Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.127 views

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Boooommm...! Bom meledak. Di Monas. Hari sabtu, 1 Desember 2018.  Jam 18.15. Dekat dan menyasar Genset. Tapi gagal.

Setelah semua wilayah Monas disisir panitia, satu bom lagi ditemukan di bawah panggung. Tapi belum sempat meledak.

Dua tempat strategis, yaitu genset dan panggung. Jika genset meledak dan panggung roboh, Reuni 212 akan berantakan. Sebab, tak mudah dapat genset, dan  tidak cukup waktu untuk membuat panggung baru. Fortunately,  kedua bom tidak meledak sesuai rencana. Jika meledak, ini akan jadi teror besar. Bukan hanya kepada panitia, tapi terutama untuk para peserta Aksi Reuni 212 yang akan hadir.

Peristiwa ini disimpan rapi oleh panitia. Tak disebar. Mereka sepakat untuk diam. Beritanya disembunyikan rapat-rapat. Kenapa? Jika publik tahu, akan ada beberapa kemungkinan terjadi. Pertama, ada peserta yang urung hadir. Dapat nasehat dan hambatan sana-sini. Kedua, aparat punya cukup alasan untuk melarang Reuni 212. Ketiga, memancing emosi para peserta 212 yang belum atau sudah hadir untuk marah dan bersikap anarkis.

Tapi, semua itu tak terjadi. Panitia sudah mulai cukup matang menghadapi teror. Mencoba beradu strategi dengan pihak penteror. Reuni 212 tetap berjalan, lancar dan aman. Pesertanya membludak tanpa terpancing isu bom. Sampai disini, panitia sukses.

Orang bijak berkata: "Zeal ia vulcano, the pick of which the grass of indecisiveness does not grow". Semangat adalah sebuah gunung berapi, dimana di atas puncaknya rumput keraguan tak akan pernah tumbuh.

Pertanyaan besar yang kemudian muncul adalah: siapa terorisnya? Apa targetnya? Lalu, adakah implikasi sosial dan politiknya?

Publik melihat, ada upaya penghadangan hingga penggagalan yang cukup masif terhadap Reuni 212. Siapa yang menghadang? Bukan rahasia umum lagi. Publik juga tahu mengapa sebagain besar media tidak meliputnya. Gak suka? Boleh jadi bukan! Gak layak jadi berita? Sama sekali tidak. Semua pakar media dan komunikasi massa menganggap bahwa Reuni 212 kali ini spektakuler. Selain jumlah dan faktor amannya, juga beragam keunikan yang menarik jadi berita.

Media tertekan. Itulah kesimpulan publik. Berarti ada pihak yang menekan? Pasti! Siapa itu? Publik juga sudah punya jawaban.

Reuni 212 oleh panitia didesign sebagai ikhtiar persatuan umat untuk menyuarakan tegaknya keadilan. Karena diadakan menjelang pilpres, maka otomatis punya implikasi politik cukup kuat. Konsentrasi massa di tahun politik pasti punya implikasi politik. Itulah hukum sosialnya. Karenanya, ada pihak-pihak yang merasa dirugikan secara politis, dan berupaya menggagalkannya. Kepanikan mereka terbaca oleh publik. Sayangnya, tak berhasil.

Reuni 212 adalah sebuah kekuatan sosial yang sukses digelar. Ia dihadirkan untuk melawan ketidakadilan hukum dan berbagai perlakuan yang mengecewakan sebagian besar umat Islam. Berbeda dengan pandangan Syafi'i Ma'arif, mantan ketua umum Muhammadiyah ini bilang: jangan menuduh tidak adil kepada penguasa! Maklum, kata peserta Reuni 212. Mungkin karena Syafi'i Ma'arif tidak pernah ikut merasakan ketidakadilan itu.

Ledakan bom Sabtu malam dilaporkan, lalu diserahkan barang buktinya kepada polisi. Apakah akan ditindaklanjuti, kemudian pelakunya tertangkap? Atau didiamkan dan menguap seperti bom Cawang dan bom molotov yang meledak di rumah Mardani Ali Sera? Juga kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan? Rakyat mesti sabar menunggu. Jika tak ada tindakan, maka akan semakin mempertegas wajah ketidakadilan bangsa ini. Ini pertaruhan moral bagi polisi, dan pertaruhan politik bagi Jokowi sebagai kepala negara.

Ledakan bom yang sedianya jadi teror terhadap peserta Reuni 212, boleh jadi malah akan berbalik arah dan justru menteror elektabiltas Jokowi. Pepatah bijak berkata: "engkau kalah bukan karena kuatnya lawanmu, tapi karena tak terkontrolnya nafsumu".

