Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.650 views

Novel Baswedan Jaksa Agung?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Gagasan menjadikan Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung adalah langkah politik yang cerdas. Siapa yang tak kenal Novel Baswedan? Penyidik KPK yang punya idealisme dan tak diragukan komitmennya dalam memberantas korupsi. Nyalinya besar untuk menangkap para koruptor kelas kakap. Termasuk para jenderal di institusi kepolisian. Institusi tempat dimana Novel berasal. Tidak mungkin bisa dilakukan kecuali oleh orang yang punya idealisme tinggi dan besar nyali.

Akibat idealisme itu, Novel harus menanggung risiko. Wajah dan matanya disiram air keras. Hingga hari ini, hampir genap dua tahun, tepatnya 11 April nanti, kasusnya membeku. Pelakupun tak tertangkap. Novel bilang: tak akan ditangkap. Ia pesimis.

Novel menyerah? Tidak! Itu risiko profesi. Risiko penegak hukum yang punya komitmen menegakkan hukum di atas semua bentuk kepentingan dan ketakutan. Novel tak mengeluh, dan tetap menjalankan tugasnya secara profesional. Apakah idealisme Novel luntur? Tidak! Nyalinya menciut? Tidak juga!

Publik respek terhadap kerja dan komitmen Novel. Rakyat menjadi barisan pembela di belakang Novel. Kendati diam, tapi simpati dan empati rakyat kepada sepupu Gubernur DKI Anies Baswedan ini tak terbendung.

Protes dan kritik atas lambatnya proses hukum terhadap kasus Novel tidak saja menyasar integritas institusi kepolisian, tapi juga Jokowi sebagai kepala negara. Image publik, Jokowi dianggap melakukan pembiaran terhadap kasus ini. Rakyat berharap Jokowi punya "good will" untuk mendorong kasus novel ini dituntaskan. Jika tidak, pasti berisiko terhadap elektabilitas Jokowi.

Beberapa waktu lalu, sempat dibuat tim untuk menangani kasus Novel. Persis jelang debat pertama Capres-cawapres. Sayangnya, saat ini tim itu gak terdengar lagi beritanya.

Apapun situasinya, rakyat tak boleh apatis. Tetap percayakan kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus Novel. Dan berharap kepada presiden ikut mendorong agar kasus Novel bisa segera dituntaskan. Ini akan jadi kredit poin, baik untuk institusi kepolisian maupun presiden.

Nama besar dan komitmen Novel untuk memberantas korupsi telah menggoda tim BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi. Kubu 02 telah mewacanakan jabatan Jaksa Agung kepada Novel jika nanti Prabowo-Sandi menang. Politisi Gerindra, Fadli Zon dan juga Andre Rosiade menjadi jubir untuk menyampaikan gagasan itu.

Apakah yang diungkapkan Fadli Zon  dan Andre Rosiade ini serius? Terkait dengan posisi, jabatan dan hal-hal prinsip lainnya, biasanya kader Gerindra tak akan berani melangkahi Ketua Umumnya. Artinya, besar kemungkinan apa yang disampaikan Fadli Zon dan Ande Rosiade itu atas arahan dan seijin Ketua Umum Partai Gerindra yaitu Prabowo Subianto.

Mengangkat nama Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung di pemerintahan Prabowo-Sandi merupakan langkah politik yang cerdas. Strategi ini akan menjadi salah satu antitesa terhadap pemerintahan Jokowi yang terkesan lemah dan tebang pilih dalam penegakan hukum.

Adanya "antitesa" menjadi dorongan paling fundamental bagi kubu oposisi untuk mendeklarasikan suksesi terhadap petahana. Antitesa adalah tawaran alternatif dan alasan mengapa petahana harus diganti. Antitesa inilah yang harus disampaikan pihak oposisi kepada pemilih. Dan pastikan pemilih paham, ngerti dan menerima alasan mengapa Prabowo harus menggantikan posisi Jokowi.

Ada tiga antitesa yang dimilik Prabowo-Sandi sebagai alasan untuk menggantikan kepemimpinan Jokowi. Pertama, soal kedaulatan. Rezim Jokowi dianggap mengelola negara dengan sangat liberal. Hal ini ditandai dengan hutang yang ugal-ugalan ke China, banjirnya tenaga kerja Aseng dan impor pangan yang liberal. Sementara Prabowo, sebagai tentara, di mata publik berhasil menampilkan sosok pesonanya yang patriotis dan nasionalis. Kedaulatan menjadi literasi Prabowo yang paling dominan dan kuat. Ini terlihat sekali terutama di debat ke-4 kemarin.

Kedua, terkait umat Islam. Ada "kesan yang begitu kuat" bahwa Rezim Jokowi tidak berpihak kepada Islam. Faktor inilah yang mendorong umat Islam, di luar NU struktural khususnya, menaruh harapan kepada Prabowo-Sandi. Apalagi Prabowo dikenal sebagai kelompok tentara hijau (Dekat dengan kelompok Islam).

Ketiga, soal penegakan hukum. Akhir-akhir ini, publik seringkali dipertontonkan praktek hukum yang tebang pilih. Istilah kriminalisasi menjadi sangat familier di telinga rakyat.

Tiga narasi "antitesa" ini harus menjadi kampanye yang meyakinkan dari Prabowo-Sandi sebagai pihak oposisi jika ingin merebut hati rakyat. Sebab, di saat rakyat sedang merindukan pemimpin alternatif, maka sesuatu yang berbeda dan kontras akan lebih diminati dan menarik buat mereka. Prabowo-Sandi harus hadir dengan sesuatu yang berbeda dari Jokowi.

