Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.570 views

Anies Memang Beda

 

Oleh:

Tony Rosyid, pengamat politik

 

NAIKNYA Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta itu fenomenal. Pertama, Anies muncul belakangan, dan elektabilitasnya paling kecil versi survei. Beruntung ada debat. Faktor debatlah yang membuat Anies berkesempatan untuk menunjukkan kompetensi dirinya. Narasi dan literasinya menyadarkan rasionalitas warga Jakarta untuk menjatuhkan pilihan padanya. 

Kedua, saat dilantik, Anies menyampaikan pesan dalam pidatonya untuk memperjuangkan 'kaum pribumi' sebagai komunitas 'wong cilik" yang seringkali tak diuntungkan oleh kebijakan penguasa. Dan Anies membuktikan apa yang diucapkannya itu. 

Selamatkan nelayan dari reklamasi, sterilkan moralitas masyarakat Jakarta dari Alexis dan sejumlah SPA ilegal, beri jaminan pedagang kaki lima, tukang becak dan ojek untuk mencari nafkah di Jakarta. Sampai disini, Anies konsisten dengan narasinya. Enggak banyak bicara, tapi cukup kerjakan apa yang dibutuhkan oleh rakyat. 

Ketiga, bela 'wong cilik' memaksa Anies harus berhadapan dengan kapitalisme-kolonial. Mereka adalah mafia yang di belakang layar bisa mengendalikan jari-jari kekuasaan dengan kedekatan, lobi dan uangnya. 

Peristiwa di Gelora Bung Karno (GBK), ritual demo di depan balaikota, sorakan dan cemoohan di resepsi pernikahan serta saat berkunjung ke istana, hingga pemanggilan Anies oleh Bawaslu dicurigai publik adalah bagian dari risiko itu. Anies face to face penguasa bukan rahasia lagi di mata rakyat. 

Salam dua jari adalah penyebab mengapa Anies dilaporkan, lalu dipanggil Bawaslu. Rakyat awam pun bertanya: kenapa Anies dilaporkan dan dipanggil? Sementara Ridwan Kamil, Khofifah, dan sejumlah kepala daerah yang memberi dukungan ke Paslon no 01 dan juga melakukan salam satu jari kok tidak dipanggil? 

Jawabnya? Anies memang beda. Dia spesial tidak saja di mata rakyat dan penguasa, tapi juga di mata Bawaslu. Alasan dan argumentasi apapun yang akan disampaikan Bawaslu, gak akan didengar. Rakyat akan tutup telinga. Kenapa? Ketidakadilan seperti ini sudah berulang-ulang terjadi. Rakyat lelah, dan makin kehilangan kepercayaan. 

Pemimpin memang harus dari komunitas eksepsional person. Manusia yang berbeda dari umumnya orang. Mesti punya keunggulan integritas, kompetensi, narasi dan literasi. Ini model pemimpin yang bisa dititipkan harapan rakyat di pundaknya. Dan Anies memenuhi kriteria itu. 

Bukan pemimpin jenis holder of eksepsional posision. Orang biasa dalam integritas, kompetensi dan literasinya (ordinary people), tapi disekenariokan untuk merebut, mengambil dan menempati posisi pemimpin. Caranya? Orang ini dicitrakan hebat dan layak, padahal sama sekali tak punya kelayakan, apalagi kehebatan. 

Apa tujuannya? Jadi boneka dan mesin kepentingan. Nah, holder of eksepsional posision ini bahaya bagi sebuah negara. Karena orientasi kerjanya hanya semata-mata untuk membangun citra, bukan untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya. Gak peduli negara amburadul dan babak belur, yang penting citra dan survei dirinya bagus. Ukuran kesuksesannya pada survei citra diri, bukan soal bagusnya ekonomi, majunya teknologi, dan seterusnya. 

Anies Baswedan telah menunjukkan jati dirinya sebagai eksepsional person. Kompeten, dan menggunakan kompetensinya untuk menegaskan keberpihakannya kepada mereka yang harus dibela kepentingannya sesuai aturan dan amanah undang-undang. Meski komitmen ini mengundang lawan dan dicari-cari kesalahannya. Anies harus didukung rakyat untuk menghadapinya. Anies tidak akan bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan rakyat. Bukan dukungan untuk Anies secara personal, tapi dukungan terhadap integritas dan komitmen keberpihakannya kepada rakyat yang teridentifikasi sebagai wong cilik. 

Komitmen, keberanian dan kecerdasan Anies inilah yang mendorong rakyat untuk memberinya julukan "Gubernur Indonesia". Istilah ini merupakan bentuk apresiasi, juga kerinduan dan harapan rakyat untuk mendapatkan pemimpin bangsa seperti Anies. Lalu muncul tagar #2024AniesPresiden. Inilah bedanya Anies dari yang lain.

Jakarta, 8/1/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Iran: Pakistan Akan Membayar Mahal Karena Sembunyikan Jihadis yang Menewaskan Anggota IRGC

Iran: Pakistan Akan Membayar Mahal Karena Sembunyikan Jihadis yang Menewaskan Anggota IRGC

Ahad, 17 Feb 2019 22:15

Trump Desak Negara Eropa Ambil Kembali Warganya yang Bergabung dengan Islamic State

Trump Desak Negara Eropa Ambil Kembali Warganya yang Bergabung dengan Islamic State

Ahad, 17 Feb 2019 21:35

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Ahad, 17 Feb 2019 19:21

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

Ahad, 17 Feb 2019 12:25

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Ahad, 17 Feb 2019 12:12

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Ahad, 17 Feb 2019 11:48

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Ahad, 17 Feb 2019 11:35

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Ahad, 17 Feb 2019 11:01

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Ahad, 17 Feb 2019 10:45

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

Ahad, 17 Feb 2019 09:52

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Ahad, 17 Feb 2019 09:01

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 17 Feb 2019 08:36

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ahad, 17 Feb 2019 07:01

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Ahad, 17 Feb 2019 05:01

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Ahad, 17 Feb 2019 01:17

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Ahad, 17 Feb 2019 00:59

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

Sabtu, 16 Feb 2019 23:25

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Sabtu, 16 Feb 2019 22:25

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

Sabtu, 16 Feb 2019 22:15

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Sabtu, 16 Feb 2019 21:25


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X