Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.244 views

Kesakralan ‘Sajadah Bekas’

 

Oleh:

Asyari Usman*

 

DI TENGAH hiruk-pikuk debat capres, ada satu peristiwa yang memilukukan, yang membangkitkan murka sabilillah, dan yang harus menjadi pelajaran pahit dan komprehensif bagi kaum muslimin. Peristiwa itu ialah penginjak-injakan sajadah oleh para pejoget kurang aj*r, para pejoget bi*dab. Salah seorang pejoget bi*dab itu adalah Doddy Akhmadsyah Matondang (DKM). Dia adalah caleg PDIP untuk DPRD DKI dari dapil 9.

Peristiwa joget yang menyakitkan hati itu terjadi pada Ahad pagi, 17 Februari 2019, di depan sebuah musholla. Mereka sebut itu senam pagi.

Saya melakukan konfirmasi ke pengurus musholla, Pak Banras Affandi. Dia mengatakan bahwa dia tidak tahu kegiatan itu. Dia sedang tidak ada di rumahnya. Dikatakannya, para pelaksana acara joget dan para pejoget mengambil sendiri sajadah bekas itu tanpa izin pengurus musholla.

Luar biasa kelakuan mereka. Para pejoget ini, termasuk beberapa wanita yang berpakaian ketat dan bersepatu trainer, beralasan bahwa sajadah yang mereka injak-injak sambil berjoget itu adalah sajadah bekas. Sudah tidak dipakai lagi. Pak Barnas membenarkan sajadah itu bekas.

Tetapi, jangan lupa bahwa sajadah bekas itu kemungkinan sudah disujudi puluhan ribu kali. Karena sudah dipakai belasan tahun. Tidak berlebihan untuk dikatakan bahwa sudah ribuan orang yang berdiri, ruku’ dan sujud di atas sajadah-sajadah yang dinjak-joget oleh para pejoget bi*dab itu.

Doddy Akhmadsyah Matondang sudah menyampaikan perminataan maaf lewat rekaman video. Boleh saja. Mungkin pantas juga diterima. Tetapi, kelakuan dia yang sangat menyakitkan itu harus tetap diproses berdasarkan hukum pidana penghinaan agama. Penghinaan fasilitas ibadah. Meskipun sajadah itu tidak dipakai lagi.

Sajadah itu memang tidak sesuci al-Quran. Tetapi, perbuatan joget di bawah suasana gembira-ria dengan menginjak-injak sajadah, meskipun bekas, sangat mencederai perasaan umat.

Bagi orang yang ‘tidak tersambung’ dengan sajadah, boleh jadi sulit memahami ‘kesakralan’ sajadah. Termasuk sajadah bekas. Di dalam rumah ibadah, sajadah memang setiap hari ‘dipijak’ oleh para jemaah masjid atau musholla. Tetapi, ‘dipijak’ sangat berbeda dengan ‘diinjak-injak’. Apalagi ‘diinjak-injak’ dalam suasana joget. Untuk ini, tidak ada tafsiran lain kecuali penghinaan.

Sajadah bekas itu memang mengalami degradasi. Tetapi, bukan degradasi kesakralannya. Hanya degradasi fisik. Misalnya, rusak atau koyak pertanda sudah lama dipakai. Dalam arti, sajadah yang diletakkan di luar Musholla Nurul Iman di Jalan Nurul Amal itu, dirasakan kurang nyaman bagi para jemaah. Sehingga perlu diganti dengan yang baru. Bekalangan ini, banyak masjid dan musholla yang mengganti sajadah dengan ukuran sujud yang lebih panjang.

Bagi kaum muslimin, sajadah bekas tidak sama dengan pakaian bekas. Tidak serupa dengan mobil bekas. Sekalipun mobil merk mewah.

Sajadah bekas tidak masalah kalau “disepelekan”. Tapi, bukan disepelekan sampai dijadikan alas untuk berjoget ria. Bukan disepelekan untuk fungsi-fungsi yang sifatnya ‘najas’. Yakni, dalam kaitan dengan kekotoran. Atau disepelekan di dalam suasana ‘immoral’, suasana maksiat. Tidak bisa diterima kalau sajadah bekas disepelekan dalam konteks seperti ini.

Boleh-boleh saja sajadah diletakkan di luar masjid atau musholla. Atau bahkan diletakkan ditumpukan sampah yang tidak bernajis. Misalnya, sampah bangunan.

Sebagai seorang caleg yang memiliki wawasan yang luas, apalagi seorang muslim, Doddy Akhmadsyah seharusnya menengerti kesakralan sajadah. Termasuk sajadah bekas. Dia tidak punya alasan untuk mengatakan ‘tak sengaja’ melakukan joget injak-injak sajadah.