Dihadirkanya Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung di pemerintahan Prabowo-Sandi itu seksi. Suatu pembeda dan kontras. Dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi rakyat. Nama Novel Baswedan bisa jadi "vote getter" yang signifikan untuk paslon 02.

Akan lebih kuat lagi jika Prabowo sendiri yang langsung menyampaikan. Ini sekaligus jadi bagian dari janji politiknya. Tentu, akan menuai kritik karena dianggap telah mengganggu kinerja KPK. Dan sekarang, kritik itu sudah muncul. Diantaranya disampaikan oleh Neta S Pane, Ketua Presidium Indonesia Police.

Langkah KPK menetapkan tersangka dan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pasti akan dicurigai jika menyasar kader partai pendukung Jokowi-Ma'ruf. Akan ada upaya menghubung-hubungkan penangkapan itu dengan tawaran Jaksa Agung terhadap Novel. Dan ujungnya, KPK akan dituduh berpihak dan bagian dari operasi Prabowo-Sandi.

Tapi, apapun isu dan kecurigaan yang telah berkembang terkait kinerja KPK, Novel Baswedan adalah sosok yang cocok untuk menjadi Jaksa Agung. Rakyat berharap kubu Prabowo-Sandi tak perlu segan dan canggung menyampaikan ke publik atas minatnya untuk meminang Novel Baswedan jadi Jaksa Agung.

Kendati kritik itu mulai dilancarkan, niat untuk melamar Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung tidak boleh surut. Rakyat pasti dukung niat baik dan semangat untuk menegakkan hukum dan memberantas korupsi. Dan Novel Baswedan adalah orang yang tepat untuk diberi tugas itu.

Hadirnya nama Novel Baswedan akan menjadi poin positif bagi Prabowo-Sandi, baik untuk meraih suara di pilpres 17 April nanti, maupun saat jadi presiden dan wakil presiden jika Prabowo-Sandi terpilih. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 4/4/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Latest News
Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Selasa, 18 Jun 2019 08:50

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Selasa, 18 Jun 2019 08:16

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Selasa, 18 Jun 2019 07:47

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Selasa, 18 Jun 2019 07:36

Ketika Mursi Meninggal, Harapan Mesir untuk Kebebasan Mati Bersamanya

Ketika Mursi Meninggal, Harapan Mesir untuk Kebebasan Mati Bersamanya

Selasa, 18 Jun 2019 07:28

Dunia Bereaksi Terhadap Meninggalnya Muhammad Mursi

Dunia Bereaksi Terhadap Meninggalnya Muhammad Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 07:15

Nasib Pembangunan Infrastruktur

Nasib Pembangunan Infrastruktur

Selasa, 18 Jun 2019 06:46

Ikhwan Sebut Wafatnya Mursi Sebagai Pembunuhan Terencana

Ikhwan Sebut Wafatnya Mursi Sebagai Pembunuhan Terencana

Selasa, 18 Jun 2019 06:39

Sebut Mursi Pahlawan Sejati, Jamat e Islami akan Gelar Shalat Ghaib di Seluruh Pakistan

Sebut Mursi Pahlawan Sejati, Jamat e Islami akan Gelar Shalat Ghaib di Seluruh Pakistan

Selasa, 18 Jun 2019 06:32

Para Petinggi Turki Ucapkan Bela Sungkawa atas Meninggalnya Mursi

Para Petinggi Turki Ucapkan Bela Sungkawa atas Meninggalnya Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 06:24

Erdogan Sebut Mursi Meninggal Sebagai Syuhada

Erdogan Sebut Mursi Meninggal Sebagai Syuhada

Selasa, 18 Jun 2019 06:16

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi Meninggal Dunia

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi Meninggal Dunia

Selasa, 18 Jun 2019 06:05

Mudahnya Membeli Rokok Membuat Anak Jadi Perokok

Mudahnya Membeli Rokok Membuat Anak Jadi Perokok

Selasa, 18 Jun 2019 05:55

Busana Cermin Takwa

Busana Cermin Takwa

Senin, 17 Jun 2019 23:57

Sepenggal Kisah Keutamaan Ali bin Abi Thalib

Sepenggal Kisah Keutamaan Ali bin Abi Thalib

Senin, 17 Jun 2019 22:42

Warga Palestina di Gaza Terima Bantuan Keuangan Baru dari Qatar

Warga Palestina di Gaza Terima Bantuan Keuangan Baru dari Qatar

Senin, 17 Jun 2019 22:30

Bloger Pakistan Dibunuh karena Berbicara Menentang Proyek Ekspansionisme Syi'ah Iran

Bloger Pakistan Dibunuh karena Berbicara Menentang Proyek Ekspansionisme Syi'ah Iran

Senin, 17 Jun 2019 22:04

OBOR: Jebakan Cina Mendigdaya Perekonomian Dunia

OBOR: Jebakan Cina Mendigdaya Perekonomian Dunia

Senin, 17 Jun 2019 21:39

Prabowo dan Kiblat Bangsa

Prabowo dan Kiblat Bangsa

Senin, 17 Jun 2019 20:56

MK Bukan Final

MK Bukan Final

Senin, 17 Jun 2019 20:53


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 17/06/2019 20:56

Prabowo dan Kiblat Bangsa