Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.987 views

Khilafah Lagi, Gak Bosen?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Sedih! Mungkin tidak hanya saya, tapi hampir semua pemerhati politik dan kebangsaan prihatin dengan isu-isu tak mutu yang seringkali muncul di pilpres kali ini. Selain tentu saja pilihan diksi dan narasinya yang juga tak menunjukkan kelasnya sebagai anak bangsa yang beradab. Istilah sontoloyo dan genderuwo, juga cebong dan kampret tidak saja merusak adab demokrasi kita, tapi juga telah jadi virus yang mengganggu jaringan saraf kebangsaan kita.

Kemarin, muncul lagi isu khilafah. Mungkin untuk kesekian kali. Diulang-ulang sebagai ritual pemilu. Dengan sengaja? pasti! Kali ini Hendropriyono yang memunculkan. Seorang mantan kepala BIN, orang dekat Mega, kompetitor dan sering berseberangan dengan Prabowo saat aktif di militer dan politik. Selain Luhut Binsar Panjaitan (LBP) dan Budi Gunawan, Hendropriyono adalah sosok di belakang Jokowi yang kemampuan intelijennya sulit untuk mencari tandingannya. Termasuk sedikit orang yang luar biasa. Membuka sedikit background ini, anda dapat menyimpulkan bahwa isu khilafah yang keluar dari mulut Hendropriyono adalah bagian dari manuver politik.

Bukan untuk menghabisi HTI? Tidak! HTI sudah almarhum. Setidaknya secara konstitusional. Tak ada yang bela, kecuali Yusril Ihza Mahendra, ketua PBB dan salah satu pendukung kuat Jokowi-Ma'ruf. Dan kabarnya, HTI pun ditarik-tarik ikut dukung pilihan Yusril. Bersediakah? Sanggupkah HTI meninggalkan fatwa imamnya untuk tak ikut-ikutan dalam pemilu?

Lalu, apa tujuannya mengeluarkan isu khilafah lagi? Khawatir HTI bangkit? Lucu! HTI kecil jumlahnya. Yang banyak hanya benderanya, bukan anggotanya. Tak ada yang dikhawatirkan dari HTI, baik dari sisi jumlah anggota, pengaruh, maupun pola gerakannya. Kok sekarang dikhawatirkan? Bukan khawatir sama HTI, tapi khawatir kalau Jokowi, calonnya Hendropriyono, kalah. Karena elektabilitasnya terus merosot. Paham?

HTI selalu golput. Selama ini tak pernah ikut memilih dalam pileg, pilkada maupun pilpres. Itu instruksi imamnya. Lalu sekarang diisukan sebagai pendukung Prabowo. Anda ngigau?

Dimunculkannya isu HTI selalu sasarannya adalah warga Nahdliyyin (NU) dan non muslim. Orang-orang NU dan non muslim gak suka HTI. Dianggap Anti NKRI dan Anti Pancasila. Jadi, jika HTI dianggap pendukung Prabowo, orang-orang Nahdliyyin dan non muslim jadi antipati kepada Prabowo. Begitulah kira-kira design politiknya. Kampanye gak mutu!

Kalau pilih Prabowo yang didukung HTI, Indonesia akan dikuasai ISIS dan negara ini akan perang saudara seperti Iraq dan Siria di Timur Tengah. Hah! Bangun... bangun... Supaya gak semakin ngaco!

Ada kesan jika Prabowo menang, Indonesia jadi negara khilafah. Jadi, pertarungan di pilpres ini bukan antara Prabowo dengan Jokowi. Tapi, pertarungan antara pendukung Pancasila dengan pendukung khilafah. Ha..ha..ha... Kok ketawa? Habis, lucu banget. Khilafah dari Hongkong? Mau ngelucu silahkan, tapi jangan di panggung politik. Bikin geli.

Pertanyaannya sederhana: emang Prabowo paham khilafah? Kalau terkait soal ideologi Pancasila, hubungan internasional dan keamanan sebagaimana tema debat capres selasa, 30 Maret besok, itu ranah otoritas pengetahuan Prabowo. Tidak hanya Prabowo, semua perwira militer punya wawasan ini. Tak perlu diragukan patriotisme dan nasionalismenya. Tak perlu juga tanya darah NKRI para perwira militer.

Ada kesan isu khilafah ini sengaja dimunculkan untuk mengganggu kredibilitas Prabowo bicara soal ideologi, hubungan internasional dan keamanan dalam debat selasa besok. Yah...yah... Politik...politik... Sering gak beradab! Kasihan anak bangsa yang selalu disuguhi isu-isu destruktif model ini.

Di satu sisi Prabowo dianggap kurang bener shalat dan bacaan Al-Qur'an-nya. Bahkan suka hadir di acara natalan keluarganya yang sebagian beragama Nasrani. Di sisi lain, Prabowo dianggap bagian dari pendukung Islam radikal yang akan mendirikan negara khilafah. Paradoks bung! Yang bener yang mana? Ibadah kurang sempurna dan dekat dengan saudara-saudara kandungnya yang Nasrani, atau mau mendirikan khilafah dan nakut-nakutin saudaranya yang beda agama?

Artikel ini ditulis tidak untuk membela atau mendukung salah satu Paslon. Tidak! Tapi untuk meluruskan cara berpikir dan menyelamatkan akal sehat kita. Sehingga, demokrasi kita dijauhkan dari ketidakwarasan logika yang selalu dipaksakan hanya untuk kepentingan politik. Ayok... Yang waras dan beradab! Siapapun yang akan anda pilih, sikap waras dan beradab itu yang utama.

