Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.580 views

Novel Baswedan Jaksa Agung?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Gagasan menjadikan Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung adalah langkah politik yang cerdas. Siapa yang tak kenal Novel Baswedan? Penyidik KPK yang punya idealisme dan tak diragukan komitmennya dalam memberantas korupsi. Nyalinya besar untuk menangkap para koruptor kelas kakap. Termasuk para jenderal di institusi kepolisian. Institusi tempat dimana Novel berasal. Tidak mungkin bisa dilakukan kecuali oleh orang yang punya idealisme tinggi dan besar nyali.

Akibat idealisme itu, Novel harus menanggung risiko. Wajah dan matanya disiram air keras. Hingga hari ini, hampir genap dua tahun, tepatnya 11 April nanti, kasusnya membeku. Pelakupun tak tertangkap. Novel bilang: tak akan ditangkap. Ia pesimis.

Novel menyerah? Tidak! Itu risiko profesi. Risiko penegak hukum yang punya komitmen menegakkan hukum di atas semua bentuk kepentingan dan ketakutan. Novel tak mengeluh, dan tetap menjalankan tugasnya secara profesional. Apakah idealisme Novel luntur? Tidak! Nyalinya menciut? Tidak juga!

Publik respek terhadap kerja dan komitmen Novel. Rakyat menjadi barisan pembela di belakang Novel. Kendati diam, tapi simpati dan empati rakyat kepada sepupu Gubernur DKI Anies Baswedan ini tak terbendung.

Protes dan kritik atas lambatnya proses hukum terhadap kasus Novel tidak saja menyasar integritas institusi kepolisian, tapi juga Jokowi sebagai kepala negara. Image publik, Jokowi dianggap melakukan pembiaran terhadap kasus ini. Rakyat berharap Jokowi punya "good will" untuk mendorong kasus novel ini dituntaskan. Jika tidak, pasti berisiko terhadap elektabilitas Jokowi.

Beberapa waktu lalu, sempat dibuat tim untuk menangani kasus Novel. Persis jelang debat pertama Capres-cawapres. Sayangnya, saat ini tim itu gak terdengar lagi beritanya.

Apapun situasinya, rakyat tak boleh apatis. Tetap percayakan kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus Novel. Dan berharap kepada presiden ikut mendorong agar kasus Novel bisa segera dituntaskan. Ini akan jadi kredit poin, baik untuk institusi kepolisian maupun presiden.

Nama besar dan komitmen Novel untuk memberantas korupsi telah menggoda tim BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi. Kubu 02 telah mewacanakan jabatan Jaksa Agung kepada Novel jika nanti Prabowo-Sandi menang. Politisi Gerindra, Fadli Zon dan juga Andre Rosiade menjadi jubir untuk menyampaikan gagasan itu.

Apakah yang diungkapkan Fadli Zon  dan Andre Rosiade ini serius? Terkait dengan posisi, jabatan dan hal-hal prinsip lainnya, biasanya kader Gerindra tak akan berani melangkahi Ketua Umumnya. Artinya, besar kemungkinan apa yang disampaikan Fadli Zon dan Ande Rosiade itu atas arahan dan seijin Ketua Umum Partai Gerindra yaitu Prabowo Subianto.

Mengangkat nama Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung di pemerintahan Prabowo-Sandi merupakan langkah politik yang cerdas. Strategi ini akan menjadi salah satu antitesa terhadap pemerintahan Jokowi yang terkesan lemah dan tebang pilih dalam penegakan hukum.

Adanya "antitesa" menjadi dorongan paling fundamental bagi kubu oposisi untuk mendeklarasikan suksesi terhadap petahana. Antitesa adalah tawaran alternatif dan alasan mengapa petahana harus diganti. Antitesa inilah yang harus disampaikan pihak oposisi kepada pemilih. Dan pastikan pemilih paham, ngerti dan menerima alasan mengapa Prabowo harus menggantikan posisi Jokowi.