Mereka yang hadir di Reuni 212 hampir dipastikan adalah kelompok yang ingin "Ganti Presiden". Kelompok "Anti Jokowi." Maka, teror kepada mereka, akan secara otomatis oleh mereka diarahkan persepsinya kepada kubu Jokowi. Ini soal persepsi. Karena politik itu berhubungan dengan persepsi.

Akumulasi dari semua kekecewaan yang dialami peserta dan simpatisan 212, mulai dari penghadangan, tekanan kepada pers dan puncaknya pada peledakan bom di Monas, akan menjadi ancaman serius terhadap elektabilitas Jokowi. Alih-alih menciptakan rasa takut, ledakan bom justru menjadi bom waktu yang menteror elektabilitas Jokowi. Benarkah? Kita tunggu hasil surveinya.  Jika pasca Reuni 212 elektabilitas Jokowi anjlok, maka teror itu benar-benar menusuk jantung pertahanan istana. Dan besar potensinya membuat Jokowi kalah. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
PD Muhammadiyah Pulang Pisau Sabtu Gelar Shalat Istisqa, Ahad Hujan Deras

PD Muhammadiyah Pulang Pisau Sabtu Gelar Shalat Istisqa, Ahad Hujan Deras

Ahad, 22 Sep 2019 10:13

Dosen Attaqwa Bekasi: Penafsiran Abdul Aziz Tak Utuh

Dosen Attaqwa Bekasi: Penafsiran Abdul Aziz Tak Utuh

Ahad, 22 Sep 2019 09:03

Juni 2020, Jakarta Tuan Rumah Kejuaraan Internasional Formula E

Juni 2020, Jakarta Tuan Rumah Kejuaraan Internasional Formula E

Ahad, 22 Sep 2019 08:08

Kondisi Mesir Memanas, Rakyat Meminta Al-Sisi Mundur

Kondisi Mesir Memanas, Rakyat Meminta Al-Sisi Mundur

Ahad, 22 Sep 2019 07:29

Soal Karhutla, Berikut Pernyataan Sikap PB PII

Soal Karhutla, Berikut Pernyataan Sikap PB PII

Ahad, 22 Sep 2019 07:27

Gerakan Nasional Kedaulatan Pangan untuk Umat

Gerakan Nasional Kedaulatan Pangan untuk Umat

Ahad, 22 Sep 2019 07:09

Wali Kota Bandung Apresiasi Hadirnya Universitas Persis

Wali Kota Bandung Apresiasi Hadirnya Universitas Persis

Ahad, 22 Sep 2019 06:38

Kenapa Harus Halal Tour?

Kenapa Harus Halal Tour?

Ahad, 22 Sep 2019 06:17

Wahdah Jakarta Buka Kelas Inkubasi UKM Bersama Trainer Google

Wahdah Jakarta Buka Kelas Inkubasi UKM Bersama Trainer Google

Sabtu, 21 Sep 2019 22:07

Kepala Mossad Israel Bersiap Gantikan Netanyahu sebagai Pimpinan Partai Likud

Kepala Mossad Israel Bersiap Gantikan Netanyahu sebagai Pimpinan Partai Likud

Sabtu, 21 Sep 2019 21:45

Aparat Keamanan Mesir Tangkap Ratusan Orang Setelah Demonstrasi Menuntut Pemecatan Al-Sisi

Aparat Keamanan Mesir Tangkap Ratusan Orang Setelah Demonstrasi Menuntut Pemecatan Al-Sisi

Sabtu, 21 Sep 2019 21:15

Pasukan Israel Tembak 2 Wartawan Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Pasukan Israel Tembak 2 Wartawan Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Sabtu, 21 Sep 2019 20:45

Ratusan Ribu Tweet Tuntut Abdel Fattah Al-Sisi Dipecat dari Jabatan Presiden Mesir

Ratusan Ribu Tweet Tuntut Abdel Fattah Al-Sisi Dipecat dari Jabatan Presiden Mesir

Sabtu, 21 Sep 2019 20:16

Rencana Kemenag Hapus Materi Perang dari Kurikulum Madrasah itu Lacut!

Rencana Kemenag Hapus Materi Perang dari Kurikulum Madrasah itu Lacut!

Sabtu, 21 Sep 2019 19:54

Waketum DMI: Pemuda Islam Harus Siap Meneruskan Tongkat Estapet Kepemimpinan

Waketum DMI: Pemuda Islam Harus Siap Meneruskan Tongkat Estapet Kepemimpinan

Sabtu, 21 Sep 2019 19:36

Perkenalkan Peradaban Islam Lewat Masjid

Perkenalkan Peradaban Islam Lewat Masjid

Sabtu, 21 Sep 2019 17:44

Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Sabtu, 21 Sep 2019 15:26

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Sabtu, 21 Sep 2019 14:27

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Sabtu, 21 Sep 2019 13:14

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Sabtu, 21 Sep 2019 13:13


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X