Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.106 views

Rakyat dan Perlawanan ''Dua Jari''

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Salam dua jari! Inilah simbol yang saat ini dijadikan trend bagi rakyat untuk melakukan perlawanan (civil disobedience). Tentu kepada penguasa. Medsos hari ini dipadati dengan salam dua jari. Simbol ini menyasar pertama, kepada Jokowi. Di acara massal yang dihadiri Jokowi, hampir selalu muncul simbol dua jari. Bahkan disamping Jokowi, seorang mahasiswa memamerkan salam dua jari di depan kamera, sebelum Paspampres memegang tangannya. Kedua, kepada elit lingkaran Jokowi. Viral video Nusron Wahid dan Ngabalin, "pendukung paling keras" Jokowi, dikelilingi emak-emak dengan salam dua jari. Ketiga, menyasar kegiatan massal yang didesign untuk memgumpulkan para pendukung Jokowi.

Ini ganjil. Sebuah fenomena yang secara etik patut dicari faktor penyebabnya. Yang pasti, salam dua jari adalah bagian dari bentuk perlawanan rakyat. Soft,  tanpa ada konsekuensi hukum. Tapi, efektif pesannya. Apa pesan itu? Ganti Presiden!

Rakyat yang mana? Pertanyaan ini akan selalu hadir. Logis! Memang perlu ditanyakan, rakyat yang mana? Yang pasti, sejumlah hasil survei merilis bahwa rakyat yang ingin ganti presiden selalu lebih banyak jumlahnya. Berarti, rakyat mayoritas. Soal apakah mereka ikhlas menyerahkan pergantian itu ke Prabowo? Perlu dibuktikan di 2019. Dengan catatan, tak ada kecurangan. Tak ada manipulasi di pilpres.

Berbagai kejanggalan terkait DPT, temuan 31 juta KTP ganda dan KTP berserakan, operasi aparat dan birokrat yang tertangkap kamera medsos, serta kotak suara kardus yang kerendam air mendorong rakyat untuk semakin mempertanyakan proses pilpres 2019. Public distrust tumbuh pesat. Ini perlu segera diatasi agar pilpres tidak cacat hukum dan politik.

. . . Yang pasti, salam dua jari adalah bagian dari bentuk perlawanan rakyat. Soft,  tanpa ada konsekuensi hukum. Tapi, efektif pesannya. Apa pesan itu? Ganti Presiden! . . .

Kenapa rakyat harus melawan? Dan kenapa mereka menuntut pergantian presiden? Ini penting untuk dijawab agar proses suksesi dan peralihan kepemimpinan memiliki alasan rasional, bukan semata gelombang emosional.

Jawabnya, rakyat lelah berada dalam tekanan. Pertama, tekanan hukum. Ketidakadilan terasa. Sejumlah kasus menjadi potret nyata dimana hukum telah jauh menjadi sarana politik.

Kedua, tekanan sosial. Persekusi oleh sekelompok massa yang berulangkali terjadi adalah petunjuk betapa tekanan sosial itu nyata. Ormas besar dibiarkan melakukan intimidasi terhadap ormas kecil. Kelompok satu dihadap-hadapkan dengan kelompok yang lain.

Ketiga, tekanan ekonomi. BBM naik, TDL naik, harga  bahan pokok naik, adalah fakta yang membuat ekonomi rakyat tertekan. Kedaulatan pangan terancam.

Keempat, tekanan moral. Kebohongan menyisakan warisan imoralitas kebangsaan. Masifnya impor, mobil Esemka dan sejumlah janji politik lain mempertontonkan hilangnya ketauladanan kepemimpinan bangsa.

Kelima, tekanan politik. Sejumlah baliho, spanduk serta bendera di sejumlah tempat diturunkan dan mengalami pengrusakan. Pengguna atribut Ganti Presiden dicegat di jalan. Hak berkumpul dan menyalurkan pendapat seringkali mendapat tekanan dan hadangan.

Kenapa tak protes? Kenapa tak demo? Protes dan demonstrasi dicap radikal. Dianggap anti Pancasila. Dituduh ancam NKRI. Dihadang bulliyan. Tim counter yang terdiri dari sejumlah orang partai yang memiliki suara bernada tinggi dan lantang disiapkan sebagai juru hajar. Meski seringkali tanpa data memadai dan kecerdasan logika. Publik malah hanya menangkap kesan emosionalnya. Pasukan cyber siaga menguliti personality. Budayawan seliberal Sujiwo Tejo saja takut. Salah kata, hukum cepat bertindak kepada mereka yang berada di pihak seberang. Tidak berlaku sebaliknya.