Ada tiga antitesa yang dimilik Prabowo-Sandi sebagai alasan untuk menggantikan kepemimpinan Jokowi. Pertama, soal kedaulatan. Rezim Jokowi dianggap mengelola negara dengan sangat liberal. Hal ini ditandai dengan hutang yang ugal-ugalan ke China, banjirnya tenaga kerja Aseng dan impor pangan yang liberal. Sementara Prabowo, sebagai tentara, di mata publik berhasil menampilkan sosok pesonanya yang patriotis dan nasionalis. Kedaulatan menjadi literasi Prabowo yang paling dominan dan kuat. Ini terlihat sekali terutama di debat ke-4 kemarin.

Kedua, terkait umat Islam. Ada "kesan yang begitu kuat" bahwa Rezim Jokowi tidak berpihak kepada Islam. Faktor inilah yang mendorong umat Islam, di luar NU struktural khususnya, menaruh harapan kepada Prabowo-Sandi. Apalagi Prabowo dikenal sebagai kelompok tentara hijau (Dekat dengan kelompok Islam).

Ketiga, soal penegakan hukum. Akhir-akhir ini, publik seringkali dipertontonkan praktek hukum yang tebang pilih. Istilah kriminalisasi menjadi sangat familier di telinga rakyat.

Tiga narasi "antitesa" ini harus menjadi kampanye yang meyakinkan dari Prabowo-Sandi sebagai pihak oposisi jika ingin merebut hati rakyat. Sebab, di saat rakyat sedang merindukan pemimpin alternatif, maka sesuatu yang berbeda dan kontras akan lebih diminati dan menarik buat mereka. Prabowo-Sandi harus hadir dengan sesuatu yang berbeda dari Jokowi.

Dihadirkanya Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung di pemerintahan Prabowo-Sandi itu seksi. Suatu pembeda dan kontras. Dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi rakyat. Nama Novel Baswedan bisa jadi "vote getter" yang signifikan untuk paslon 02.

Akan lebih kuat lagi jika Prabowo sendiri yang langsung menyampaikan. Ini sekaligus jadi bagian dari janji politiknya. Tentu, akan menuai kritik karena dianggap telah mengganggu kinerja KPK. Dan sekarang, kritik itu sudah muncul. Diantaranya disampaikan oleh Neta S Pane, Ketua Presidium Indonesia Police.

Langkah KPK menetapkan tersangka dan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pasti akan dicurigai jika menyasar kader partai pendukung Jokowi-Ma'ruf. Akan ada upaya menghubung-hubungkan penangkapan itu dengan tawaran Jaksa Agung terhadap Novel. Dan ujungnya, KPK akan dituduh berpihak dan bagian dari operasi Prabowo-Sandi.

Tapi, apapun isu dan kecurigaan yang telah berkembang terkait kinerja KPK, Novel Baswedan adalah sosok yang cocok untuk menjadi Jaksa Agung. Rakyat berharap kubu Prabowo-Sandi tak perlu segan dan canggung menyampaikan ke publik atas minatnya untuk meminang Novel Baswedan jadi Jaksa Agung.

Kendati kritik itu mulai dilancarkan, niat untuk melamar Novel Baswedan sebagai bakal calon Jaksa Agung tidak boleh surut. Rakyat pasti dukung niat baik dan semangat untuk menegakkan hukum dan memberantas korupsi. Dan Novel Baswedan adalah orang yang tepat untuk diberi tugas itu.

Hadirnya nama Novel Baswedan akan menjadi poin positif bagi Prabowo-Sandi, baik untuk meraih suara di pilpres 17 April nanti, maupun saat jadi presiden dan wakil presiden jika Prabowo-Sandi terpilih. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 4/4/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Boykot Israel, Otoritas Palestina Kirim Pasien Ke Rumah Sakit di Yordania dan Mesir

Boykot Israel, Otoritas Palestina Kirim Pasien Ke Rumah Sakit di Yordania dan Mesir