Karena itu, kita meminta agar pimpinan PDIP mengambil tindakan tegas dengan mendiskualifikasikan Doddy Akhmadsyah dari pencalegan. PDIP harus melakukan ini mengingat Partai Banteng sering dijuluki sebagai partai penista agama. Selain itu, pimpinan PDIP tampaknya perlu meningkatkan pemahaman tentang Islam di kalangan mereka. Perlu juga mempertajam sensitivitas.

Kita yakin, pimpinan dan para politisi PDIP pastilah tidak ingin partai ini disebut sebagai ‘sarang penista agama’. Juga pastilah mereka tak berkenan mendengar yel-yel yang berbunyi ‘Tenggelamkan PDIP”.

Kita juga meminta agar Bawaslu di semua level melakukan pengusutan terhadap acara joget ini. Kuat dugaan, Doddy Akhmadsyah melakukan pelanggaran pidana pemilu.

*Penulis adalah wartawan senior

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Jum'at, 17 Jan 2020 21:22

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Jum'at, 17 Jan 2020 18:45

Saudi Bayar Kompensasi 10 Warga Malaysia Korban Tragedi Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Saudi Bayar Kompensasi 10 Warga Malaysia Korban Tragedi Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Jum'at, 17 Jan 2020 18:15

11 Anggota Pasukan AS Alami Geger Otak Akibat Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara Al-Assad Irak

11 Anggota Pasukan AS Alami Geger Otak Akibat Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara Al-Assad Irak

Jum'at, 17 Jan 2020 17:45

Keluarga Korban Pesawat Penumpang Ukiraina yang Ditembak Jatuh Militer Iran Tuntut Kompensasi

Keluarga Korban Pesawat Penumpang Ukiraina yang Ditembak Jatuh Militer Iran Tuntut Kompensasi

Jum'at, 17 Jan 2020 17:19

Ketika KPK Sudah Jinak

Ketika KPK Sudah Jinak

Jum'at, 17 Jan 2020 15:25

LPPOM MUI: Uhamka Kampus Pertama di Indonesia Miliki Kantin Tersertifikasi Halal

LPPOM MUI: Uhamka Kampus Pertama di Indonesia Miliki Kantin Tersertifikasi Halal

Jum'at, 17 Jan 2020 08:55

Kunjungi PP Muhammadiyah, Menhub Bahas Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Kemaritiman

Kunjungi PP Muhammadiyah, Menhub Bahas Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Kemaritiman

Jum'at, 17 Jan 2020 08:36

Majelis Taklim Al Islah dan WMI Bagikan Paket Sekolah untuk Korban Bencana Bogor

Majelis Taklim Al Islah dan WMI Bagikan Paket Sekolah untuk Korban Bencana Bogor

Jum'at, 17 Jan 2020 08:24

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum

Jum'at, 17 Jan 2020 07:18

Mampukah Jokowi Menjinakkan Banteng?

Mampukah Jokowi Menjinakkan Banteng?

Kamis, 16 Jan 2020 23:27

Korupsi Menggurita, Rakyat Sengsara

Korupsi Menggurita, Rakyat Sengsara

Kamis, 16 Jan 2020 22:42

Afiliasi Islamic State Bebaskan 5 Pekerja Bantuan Lokal yang Mereka Culik di Nigeria Timur

Afiliasi Islamic State Bebaskan 5 Pekerja Bantuan Lokal yang Mereka Culik di Nigeria Timur

Kamis, 16 Jan 2020 22:00

Israel Khawatir Akan Kemenangan Hamas Jika Mahmoud Abbas Meninggal

Israel Khawatir Akan Kemenangan Hamas Jika Mahmoud Abbas Meninggal

Kamis, 16 Jan 2020 21:35

AS Pertimbangkan Untuk Hentikan Bantuan Militer ke Irak Jika Pasukannya Diusir

AS Pertimbangkan Untuk Hentikan Bantuan Militer ke Irak Jika Pasukannya Diusir

Kamis, 16 Jan 2020 21:15

Fraksi PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya dan Hak Interpelasi BPJS

Fraksi PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya dan Hak Interpelasi BPJS

Kamis, 16 Jan 2020 21:06

Turki Bantah Beri Kewarganegaran untuk Warga Suriah yang Berperang di Libya

Turki Bantah Beri Kewarganegaran untuk Warga Suriah yang Berperang di Libya

Kamis, 16 Jan 2020 20:39

Mimpi Digauli Suami, Haruskah Mandi?

Mimpi Digauli Suami, Haruskah Mandi?

Kamis, 16 Jan 2020 20:34

Aktifis Kulluna Maryam dari Al Quds Sambangi Muslimah Wahdah Islamiyah

Aktifis Kulluna Maryam dari Al Quds Sambangi Muslimah Wahdah Islamiyah

Kamis, 16 Jan 2020 20:00

IPCN Gandeng WMI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kawasan Terisolir Jasinga dan Lebak

IPCN Gandeng WMI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kawasan Terisolir Jasinga dan Lebak

Kamis, 16 Jan 2020 19:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 16/01/2020 16:28

Peluang Jokowi Jadi Ketum PDIP