Salam dua jari adalah solusi. Menyampaikan pesan dengan canda dan sarat hiburan. Dengan senyum, tanpa kemarahan. Ini bentuk dan strategi perlawanan yang taktis. dengan  catatan, tidak ketahuan Paspampres. Asal tidak berdiri di samping Luhut Binsar Panjaitan (LBP) dan Sri Mulyani. Bisa ditegur, dan diminta untuk diganti.

Sejak ulah Paspampres, LBP dan Sri Mulyani beberapa waktu lalu yang menegur salam dua jari, gerakan "salam dua jari" ini justru semakin digandrungi. Populer dan Jadi candu rakyat. Terutama oleh kaum milenial, emak-emak, dan mereka yang hobi action di depan kamera. Salam dua jari secara sosial menjadi salam milenial, salam anak-anak muda, dan salam aktivis para emak-emak. Dan, ketika Anies Baswedan di depan Jakmania mengangkat kedua tangannya dengan salam dua jari, serentak mereka mengikuti. Secara politis, salam dua jari adalah salam perubahan.

Salam dua jari itu artinya Ganti Presiden. Salam dua jari itu pesannya Jokowi diganti. Salam dua jari itu maksudnya 2019 Prabowo yang jadi. Apakah ini akan benar-benar terjadi? Hanya Tuhan yang tahu. [PurWD/hitrend.com/voa-islam.com]

 

Bandung, 24/12/2018

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Kuwait dan Bahrain Umumkan Kasus Pertama Corona, Berasal dari Orang yang Datang dari Iran

Kuwait dan Bahrain Umumkan Kasus Pertama Corona, Berasal dari Orang yang Datang dari Iran

Selasa, 25 Feb 2020 22:46

KUII dan Penuntasan Masalah Besar Umat Islam

KUII dan Penuntasan Masalah Besar Umat Islam

Selasa, 25 Feb 2020 22:39

Ikapi DKI Jakarta: IBF Milik Semua Umat Islam

Ikapi DKI Jakarta: IBF Milik Semua Umat Islam

Selasa, 25 Feb 2020 22:04

Hasil Riset: 64% atau 175,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Terkoneksi Internet

Hasil Riset: 64% atau 175,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Terkoneksi Internet

Selasa, 25 Feb 2020 21:50

AQAP Konfirmasi Kematian Qasim Al-Rimi, Tunjuk Khalid Batarfi Sebagai Pemimpin Baru

AQAP Konfirmasi Kematian Qasim Al-Rimi, Tunjuk Khalid Batarfi Sebagai Pemimpin Baru

Selasa, 25 Feb 2020 21:45

Peran Perempuan dalam Memajukan Peradaban Bangsa

Peran Perempuan dalam Memajukan Peradaban Bangsa

Selasa, 25 Feb 2020 21:20

Mantan Diktator Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

Mantan Diktator Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

Selasa, 25 Feb 2020 21:14

Keluarga Palestina di Gaza Tuntut Israel Kembalikan Jenazah Keluarganya yang Diseret Buldoser

Keluarga Palestina di Gaza Tuntut Israel Kembalikan Jenazah Keluarganya yang Diseret Buldoser

Selasa, 25 Feb 2020 20:35

Terkait Jiwasraya, Benny Tjokro Diharapkan Ungkap Dalang yang Rugikan Negara Rp 13,7 T

Terkait Jiwasraya, Benny Tjokro Diharapkan Ungkap Dalang yang Rugikan Negara Rp 13,7 T

Selasa, 25 Feb 2020 19:49

PKS Minta BPH Migas Berantas Mafia BBM Bersubsidi

PKS Minta BPH Migas Berantas Mafia BBM Bersubsidi

Selasa, 25 Feb 2020 17:58

Rektor UIC: Jakarta Banjir Sejak Zaman Baheula, Makanya Ada Rawamangun, Rawa Badak dll

Rektor UIC: Jakarta Banjir Sejak Zaman Baheula, Makanya Ada Rawamangun, Rawa Badak dll

Selasa, 25 Feb 2020 15:29

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Selasa, 25 Feb 2020 12:42

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Selasa, 25 Feb 2020 11:58

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Selasa, 25 Feb 2020 10:13

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Selasa, 25 Feb 2020 09:50

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Selasa, 25 Feb 2020 09:37

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

Selasa, 25 Feb 2020 09:31

Tips Sholat Khusyuk

Tips Sholat Khusyuk

Selasa, 25 Feb 2020 08:41

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Selasa, 25 Feb 2020 08:26

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Selasa, 25 Feb 2020 08:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X