Selasa, 23 Apr 2019 23:05

Wartawan yang Ungkap Pembantaian Muslim Rohingya Divonis 7 Tahun Penjara

Wartawan yang Ungkap Pembantaian Muslim Rohingya Divonis 7 Tahun Penjara

Selasa, 23 Apr 2019 22:23

Pengadilan Tinggi Prancis Tolak Tuntutan Pemulangan Warganya dari Suriah

Pengadilan Tinggi Prancis Tolak Tuntutan Pemulangan Warganya dari Suriah

Selasa, 23 Apr 2019 22:15

Seruan Pendukung Jokowi untuk Boikot Rumah Makan Padang Tidak Berpengaruh

Seruan Pendukung Jokowi untuk Boikot Rumah Makan Padang Tidak Berpengaruh

Selasa, 23 Apr 2019 22:01

Sandiaga Uno Gelar Shalat Ghaib untuk 119 Petugas KPPS yang Wafat

Sandiaga Uno Gelar Shalat Ghaib untuk 119 Petugas KPPS yang Wafat

Selasa, 23 Apr 2019 21:50

Mpok Nur Ajak Emak-emak Kawal C1 hingga Tuntas

Mpok Nur Ajak Emak-emak Kawal C1 hingga Tuntas

Selasa, 23 Apr 2019 21:47

Pemprov Aceh Deklarasikan Gerakan Tolak Pornografi

Pemprov Aceh Deklarasikan Gerakan Tolak Pornografi

Selasa, 23 Apr 2019 21:42

Kepala LNA Khalifa Haftar Umumkan Fase ke-2 Ofensif Tripoli

Kepala LNA Khalifa Haftar Umumkan Fase ke-2 Ofensif Tripoli

Selasa, 23 Apr 2019 21:30

Pemimpin Syi'ah Houtsi Sesumbar Rudal Mereka dapat Mencapai Target Strategis Saudi dan UEA

Pemimpin Syi'ah Houtsi Sesumbar Rudal Mereka dapat Mencapai Target Strategis Saudi dan UEA

Selasa, 23 Apr 2019 20:45

Banyak Kecurangan, Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Sebut Pemilu 2019 Terburuk

Banyak Kecurangan, Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Sebut Pemilu 2019 Terburuk

Selasa, 23 Apr 2019 20:27

Pemerintah Sah Libya Tuduh Prancis Dukung Jenderal Kriminal Khalifa Haftar

Pemerintah Sah Libya Tuduh Prancis Dukung Jenderal Kriminal Khalifa Haftar

Selasa, 23 Apr 2019 19:58

Kwik Kian Gie Silaturahmi ke Rumah Sandi

Kwik Kian Gie Silaturahmi ke Rumah Sandi

Selasa, 23 Apr 2019 19:49

Pejuang Oposisi dan Rezim Teroris Assad Lakukan Pertukaran Tahanan untuk Kali ke Tiga

Pejuang Oposisi dan Rezim Teroris Assad Lakukan Pertukaran Tahanan untuk Kali ke Tiga

Selasa, 23 Apr 2019 19:06

Sambil Jenguk, Sandi Sebut Relawan Sebagai Pejuang

Sambil Jenguk, Sandi Sebut Relawan Sebagai Pejuang

Selasa, 23 Apr 2019 18:49

Hj. Ermi Yusfa SE.ME, Muallaf Politik Akan Duduki Kursi Senayan

Hj. Ermi Yusfa SE.ME, Muallaf Politik Akan Duduki Kursi Senayan

Selasa, 23 Apr 2019 18:02

Viral Surat Terbuka MUI Sorong Minta Maruf Amin Bersikap Atas Kecurangan Pilpres

Viral Surat Terbuka MUI Sorong Minta Maruf Amin Bersikap Atas Kecurangan Pilpres

Selasa, 23 Apr 2019 17:38

Aksi Solidaritas Mahasiswa Muhammadiyah Surabaya untuk Srilanka

Aksi Solidaritas Mahasiswa Muhammadiyah Surabaya untuk Srilanka

Selasa, 23 Apr 2019 16:51

PA 212 Bekasi Raya Berharap Wakil dari PKS Duduki Ketua DPRD2 Kota Bekasi

PA 212 Bekasi Raya Berharap Wakil dari PKS Duduki Ketua DPRD2 Kota Bekasi

Selasa, 23 Apr 2019 15:49

Karni Ilyas Cuti dari ILC, Ini Dia Alasannya

Karni Ilyas Cuti dari ILC, Ini Dia Alasannya

Selasa, 23 Apr 2019 15:07

Pluralisme sebagai Paham dan Realitas dalam Tinjauan Perspektif Islam

Pluralisme sebagai Paham dan Realitas dalam Tinjauan Perspektif Islam

Selasa, 23 Apr 2019 14:08


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X