Peter Berger dan Thomas Luckmann lewat “The Social Construction of Reality”  SBY mencoba merangsek masuk, mencari perhatian publik dengan realitas pandangan yang coba ditawarkannya. Sayangnya, kita begitu mudah membongkarnya. Kita bisa bongkar lewat “provokasi” Jacques Derrida lewat teori dekonstruksinya, dengan pikiran kritis kita lihat bagaimana interpretasi yang digunakan SBY terhadap realitas sosial bersifat sewenang-wenang. Dalam kasus, ini tuduhan SBY yang sewenang-wenang menduga kampanye akbar Prabowo-Sandi tidak inklusif adalah tuduhan receh tak berdasar. Ketika SBY menginginkan “Semua untuk Semua” rasanya, itu hanya retorika, terlihat bijak tapi tak pernah ada. Sama halnya ketika ada pejabat yang bilang “Ini tanggung jawab kita bersama”. Terlihat elok, tapi sebenarnya yang terjadi adalah tidak ada yang mau bertanggungjawab. Begitu juga, menilai politik identitas hanya karena ada shalat subuh dan tahajud berjamaah, itu sebuah kepicikan cara pandang yang mesti diluruskan.
 
Dari sini, saya berkesimpulan bahwa sebenarnya, SBY tak peduli siapa presidennya kelak. Dia hanya peduli misalnya bagaimana anaknya, AHY mendapatkan tempat dipanggung politik. Kalau soal ini, barangkali dia akan berjuang habis-habisan. Memang, kita juga perlu apresiasi politisi Demokrat di televisi dan medsos yang habis-habisan promosikan Prabowo-Sandi seperti Jansen Sitindaon, Ferdinan Hutahaean dll. Harusnya, itu fokus yang mesti dilakukan. Itu sebabnya, daripada memainkan politik “baper”. Demokrat  mesti lebih produktif berjuang habis-habisan menangkan Prabowo-Sandi, setidaknya, itulah harapan, sebab di kubu Jokowi-Amien,sudah jelas harapan itu tak ada lagi. []

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
PBB: 138 Orang Tewas Atau Terluka Akibat Ranjau Darat yang Ditanam Pasukan Haftar

PBB: 138 Orang Tewas Atau Terluka Akibat Ranjau Darat yang Ditanam Pasukan Haftar

Rabu, 08 Jul 2020 18:06

Dugaan Perkosaan oleh Pejabat Perlindungan Anak, Fahira: Biadab, Harus Divonis Seumur Hidup

Dugaan Perkosaan oleh Pejabat Perlindungan Anak, Fahira: Biadab, Harus Divonis Seumur Hidup

Rabu, 08 Jul 2020 16:28

Tolak RUU Pengganti dan Bubarkan BPIP!

Tolak RUU Pengganti dan Bubarkan BPIP!

Rabu, 08 Jul 2020 15:49

[VIDEO] Tony Rosyid Ungkap Indikator RUU HIP Ditunggangi Komunis

[VIDEO] Tony Rosyid Ungkap Indikator RUU HIP Ditunggangi Komunis

Rabu, 08 Jul 2020 14:41

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Rabu, 08 Jul 2020 10:21

Anis Byarwati Pesankan Independensi BI Harus Ditegaskan Secara Eksplisit

Anis Byarwati Pesankan Independensi BI Harus Ditegaskan Secara Eksplisit

Rabu, 08 Jul 2020 08:37

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

Rabu, 08 Jul 2020 07:41

[VIDEO] Pancasila Ingin Diperas, UFS: Maling Juga Gotong Royong

[VIDEO] Pancasila Ingin Diperas, UFS: Maling Juga Gotong Royong

Rabu, 08 Jul 2020 07:32

Kurva Bisa Melandai Jika Indonesia Penuhi Target Tes Usap

Kurva Bisa Melandai Jika Indonesia Penuhi Target Tes Usap

Rabu, 08 Jul 2020 06:35

Sekolah Terbaik di Jakarta Timur Diserbu Calon Siswa Baru

Sekolah Terbaik di Jakarta Timur Diserbu Calon Siswa Baru

Rabu, 08 Jul 2020 06:29

Pada 21 Juli 2020, Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Dzulhijjah

Pada 21 Juli 2020, Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Dzulhijjah

Rabu, 08 Jul 2020 06:00

Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Selasa, 07 Jul 2020 22:08

Skandal Politik Pilpers

Skandal Politik Pilpers

Selasa, 07 Jul 2020 22:00

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

Selasa, 07 Jul 2020 21:26

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Selasa, 07 Jul 2020 20:50

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

Selasa, 07 Jul 2020 20:35

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

Selasa, 07 Jul 2020 20:33

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di  PII

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di PII

Selasa, 07 Jul 2020 19:15

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

Selasa, 07 Jul 2020 18:19

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Selasa, 07 Jul 2020 15:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X