Isu khilafah ini selalu muncul jelang pemilu. Begitu juga isu Wahabi. Isu musiman. Isu untuk merebutkan kantong suara Nahdliyyin dan non muslim. Pemilu selesai, berakhir pula isunya. Lalu, orang lupa.

Ingat, kaum Nahdliyyin sudah pada cerdas. Begitu juga orang-orang non muslim, pelan-pelan sudah mulai menyadari bahwa ketakutan-ketakutan terhadap identitas agama ternyata tak lebih dari isu politik yang sengaja dibuat semata-mata untuk mendapatkan dukungan suara di ajang pemilu. Tak ada bukti dan faktanya. Kasus pembantaian terhadap kaum muslim di New Zealand baru-baru ini telah memberi pelajaran berharga bahwa isu agama hanya untuk mendiskreditkan umat Islam.

Dalam konteks pilpres, kantong suara NU itu paling besar. Konon sampai 91 juta. Non muslim 15 juta-an. Signifikan kalau dijumlahkan. Serbu pakai isu HTI, harapannya warga NU dan non muslim tak pilih Prabowo. Itu kan maksudnya?

Berhasilkah manuver Hendropriyono soal khilafah ini? Kita akan uji di 17 April nanti, apakah kemampuan seorang Hendropriyono mendesign isu politik sama hebatnya dengan kemampuannya di bidang intelijen? Kita tunggu! [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Kaji Konsep Pendidikan Al-Qur’an Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktor

Kaji Konsep Pendidikan Al-Qur’an Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktor

Senin, 26 Aug 2019 12:00

Perampok Politik

Perampok Politik

Senin, 26 Aug 2019 11:15

Soal Pindah Ibu Kota, PKS Ingatkan Pemerintah Harus Bahas dengan DPR

Soal Pindah Ibu Kota, PKS Ingatkan Pemerintah Harus Bahas dengan DPR

Senin, 26 Aug 2019 06:45

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner di Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner di Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Senin, 26 Aug 2019 06:10

Ribuan Pengungsi Rohingya Peringati 'Hari Genosida' di Bangladesh

Ribuan Pengungsi Rohingya Peringati 'Hari Genosida' di Bangladesh

Ahad, 25 Aug 2019 23:06

Toyota akan Luncurkan Berbagai Kendaraan Listrik untuk Olimpiade 2020

Toyota akan Luncurkan Berbagai Kendaraan Listrik untuk Olimpiade 2020

Ahad, 25 Aug 2019 22:49

Di Tengah Krisis Kashmir, PM India Malah Dapat Penghargaan Kehormatan dari UEA

Di Tengah Krisis Kashmir, PM India Malah Dapat Penghargaan Kehormatan dari UEA

Ahad, 25 Aug 2019 22:35

Studi Terbaru: Tes Darah Dapat Memprediksi Umur Seseorang

Studi Terbaru: Tes Darah Dapat Memprediksi Umur Seseorang

Ahad, 25 Aug 2019 21:35

3 Tentara Turki Tewas di Irak Utara Setelah Bentrok dengan Pemberontak Komunis Kurdi

3 Tentara Turki Tewas di Irak Utara Setelah Bentrok dengan Pemberontak Komunis Kurdi

Ahad, 25 Aug 2019 21:35

Milisi Syiah Hizbullata Bantah Tembak Jatuh Pesawat Tanpa Awak Israel

Milisi Syiah Hizbullata Bantah Tembak Jatuh Pesawat Tanpa Awak Israel

Ahad, 25 Aug 2019 21:30

Penguncian India Atas Wilayah Kashmir yang Diduduki Berlanjut untuk Hari ke-20

Penguncian India Atas Wilayah Kashmir yang Diduduki Berlanjut untuk Hari ke-20

Ahad, 25 Aug 2019 21:05

Pengungsi Rohingya Merindukan Rumah dan Kewarganegaraan

Pengungsi Rohingya Merindukan Rumah dan Kewarganegaraan

Ahad, 25 Aug 2019 20:22

Dua Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Lebanon

Dua Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Lebanon

Ahad, 25 Aug 2019 19:16

Pria Muslim Meninggal Setelah Diinterogasi di Penjara Thailand yang Terkenal Kejam

Pria Muslim Meninggal Setelah Diinterogasi di Penjara Thailand yang Terkenal Kejam

Ahad, 25 Aug 2019 19:15

Pesawat Tempur Turki 'Netralisir' 9 Teroris PKK di Irak Utara

Pesawat Tempur Turki 'Netralisir' 9 Teroris PKK di Irak Utara

Ahad, 25 Aug 2019 18:10

Putaran ke-9 Perundingan Damai AS-Taliban Dilanjutkan di Doha Qatar

Putaran ke-9 Perundingan Damai AS-Taliban Dilanjutkan di Doha Qatar

Ahad, 25 Aug 2019 17:03

AS: Pembersihan Etnis Muslim Rohingya Masih Berlanjut di Myanmar

AS: Pembersihan Etnis Muslim Rohingya Masih Berlanjut di Myanmar

Ahad, 25 Aug 2019 16:54

Alumnus: Pemilihan Ketua Alumni UI Memuakkan

Alumnus: Pemilihan Ketua Alumni UI Memuakkan

Ahad, 25 Aug 2019 13:53

Mereka Kritisi Rencana Cina Bantu BPJS

Mereka Kritisi Rencana Cina Bantu BPJS

Ahad, 25 Aug 2019 11:53

Lebih 2/3 Pengungsi Suriah di Kamp Rukhban Menolak Kembali ke Daerah yang Dikuasai Rezim

Lebih 2/3 Pengungsi Suriah di Kamp Rukhban Menolak Kembali ke Daerah yang Dikuasai Rezim

Ahad, 25 Aug 2019 11:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X